Paskibraka, 17-8-1945

Saya percaya bahwa sejak awal bulan Agustus, Panitia Pelaksana Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia disemua tingkatan sudah mulai bekerja. Persiapan tentu dilakukan dengan cermat  agar acara 17-an  itu berjalan dengan khidmat, tertib,aman dan lancar.

Selain pembacaan teks Proklamasi, ada acara yang selalu menjadi pusat perhatian peserta upacara maupun para undangan yaitu acara Pengibaran Sang Merah Putih. Bagi panitia maupun para petugas dilapangan, acara ini memang membanggakan sekaligus mendebarkan. Betapa tidak, acara pengibaran bendera ini harus benar-benar rapi dan tertib tanpa ada cela sedikitpun. Pengibar Sang Merah putih harus berlatih keras agar Sang Merah Putih naik dengan lancar dan kemudian berhenti pas dipuncak tiang bersamaan dengan habisnya Lagu Indonesia Raya.

Untuk mengibarkan Sang Merah Putih itu, sudah terbentuk suatu pasukan yang lazim disebut Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang disingkat Paskibraka. Pesertanya dipilih dari pemuda-pemuda atau pelajar-pelajar terbaik dari sekolah yang ada. Diseleksi dengan baik dan dilatih dengan baik  diberi pakaian seragam puti-putih berkopiah hitam dan beralas kaki yang selaras dengan pakaiannya. Bahkan guna menjamin lancarnya pengibaran sang Merah Putih, panitia menyiapkan dua kompi Paskibraka, masing bertugas untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada acara dipagi hari dan menurunkan Sang Merah Putih pada sore harinya. Komandan Paskibraka biasanya diambil dari anggota TNI/Polri.

Para sahabat mungkin bertanya : ” Pakde, waktu tanggal 17 Agustus 1945  itu kan ada juga pengibaran Sang Merah Putih , siapa yang mengibarkannya, pakde tahu ngggak ?”.

Hooo..hooo…hoooo, ya tahu donk, dalang kan nggak kurang akal tho nduk.     Ini dia reportase pengibaran Sang Saka Merah Putih tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta  yang diceritakan secara runtut oleh El Shinta.

——–

Menjelang pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan, suasana di Jalan Pegangsaan Timur 56 cukup sibuk. Wakil Walikota, Soewirjo, memerintahkan kepada Mr. Wilopo untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan seperti mikrofon dan beberapa pengeras suara. Sedangkan Sudiro memerintahkan kepada S. Suhud untuk mempersiapkan satu tiang bendera.

Karena situasi yang tegang, Suhud tidak ingat bahwa di depan rumah Soekarno itu, masih ada dua tiang bendera dari besi yang tidak digunakan. Malahan ia mencari sebatang bambu yang berada di belakang rumah. Bambu itu dibersihkan dan diberi tali. Lalu ditanam beberapa langkah saja dari teras rumah.

Bendera yang dijahit dengan tangan oleh Nyonya Fatmawati Soekarno sudah disiapkan. Bentuk dan ukuran bendera itu tidak standar, karena kainnya berukuran tidak sempurna. Memang, kain itu awalnya tidak disiapkan untuk bendera.

——

PENGIBARAN SANG MERAH PUTIH

Acara, dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih. Soekarno dan Hatta maju beberapa langkah menuruni anak tangga terakhir dari serambi muka, lebih kurang dua meter di depan tiang.

Ketika S. K. Trimurti diminta maju untuk mengibarkan bendera, dia menolak: ” lebih baik seorang prajurit ,” katanya. Tanpa ada yang menyuruh, Latief Hendraningrat yang berseragam PETA berwarna hijau dekil maju ke dekat tiang bendera. S. Suhud mengambil bendera dari atas baki yang telah disediakan dan mengikatnya pada tali dibantu oleh Latief Hendraningrat.

Bendera dinaikkan perlahan-lahan. Tanpa ada yang memimpin, para hadirin dengan spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bendera dikerek dengan lambat sekali, untuk menyesuaikan dengan irama lagu Indonesia Raya yang cukup panjang. Seusai pengibaran bendera, dilanjutkan dengan pidato sambutan dari Walikota Soewirjo dan dr. Muwardi.

—–

Sahabat tercinta,

Itulah situasi pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 1945. Acara pengibaran bendera dilaksanakan setelah pembacaan teks Proklamasi oleh Soekarno yang mengatas namakan bangsa Indonesi.

Pakde, lalu bagaimana suasana pembacaan teks Proklamasi tersebut.

Stay tune !!      I’ll be back after Friday Pray.

 

Incoming search terms for the article:

17 agustus 2010, 17 agustus 2010 di istana, 17 agustus 2010 di istana merdeka, 17 agustus 2010 di istana negara, aba aba dalam paskibra, aba aba paskibra, aba aba paskibra di indonesia, aba-aba dalam paskibraka, aba-aba paskib, aba-aba upacara bendera, abdulcholik, acara paskibra di istana merdeka, aja, aku, apa saja materi dalam paskibra, apa yang di maksud dengan paskibra, apa yang di maksud paskibraka, apa yang dimaksud dengan paskibra, apa yang dimaksud dengan paskibraka, apa yang dimaksud paskibra?, apa yg dimaksud paskibra, apakah yang dimaksud dengan kemerdekaan, artikel 17 agustus 2010, artikel 17 agustusan, artikel mengenai acara 17 agustus 2010 di istana negara, artikel paskibra, artikel pentingnya upacara bendera, artikel perayaan 17 agustus, artikel tentang 17 agustus 2010 di istana negara, artikel upacara bendera, artikel upacara bendera 17 agustus 2010, artikel upacara bendera 17 agustus 2010 di istana negara, artikel upacara bendera istana negara, bagaimana cara kita mengamati pelaksanaan upacara, bendera gbr, biodata para petugas paskibraka 17 agustus 2010 di istana negara, biodata paskibraka 2010, biodata pengibar bendera 17 agustus 1945, biodata pengibar bendera indonesia, Bung Karno, cara cara penaikan bendera ketika upacara, cara menaikan bendera, cara pengibaran bendera, cara pengibaran bendera merah putih, cinta, contoh pidato paskibra, contoh planning paskibra, contoh puisi paskibra, contoh puisi proklamasi, contoh puisi tentang bendera merah putih, contoh puisi tentang upacara bendera, daftar paskibraka 2010, daftar pelaksana upacara kemerdekaan 17 agustus 2010 di istana merdeka, daftar peserta upacara 17 agustus 2010 diistana negara, daftar petugas paskibra upacara 17 agustus 2010 istana negara, detik detik proklamasi, detik proklamasi, foto foto upacara bendera di istana presiden, foto fotopaskibraka, foto pascibraka menaikan bendera merah putih, foto paskibraka, foto paskibraka 1945, foto paskibraka 2010, foto penaikan bendera, foto pengibaran bendera gbr, foto pengibaran upacara 17 agustus oleh paskibra, foto petugas upacara, foto upacara bendera, foto-foto pelaksanaan pengibaran bendera, foto-foto upacara bendera, gambar bendera berkibar, gambar bendera pusaka, gambar bendera pusaka terakhir berkibar, gambar cara penaikan upacara bendera merah putih, gambar gbr, gambar istana merdeka, gambar naikin bendera di istana, gambar pada saat penaikan bendera 17 agustus, gambar pas kibraka 17 agustus indonesia, gambar penaikan bendera, gambar penaikan bendera merah putih, gambar pengibaran bendera, gambar pidato upacara, gambar upacara, gambar upacara 17 agustus 2010 di istana merdeka, gambar upacara 17an istana merdeka, gambar upacara agustus, gambar upacara bendera, gambar upacara di istana merdeka, gambar upacara pengibaran bendera, gambar-gambar upacara penaikan bendera detik.com, gambarupacara bendera, Indonesia, isi teks pidato 17 agustus 2010, kalimat motivasi seorang paskibra, kemerdekaan indonesia 2010, kliping 17 agustus, kliping 17 agustus 2010, kliping 17 agustus 2010 upacara, kliping paskibra, lagu, latief hendraningrat, logo, makala 17 agustus, makalah 17 agustus, makalah 17 agustus 1945, makalah mengenai upacara 17 agustus, makalah paskibra, makalah paskibraka, makalah tentang upacara kemerdekaan, makalah upacara, makalah upacara bendera, materi dalam paskibra, materi di paskibra, materi materi paskibra, materi paskibra, materi paskibra apa saja?, materi paskibra sma, materi paskibra smp, materi paskibraka, materi paskibraka tingkat smp, materi tentang paskibra, materi untuk paskibra, materi-materi dalam paskibra, motivasi paskibra, nama lengkap suhud pengibar merah putih 1945, nama pengibar bendera pusaka pada tanggal 17 agustus 1945, naskah pidato 17 agustus, naskah pidato 17 agustus 2010, naskah pidato presiden 17agustus 2010, naskah upacara kemerdekaan, paskibra, paskibra 17 agustus, paskibra 17 agustus 2010, paskibra 1945, paskibra 2010 di istana negara, paskibra banyuwangi, paskibra istana negara bagus, paskibra smp, paskibra upacara 17 agustus 2010, paskibra upacara 17 agustus 2010 istana negara, paskibraka, paskibraka 17 agustus 2010, paskibraka 17 agustus di istana negara, paskibraka 1945, paskibraka 2010, paskibraka 2010 istana negara, paskibraka di istana negara, pelaksanaan 17 agustus dari awal, pelaksanaan kemerdekaan indonesia 2010 indonesia kemerdekaan, pelaksanaan pengibaran upacara bendera di istana, pelaksanaan proklamasi, pelaksanaan proklamasi kemerdekaan indonesia, pelaksanaan proklamasi kemerdekaan indonesia 17 agustus 2010, pelaksanaan proklamasi tahun 2010 di istana negara, pelaksanaan upacara bendera 17 agust, pelaksanaan upacara bendera 17 agustus di istana negara, pelaksanaan upacara bendera di istana negara, pelaksanaan upacara proklamasi kemerdekaan di istana kepresidenan 2010, pelaksanaan upacara proklamasi kemerdekaan di istana presiden, pelaksanaan upacara17 agustus di istana negara, Pemuda, penaikan bendera di istana merdeka pada upacara 17 agustus 2010, penaikan bendera merah putih, penaikan bendera merah putih 2010, penaikan bendera merah putih istana merdeka, penaikan bendera paskibra, penaikan bendera pusaka, pengalaman paskibraka, pengamatan upacara 17 agustus 2010 istana negara, pengamatan upacara bendera merah putih 17 agustus 2010 di istana negara, pengibar bedera pada 17 agustus 2010 di istana negara, pengibar bendera 17 agustus 2010, pengibar bendera 17 agustus 2010 di istana negara, pengibar bendera diistana merdeka 2010, pengibar bendera merah putih, pengibar bendera merah putih 17 agustus 1945, pengibar bendera pada 17 agustus 2010 di istana negara, pengibar bendera pusaka 17 agustus 2010, pengibar bendera pusaka pada tanggal 17 agustus 1945, pengibar bendera tahun 1945 dan 2010, pengibar bendera tahun 2010 di istana negara, pengibaran 17 agustus 2010, pengibaran 17 agustus tahun 2010, pengibaran bendera 17 agustus, pengibaran bendera 17 agustus 1945, pengibaran bendera 17 agustus 2010, pengibaran bendera 2010, pengibaran bendera 2010 di istana negara, pengibaran bendera di istana negara, pengibaran bendera di istana negara 17 agustus 2010, pengibaran bendera di istana negara 2010, pengibaran bendera di istana negara tahun 2010, pengibaran bendera merah putih 17 agustus 2010 di istana negara, pengibaran bendera merah putih 1945, pengibaran bendera merah putih tahun 2010, pengibaran bendera merah putih tahun 2010 di istana negara, pentingnya upacara bendera, peringatan 17 agustus 1945, peserta upacara penaikan bendera di istana negara 2010, petugas kemerdekaan ri 17 agustus 2010, petugas paskibra 2010 siistana, petugas paskibraka 17 agustus 2010 di istana negara, petugas paskibraka 2010, petugas pengibar bendera pusaka di istana negara 17 agustus 2010, petugas upacara 17 agustus 2010, petugas upacara 17 agustus 2010 di istana negara, petugas upacara 17 agustus 2010 istana negara, petugas upacara 17 agustus di istana, petugas upacara 17agustus 2010, petugas upacara bendera 17 agustus di istana negera, pidato 17 agustus, pidato kemerdekaan 17 agustus 2010, pidato kemerdekaan ri tahun 2010 di istana merdeka, pidato presiden 17 agustus, pidato presiden 17 agustus 2010, pidato tentang paskibra, pidato untuk bendera merah putih, pidato upacara 17 agustus, por, proklamasi, proklamasi kemerdekaan, proklamasi kemerdekaan indonesia tahun 2010 di istana presiden, puisi 17 agustus, puisi 17 agustusan, puisi 1945, puisi bendera, puisi bendera indonesia, puisi bendera merah putih, puisi benderaku, puisi berkibar bendera, puisi berkibar merah putih, puisi berkibarlah benderaku, puisi kemerdekaan, puisi lagu merah-putih, puisi merah putih, puisi motivasi, puisi motivasi paskibra, puisi paskibra, puisi paskibraka, puisi paskibras, puisi pasukan pengibar bendera, puisi pengibar bendera, puisi peringatan 17 agustus, puisi proklamasi, puisi proklamasi 1945, puisi proklamasi kemerdekaan, puisi proklamasi kemerdekaan indonesia, puisi proklamasi kemerdekaan ri, puisi proklamasi yang bagus, puisi sang merah putih, puisi sang pengibar bendera, puisi tahun 1945, puisi tema upacara bendera, puisi tentang 17 agustus, puisi tentang 17 agustus 2010, puisi tentang 1945, puisi tentang bendera, puisi tentang bendera merah putih, puisi tentang motivasi dalam paskib, puisi tentang paskibra, puisi tentang paskibras, puisi tentang pasukan pengibar bendera sekolah, puisi tentang proklamasi, puisi tentang proklamasi kemerdekaan, puisi tentang upacara, puisi tentang upacara bendera, puisi ttg paskibra, puisi tujuh belas agustus, puisi untuk bendera merah putih, puisi upacara, puisi upacara 17 agustus 2010 istana, puisi upacara bendera, puisi upacara kemerdekaan, rumah soekarno, s suhud, sa i, Sang Merah Putih, satu, standar ukuran bendera, standar ukuran bendera merah putih, standar ukuran bendera ri, start, suara surabaya, tali, teks 17 agustus, teks pembawa acara resmi perlombaan paskibra dalam bahasa inggris, teks pidato 17 agustus, teks pidato agustusan, teks pidato presiden 2010, teks proklamasi, teks proklamasi 17-8-1945, teks puisi kemerdekaan 17 agustus, teks puisi upacara bendera, tentang paskibra, tentang puisi proklamasi kemerdakaan indonesia 1945, tertib acara upacara 17 agustus, text pidato 17 agustus, TNI, uhud, ukuran bendera merah putih, ukuran bendera merah putih indonesia, ukuran bendera merah putih standar sma, ukuran bendera pusaka, ukuran bendera pusaka indonesia, ukuran bendera pusaka merah putih, ukuran bendera standar, ukuran bendera untuk upacara negara, ukuran dan gambar bendera pusaka, ukuran foto bendera pusaka, ukuran standar bendera merah putih, ukuran-ukuran bendera paskibra, undangan 17 agustus 2010 di istana merdeka, upacara 17 agustus 2010, upacara 17 agustus 2010 di istana merdeka, upacara 17 agustus 2010 di istana negara, upacara 17 agustus di istana negara, upacara bendera 17 agustus 2010 di istana negara, upacara bendera 17 agustus 2010?di?istana?merdeka, upacara bendera di istana, upacara bendera di istana negara, upacara bendera di istana negara 17 agustus 2010, upacara bendera di istana tahun 2010, upacara bendera istana negara, upacara kemerdekaan 17 agustus 2010, upacara kemerdekaan di indonesia yang membanggakan, upacara naik bendera, upacara penaikan bendera, upacara penaikan bendera di istana merdeka 17 agustus 2010, upacara penaikan bendera istana negara, videossex pembantu dengan tuan muda, vidio paskibra banyuwangi 2010, www.puisi pengibaran bendera, yang dimaksud paskibra,

16 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. fariz says:

    keren coi…
    salam satu jiwa

    Merdeka mas, salam hangat dari Surabaya

  2. fariz says:

    keren coi…
    salam satu jiwa
    .-= fariz´s last blog ..Mimpi “Pengen Punya Rumah Mewah” =-.

    makasih yo mas, kita satu jiwa, bangsa Indonesia. Jangan hanya mimpi mas, segera wujudkan rumah mewah itu.

  3. Andy MSE says:

    jangankan rakyat… sekarang pak presiden aja laliiiii…. :mrgreen:
    .-= Andy MSE´s last blog ..Hari Pramuka =-.

    ojok lalian tho mas, nek kabeh lali piye

  4. Merdeka….!!!! Semangat banget aku rek..!!!
    .-= dobloger follow´s last blog ..Noordin M. Top Jualan Cendol atau Ikut PPC? =-.

    yo harus semangat tho mas, masih muda belia kok.Merdeka !!

  5. Cuma says:

    wah persiapannya sudah matang nih
    .-= Cuma´s last blog ..Apple’s Planning Special Event on Sept 8th to Announce New iPod Touch? =-.

    iye mas, dimasak sejak kemarin je,thanks

  6. isnuansa says:

    Yang nyanyi lagu Indonesia Raya siapa PakDhe?

    jangan sampe kayak pagi ini, anggota dewan sidang paripurna dihadiri presiden, eh, lupa, nggak nyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya. :lol: :lol:

    Nyuwun pangapunten PakDhe, Indonesia di alinea terakhir, kurang A tuh. Nanti pada nggak kenal negara kita sendiri lho…

    Salam sayang dari jakarta ;)
    .-= isnuansa´s last blog ..Perlukah Guru Blogger? =-.

    Masya Allah, itu berarti protokolnya ngantuk ya mbak, eh, masak sih, entar tak ceknya, aku ngantuk juga kaleee,thanks

  7. Vyan RH says:

    Wah pakdhe, jadi ingat pengalaman sebagai pengibar bendera ada rasa khidmat juga tegang,
    Sehingga saat membaca artikel inipun aku sampai menahan batuk yang menggelitik tenggorokan baru setelah pada tulisan stay tune… uhuk!!.. lepaslah ganjalan pada larynx dengan leganya.. :grin:
    .-= Vyan RH´s last blog ..Dukung Bakat Anak vs Anak Pewaris Orang Tua =-.

    wow asyik tuh mas, pasti sangat berkesan ya, bangga campur gagah ya.

  8. [...] 17 Agustus 1945. Tadi sudah saya katakan bahwa sebelum pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh paskibraka mini ,  acara di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta didahului dengan pembacaan teks Proklamasi oleh [...]

    You are right.tx

  9. Den Mas says:

    Karena situasi yang tegang, Suhud tidak ingat bahwa di depan rumah Soekarno itu, masih ada dua tiang bendera dari besi yang tidak digunakan. Malahan ia mencari sebatang bambu yang berada di belakang rumah. Bambu itu dibersihkan dan diberi tali. Lalu ditanam beberapa langkah saja dari teras rumah.

    Bendera yang dijahit dengan tangan oleh Nyonya Fatmawati Soekarno sudah disiapkan. Bentuk dan ukuran bendera itu tidak standar, karena kainnya berukuran tidak sempurna. Memang, kain itu awalnya tidak disiapkan untuk bendera.

    pas baca yang ini saya terharu pakde. Sampai sebegitunya kah suasana proklamasi waktu itu? Oh…

    salam hangat pakde, semoga sehat selalu
    (koq saya pengin nangis ya pakde???)

    iye..iye, melas sekali. Nangislah nak bila itu membuat lega dan nyaman, Merdeka kok nangis sih.
    Salam hangat dari Surabaya

  10. Aldy says:

    Bendera sudah berkibar, tiang pancang kemerdekaan sudah ditanam, kini giliran kita mengisi kemerdekaan itu dengan cara kita masing-masing. Jangan cuma pasang umbul-umbul dan bikin gerbang yang bagus doang, apalagi hanya dengan niatan mau menang sebagai pembuat pintu gerbang paling bagus, pintu gerbang paling besar….cuapeeeekkkk deeccchhhh…. :mrgreen: :mrgreen:
    .-= Aldy´s last blog ..WordPress.org Palsu ? =-.

    Bener mas, semangat dan motivasi para pejuang itu yang harus kita contoh yaaa.

  11. Wandi thok says:

    Aku hanya pengin tanya dhe:
    1. Sebenere nyang dimangsut bendera pusaka itu apa to?
    2. Apakah setiap bendera merah putih bisa disebut bendera pusaka? termasuk nyang di rumahku?
    3. Kalo nyang dimangsut bendera pusaka itu nyang asli, padahal kalo paskibraka di seluruh Indonesia kan diadaken di banyak tempat. Berarti benderane bukan pusaka lagi no? Kalo sudah begitu, berarti pasukane bukan paskibraka lagi no? Inyi pertanyaan sepele dari dulu aku tanyaken ama temen guru PKn juga gak jelas njawabe. :lol: :roll:
    .-= Wandi thok´s last blog ..Seneng Tapi Senep =-.

    aturan Pemerintah nomor 40 tahun 1958 ditetapkan tentang bendera kebangsaan Negara RI (26 Juni 1958, lembaran Negara nomor 1933) di undangkan 10 Juli 1958,hal terpenting diantaranya :
    1. Bendera Pusaka ialah Bendera kebangsaan yang digunakan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan di Jakarta 17 Agustus 1945 (pasal 4 ayat 1)
    2. Bendera Pusaka hanya dikibarkan pada tanggal 17 Agustus (pasal 4 ayat 2)
    3. Pada waktu upacara penaikan dan penurunan bendera kebangsaan, maka semua yang hadir tegak, berdiam – diri sambil menghadap muka kepada bendera sampai upacara selesai (pasal 20)
    4. Pada waktu dikibarkan atau dibawa bendera kebangsaan tidak boleh menyinggung tanah, air atau benda lainnya (pasal 20 ayat 1)
    5. Pada bendera kebangsaan tidak boleh ditaruh lencana, huruf, kalimat, angka, gambar atau tanda – tanda lainnya (pasal 21)

    Soal paskibraka didaerah kan salah kaprah saja mas, anehnya meluas. Sama dengan kita menyebut ” kalau ngisi kamar mandi pake Sanyo “, padahal Sanyo itu kan merek.

  12. bibit m says:

    Lagi weruh kalo critane gitu Cak! Paskibraka … tampaknya memang elit … dulu wkt SMA klo ada temen kepilih Paskibraka rasanhya .. waahhhh hebaaat! Kalo mantau Radio Elshinta (di Jkt gel 90FM) ya tiap mlm Cak, koyo GusKar, dipanjer sampe pagi. Maju terus Cak!

    saya dulu juga penggemar elshinta dan sonora, sekarang mantheng di Suara Surabaya dan Media FM (khusus lagu lawas plus campursari)

  13. guskar says:

    saya sangat berharap artikel2 spt yg pakdhe buat ini bisa dibaca dan dimaknai oleh generasi sekarang, tentu saja saya masuk di dalamnya.
    sedih jg melihat bagaimana anak2 sekolah menghormat bendera saat upacara (termasuk gurunya jg ding).
    bendera2 yg berkibar di depan rumah menjelang 17an paling tidak bisa mengingatkan perjuangan para pendiri bangsa.

    nasionalisme memang harus selalu digugah mas, kalau nggak ya makin nggak sadar mereka.

  14. duh Pak, deg2 an saya membaca ini, rasanya gimana ya,andainya saya bisa melihat langsung, pertama kali bendera pusaka di kibarkan ?
    sedangkan sekarang saja, walaupun melalui TV, setiap kali nonton acara agustusan di Istana saya merinding dan terharu……..sekali.
    oh cintaku……………oh negeriku……………
    salam.
    .-= bundadontworry´s last blog ..Marhaban Ya Ramadhan. =-.

    makanya saya kadang sedih kalau ada bangsa kita menjelek-jelekkan negaranya sendiri mbak, kok kayak nggak menghargai para pejuang dulu gt.

  15. Elcoj says:

    Greatings, abdulcholik.com – da best. Keep it going!

    thanks for the comment

  16. [...] Proklamasi yang ditulis oleh Pakdhe Cholik Detik-detik Proklamasi yang ditulis oleh Pakdhe Cholik Paskibra, 17-08-1945 yang ditulis oleh Pakdhe Cholik Cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 yang ditulis oleh Agnes [...]

    trackback yo mas