Ada apa dengan Proklamasi ?
Biasanya, setelah mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekan Indonesia, undangan dan peserta upacara menikmati hidangan, apapun bentuknya dan dimanapun tempatnya. Bahkan, ketika saya dan isteri menghadiri undangan upacara itu di Istana Negara, juga mendapat refreshment dan souvenir yang disiapkan oleh Panitia. Souvenir ini dimasukkan kedalam tas cantik dengan logo yang cantik pula.
Bagaimana situasi setelah acara pembacaan Proklamasi Kemerdekaan dan Pengibaran Sang Saka Merah Putih tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta ? Elshinta menuturkannya untuk kita.
————

Soekarno and Mohammad Hatta
Setelah upacara pembacaan Proklamasi Kemerdekaan, Lasmidjah Hardi ( 1984:77 ) mengemukakan bahwa ada sepasukan barisan pelopor yang berjumlah kurang lebih 100 orang di bawah pimpinan S. Brata, memasuki halaman rumah Soekarno. Mereka datang terlambat. Dengan suara lantang penuh kecewa S. Brata meminta agar Bung Karno membacakan Proklamasi sekali lagi. Mendengar teriakan itu Bung Karno tidak sampai hati, ia keluar dari kamarnya. Di depan corong mikrofon ia menjelaskan bahwa Proklamasi hanya diucapkan satu kali dan berlaku untuk selama-lamanya. Mendengar keterangan itu Brata belum merasa puas, ia meminta agar Bung Karno memberi amanat singkat. Kali ini permintaannya dipenuhi. Selesai upacara itu rakyat masih belum mau beranjak, beberapa anggota Barisan Pelopor masih duduk-duduk bergerombol di depan kamar Bung Karno.
Jepang kesiangan.
Tidak lama setelah Bung Hatta pulang, menurut Lasmidjah Hardi (1984:79) datang tiga orang pembesar Jepang. Mereka diperintahkan menunggu di ruang belakang, tanpa diberi kursi. Sudiro sudah dapat menerka, untuk apa mereka datang. Para anggota Barisan Pelopor mulai mengepungnya. Bung Karno sudah memakai piyama ketika Sudiro masuk, sehingga terpaksa berpakaian lagi. Kemudian terjadi dialog antara utusan Jepang dengan Bung Karno: ” Kami diutus oleh Gunseikan Kakka, datang kemari untuk melarang Soekarno mengucapkan Proklamasi .” ” Proklamasi sudah saya ucapkan,” jawab Bung Karno dengan tenang. ” Sudahkah ?” tanya utusan Jepang itu keheranan. ” Ya, sudah !” jawab Bung Karno. Di sekeliling utusan Jepang itu, mata para pemuda melotot dan tangan mereka sudah diletakkan di atas golok masing-masing. Melihat kondisi seperti itu, orang-orang Jepang itu pun segera pamit.
—————-
Sahabat tercinta,
Ternyata menjelang dan setelah proklamasi kemerdekaan negara tercinta ini ada kejadian-kejadian yang mencengangkan kita semua. Tanggal 16 Agustus 1945, Bung Karno dipaksa untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia oleh Adam Malik, Chaerul Saleh, Sukarni dan lain-lainnya. Peristiwa Rengasdengklok ini telah diceriterakan oleh Guskar.
Setelah proklamasi dibacakan dan mungkin beritanya sudah tersebar keseluruh penjuru dunia, tiba-tiba ada yang minta agar pembacaan proklamasi diulangi (S. Brata pimpinan Barisan Pelopor). Bahkan tidak lama kemudian ada utusan Gunseikan Kakka yang datang untuk melarang Bung Karno mengucapkan proklamasi tersebut.
Seandainya anda adalah seorang tokoh pemuda pada waktu itu, apa yang akan anda lakukan terhadap tiga orang Jepang yang datang untuk melarang Bung Karno mengucapkan proklamasi ??
Foto : eramuslim.com

tidak ada yang kebetulan, pakde. bahwa barisan pelopor dan jepang keduanya kesiangan adalah hal yang sudah diatur gunanya. barisan pelopor bersiaga menghadapi (atau menakuti?) ketiga jepang yang datang dengan niat tak baik itu.
kalau saya salah seorang tokoh pemuda waktu itu? hm… mungkin saya akan ikut-ikutan pegang golok, tapi sekadar menakut-nakuti doang. wong berkelahi beneran saya ndak nyali. hehe…
ayo, cerita lagi soal suasana seputar proklamasi, pakde. pelajaran sejarah zaman sekolah dulu nggak cukup, tak berhasil membangun atmosfirnya. *ngeles.com* :mrgreen:
.-= marshmallow´s last blog ..Anti Klimaks =-.
Iya,iya, barisan pelopor kok kesiangan sih padahal rakyat yang lain dah berjubel tuh di Pegangsaan Timur 56. Tapi 3 orang pembesar Jepang itu kok ya nekat tho ya wong negaranya kok keok. Mbok mending ngepak-ngepak untuk balik kucing pulang saja.
ummm saya jadi pemuda pada waktu itu yah??? hmm… saya mau bilang ginih, “eh, orang2 nippon, sapa elo mau larang2 kite merdeka. belagu lo, tau deh lo pinter bisa menjajah bangsa kite. tapi harga diri kite gak bisa dibeli cuy. hohoho…”
wah, pakde pernah diundang utk jadi undangan pas upacara di istana?? lumayan tuh pakde, bisa dpt makan enak abis upacara. saya mah cuma pernah jadi paduan suara duank pas upacara. udah duduknya di trotoar, makanannya cuma snack biasa dan aqua gelas lagi. hohoho *tapi ttp bersyukurlah*
salam semangat pakde… MERDEKA!!! ;)
.-= fadhilatul muharram´s last blog ..Di dalam Rutan =-.
Wah mantap tuh, pasti mereka lari terbirit-birit ya sampeyan tantang kayak gitu. Mungkin ucapan sampeyan ” belagu loe”, dikira “Bagero ” ya.
Lho, sampeyan pinter menyanyi tho, kok nggak ikut KDI atau AFI sih mas.
Saya diundang di Istana 2 kali datang, yang 2 kali lagi kebagian sore (penurunan bendera), nggak ikutan ha..ha..ha.
klo aku pakdhe..
aku kan temenan sama Sabai nan Aluih.. berani macam” matilah itu jepang :P
makaciy ya pakdhe.. tulisannya beberapa hari ini sangat membangun semangat, dan hwwaaa pakdhe sudah sering upacara di Istana tho.. kueerrreennn..!!!
besok ini upacara dimana pakdhe? Bukittinggi..? :)
ya kalau ada yang ngasih tiket ke Bukit Tinggi yo berangkat.siapa tacuuut bu dokter.
Rawe-rawe rantas, malang-malang putung ….!!!!
MERDEKA….
.-= dobloger follow´s last blog ..Noordin M. Top Jualan Cendol atau Ikut PPC? =-.
Maju terus pantang mundur, penjajah teko maneh tak tabhoki.
saya akan katakan kepada mereka : telat mas, wis ndang mulih kana…
saat itu dunia sdh mengetahui kemerdekaan indonesia!
.-= guskar´s last blog ..Warsito, Penerima Penghargaan Achmad Bakrie 2009
=-.
Hlaaaaa, kirainGuskar tolak pinggang sambil tereak ” Hooi, bongso nipooonk, kekejero koyo manuk branjangan, kopat-kapito koyo ulo tapak tangan, mreneo yang wani, tak balang watu sak gerdu sumyur dadi awu kowe…
kelimaaaaaaaaaaaakkkkkkkzzzzzz
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fulllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll
.-= KangBoed´s last blog ..KEMERDEKAAN =-.
Salam hangat dan merdeka mas…
klo dianalogikan dengan kehidupan sekarang…mungkin si jepang tadi akan beralasan “waduh ban motor saya kempes jadi telat nggerebek sampeyan” nah sekarang malah motor jepang membanjiri indo kita tercinta ini…nah lo…
.-= m4stono´s last blog ..Sampai Dimanakah Level Kemawas Dirian Kita =-.
yo bagus tho mas, kan kita pembeli, pembeli ada raja, jadi mereka tunduk kepada sang raja kan..ha..ha..ha..raja kok ngredit.
Hmm..
Ya tabokin fantatnya..
Suruh pulang..
Ndak usa njajah lagi..
Bikin manga aja.. ;)
.-= artasastra.com´s last blog ..Srikandi Arrows the Miss Universe 2009 =-.
setuju mas, tapi mainin dulu,suruh squat jump, jalan jongkok,loncat gagak ama pull up yaaaa.
tiga orang jepang itu dimutilasi saja, pakdhe.
terus diikat, dililit dengan bomnya nurdin markotop, diledakkan di depot petronas…
.-= ~noe~´s last blog ..Quality Assurance : DelengeRank =-.
ojok sadis2 mas, cukup diithik-ithik saja sampai lemes.
Assalamu’alaikum,
Membaca tulisan Pakde, luar biasa, untungnya Pakde nggak ikutan lomba menulis dalam rangka memperingati hari kemerdekaan kita, dalam satu penyelenggara yg sama dengan yang saya ikuti. Karena dari tulisan-tulisan Pakde, sepertinya saya akan sulit menang kalau kita mengikuti lomba yang sama dalam satu penyenggara, tulisan Pakde bagus semua.
(Dewi Yana)
.-= Dewi Yana´s last blog ..JANGAN MENCARI-CARI KESALAHAN ORANG LAIN =-.
Tulisan saya ” Bersama menggapai cita-cita bangsa ” sudah saya ikutkan contest ” Nothing Impossible ” kok. Doain ya nduk.
Para pahlawan kita memang hebat ya, harusnya kita bangga dan terus melanjutkan perjuangannya agar bangsa yang telah diperjuangkan mereka itu bisa lebih baik lagi,
tetapi sayangnya banyak rakyat yang masih belum melanjutkannya!
Butik Online
.-= Pasang Iklan Gratis´s last blog ..LOWONGAN KERJA =-.
kita terlena sih mas awalnya karena merasa negara kita kaya. he..he..he
Sayangnya pakdhe, dijaman sekarang upacara seperti itu hanya bersifat seremonial saja..Pejabat ya masih korupsi, moral bangsa ya masih kek gini, aduuuhhh :o
.-= adirossi´s last blog ..Woogle, Theme WordPress Kloning Google =-.
iya mas, memprihatinkan banget yo, harus ada yang mulai deh menggerakkan semangat bangsa.
Selamat siang, Eyang.
Sewaktu kakek masih ada dan pas aku berkunjung, pasti hari-hari menjelang 17 Agustus selalu tamu datang dari yang hanya pengen dengar cerita perjuangan sampai yang bawa undangan upacara seperti Eyang kali ya.
Aku tidak serumah dengan kakek karena papaku dulu kabur sejak muda karena didaftarkan jadi tentara alasannya gak mau klo harus memegang senjata. Papaku aneh orangnya, pernah nangkap tikus yang masuk kerumah, setelah susah-susah ditangkap malah dilepasin lagi jauh diseberang sungai katanya kasihan..
Gitu aja Eyang, salam buat Eyang Anita eh Eyang puteri.
Selamat siang Al, kenapa nggak ditulis kisah eyang biar yang lain tahu donk. Kalau papa nangkap tikus trus dilepas lagi untuk sedang uji coba sampai dimana kehebatan tikus dalam mempertahankan diri dari tangkapan manusia tho.
Salam balik untuk semua keluarga ya.
3 orang jepangx disuruh ngajarin saya bahasa jepang aja pakdhe, :D
oia, pakdhe surabaya mana tho, saya kuliahx di fkm unair pak :D
wah selamat donk, cucunya saya di fk unair sudah coass, yang satu dah lulus tahun kemarin, sekarang dokter di malang.Saya di kawasan Sukolilo-Galaxi Bumi Permai, silahkan mampir ya.
Wah, keren… Pakde pernah ikut upacara di Istana Negara. Saya liat aja belum Pakde :mrgreen:
Wah, proklamasi itu ternyata hanya dibacakan sekali saja ya Pakde, baru tau juga saia
salam hangat pakde, semoga sehat selalu :)
ya sekali, masak mau berkali2 lak capek yang ngucapkan
Wah, subhaanallah, tulisan-tulisan pakde mantap euy..
Kalo saya ada waktu itu, saya katakan, “Makanya ngeblog dong, biar ga telat informasi…” (Emang dah ada internet ya di jaman kucing masih berkaki empat?)
.-= dinoyudha´s last blog ..Idealisme Mahasiswa =-.
Tadinya mereka sudah siap, tapi ngantar istrinya ke pukismas dulu mas
mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan kita,
kita mulai dari diri kita masing-masing.
semoga nanti bisa lebih maju.
Kita kompak mas, bekerja keras untuk membangun bangsa.
Mudah2an upacara yg selalu dilaksanakan di Istana tiap tgl 17 agustus, tdk hanya sekedar upacara.
Semoga akan ada perbaikan di negeri ini, walaupun korupsi dan teror bom masih mengganggu, saya yakin ada saatnya nanti, negara kita benar2 makmur sentosa ( ngarep mode on).
Salam.
.-= bundadontworry´s last blog ..4 Cara efektif mengubah suasana hati. =-.
Harapan mbak adalah harapan kita semua, semoga cita2 negara kita tercapai.
memang agak ironis antara masa lalu dan masa sekarang
terkadang kita harus berguru pada masa lalu
apa terpengaruh peribahasa berakit rakit dulu sekarang bersenang senang
yang baik kita ikuti dan lanjutken mas
bagiku rengasdengklok adalah kota akar bukan pangkal dari perjuangan,,, perku kita ketahui awal mula berdirinya kota rengasdengklok dari jaman kerajaan,, apakah ada yang mengetahui sejarah itu>>???????
.-= dyaz prahara´s last blog ..THE MATI RASA =-.
mungkin guskar tahu sejarahnya.
terima kasih