Friday, September 03, 2010
Ngeblog sing Enak tapi gak sak Enake

Alexa, sway me smooth !!

” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.

Terdengar musik  dari  tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway,  tapi dimana yaaa.

When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more

” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.

Terdengar musik  dari  tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway,  tapi dimana yaaa.

When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more

” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.

Terdengar musik  dari  tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway,  tapi dimana yaaa.

When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more

” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.

Terdengar musik  dari  tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway,  tapi dimana yaaa.

When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more

Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih.  Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun  Sway dari The Pussy Cat.

Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.

” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.

” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.

Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.

Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu.  Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

nyunggi tempeh

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.

” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.

Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic.  Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.

Suwe ora ngono

Ngono ora suwe

Suwe ora ngono

Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…

Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.

17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.

Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum  jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.

NYOKOT KRUPUK


COKOTAN JERUK

LARI KELERENG




LOMBA MASAK NASGOR

Tak ketinggalan, guru saya waktu Sekolah Rakyat (tahun 1963) ikut lomba masak nasi goreng.     Sreeeeeeng…dapat juara berpenampilan unik.

PUKUL KENDIL

kebablasan yuuuu, mundur dikit….

Sayapun ikut ambil bagian, main gendang mengiringi lomba panjat tiang. Lagunya tetap Sway-Koplo.

Kuda Lumping Orchestra

PANJAT PINANG

Sway

When marimba rhythms start to play

Dance with me, make me sway

Like a lazy ocean hugs the shore

Hold me close, sway me more

Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now

Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.

MERDEKA

Thank you Alexa, you made us very happy.

Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih.  Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun  Sway dari The Pussy Cat.

Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.

” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.

” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.

Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.

Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu.  Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

nyunggi tempeh

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.

” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.

Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic.  Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.

Suwe ora ngono

Ngono ora suwe

Suwe ora ngono

Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…

Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.

17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.

Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum  jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.

NYOKOT KRUPUK


COKOTAN JERUK

LARI KELERENG




LOMBA MASAK NASGOR

Kuda Lumping Orchestra

PANJAT PINANG

Sway

When marimba rhythms start to play

Dance with me, make me sway

Like a lazy ocean hugs the shore

Hold me close, sway me more

Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now

Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.

MERDEKA

Thank you Alexa, you made us very happy.

Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih.  Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun  Sway dari The Pussy Cat.

Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.

” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.

” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.

Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.

Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu.  Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

nyunggi tempeh

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.

” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.

Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic.  Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.

Suwe ora ngono

Ngono ora suwe

Suwe ora ngono

Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…

Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.

17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.

Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum  jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.

NYOKOT KRUPUK


COKOTAN JERUK

LARI KELERENG




LOMBA MASAK NASGOR

Tak ketinggalan, guru saya waktu Sekolah Rakyat (tahun 1963) ikut lomba masak nasi goreng.     Sreeeeeeng…dapat juara berpenampilan unik.

PUKUL KENDIL

kebablasan yuuuu, mundur dikit….

Sayapun ikut ambil bagian, main gendang mengiringi lomba panjat tiang. Lagunya tetap Sway-Koplo.

Kuda Lumping Orchestra

PANJAT PINANG

Sway

When marimba rhythms start to play

Dance with me, make me sway

Like a lazy ocean hugs the shore

Hold me close, sway me more

Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now

Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.

MERDEKA

Thank you Alexa, you made us very happy.

Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih.  Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun  Sway dari The Pussy Cat.

Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.

” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.

” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.

Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.

Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu.  Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

nyunggi tempeh

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.

” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.

Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic.  Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.

Suwe ora ngono

Ngono ora suwe

Suwe ora ngono

Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…

Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.

17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.

Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum  jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.

NYOKOT KRUPUK


COKOTAN JERUK

LARI KELERENG




LOMBA MASAK NASGOR

Tak ketinggalan, guru saya waktu Sekolah Rakyat (tahun 1963) ikut lomba masak nasi goreng.     Sreeeeeeng…dapat juara berpenampilan unik.

PUKUL KENDIL

kebablasan yuuuu, mundur dikit….

Sayapun ikut ambil bagian, main gendang mengiringi lomba panjat tiang. Lagunya tetap Sway-Koplo.

Kuda Lumping Orchestra

PANJAT PINANG

Sway

When marimba rhythms start to play

Dance with me, make me sway

Like a lazy ocean hugs the shore

Hold me close, sway me more

Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now

Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak

I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now

Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.

MERDEKA

Thank you Alexa, you made us very happy.

Related posts:

  1. Sway Anoraga !


23 Comments

  1. Comments  wieda   |  Tuesday, 18 August 2009 at 18:27

    pokoknya pertamaxxxxxxxxxxx

    hehehehehehe…mintak hadiah mangga harum manis Ngadery…

    wah pakdhe mbikin aku terkenang kenang Semarang….

    Duluuu kala setelah ikutan hura2 lomba 17 an, masang bendera dijalanan, malamnya ngumpul dirumah pak Padmo, potluck, ada pisang goreng, kacang godog, telo goreng, tahu petis, mendoan, tahu susur, pisang molen…..pokoknya semua yg enak2 tuh….trus pak Padmo crita ttg. jaman “perjuangan”…gayenggg

    tapi Alexa blom lair waktu itu…..hehehehe kenangan 20 th yl….
    wieda´s last blog ..masak yukkkkk

    Wah, pak Padmo pasti seneng karena anaknya dah sampai luar negeri ya mbak. pasti ngambil pisang gorengnya paling banyak ya,bawa pulang. kebiasaan ibu2 kan begitu.My ComLuv Profile

  2. Comments  rasyid   |  Tuesday, 18 August 2009 at 18:41

    Datang lagi ke blog sahabat, Berteduh mencari makan, Tak lupa salam hangat, Setelah kemerdekaan dikumandangkan
    rasyid´s last blog ..Sedikit Iseng

    makasih mas dah bolak balik mampir, entar saya mampir kesana,masih ada jajan 17-an kan he..heMy ComLuv Profile

  3. Comments  arifin   |  Tuesday, 18 August 2009 at 19:04

    reportase yang mantab… kalo laporan teman2 blogger tentang acara 17an dikumpul, pasti seru…

    bener mas, macam2 kan kegiatannya.

  4. Comments  bibit m   |  Tuesday, 18 August 2009 at 20:04

    Wah seneng yo Cak, bs ikut dlm kemeriahan 7-an. Aq dah lama gak bs seperti itu sejak jd gelandangan ibu kota. Dulu yg aq kangeni adalah acara ‘dhahar kembul’ setiap tgl 17 Agt sore, yaitu cara makan bareng di jalan utama kampung plus acara kangen2an … tp itu semua tinggal kenangan …

    emang rumah panjenengan jauh dari ibukota kok nggak bisa pulang mas? atau sudah suiiiibuk banget tah.

  5. Comments  marshmallow   |  Tuesday, 18 August 2009 at 20:15

    seharian tujuh belas kemarin saya balas dendam istirohat, nonton acara tujuhbelasan melalui metro tv sambil baca buku. males banget mau kemana-mana, pakde. tapi gpp, toh beberapa reportase di blog sahabat bisa menularkan kemeriahan menyaksikan langsung. *menghibur diri*
    marshmallow´s last blog ..Seyogianya Yogya

    saya juga dirumah saja kok mbak, nonton TV, sudah 46 tahun ikutan upacara terus he..he..he.My ComLuv Profile

  6. Comments  Dobloger   |  Tuesday, 18 August 2009 at 22:00

    Maaf Pak Dhe, koment nya hari ini : No Comment :)
    (Bad Mood)

    Salam
    Dobloger´s last blog ..Bulan Suci, Kemerdekaan dan Pornografi My ComLuv Profile

  7. Comments  Saka   |  Wednesday, 19 August 2009 at 00:01

    kirain iklan longbeach jaman dulu :lol:
    Saka´s last blog ..64

    eh iya, iklan rokok ya masMy ComLuv Profile

  8. Comments  Vyan RH   |  Wednesday, 19 August 2009 at 01:24

    Wah seru juga ya pakdhe, sampe pakdhe juga ikut manggung nabuh gendang.. Sway juga masuk kategori mocopat juga.. :lol:
    Vyan RH´s last blog ..Aku masih terharu, Sahabat

    kita emang cari yang seru bukan yang saru lho.My ComLuv Profile

  9. Comments  KangBoed   |  Wednesday, 19 August 2009 at 07:26

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fulllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll
    KangBoed´s last blog ..Rumahku kena gembok

    salam ngejos al hangat dari konco kenthel, ilu too kangMy ComLuv Profile

  10. Comments  KangBoed   |  Wednesday, 19 August 2009 at 07:28

    pak de jadi juara enda paaaak…
    KangBoed´s last blog ..Rumahku kena gembok

    sponsor gak boleh icuuut.My ComLuv Profile

  11. Comments  bundadontworry   |  Wednesday, 19 August 2009 at 07:31

    seneng banget ya PAk, acara 17an nya meriah sekali.
    kemarin saya hanya nonton di Tv saja, krn long weekend jadi nggak banyak kegiatan di kompleks tempat tinggal saya, hanya diadakan bazar dan pembagian sembako saja.
    Salam.
    nb: alamat saya sudah kirim via e-mail Pak.
    mohon di cek. terima kasih.
    bundadontworry´s last blog ..Burung Gagak.

    Dikampung lebih terasa meriahnya walau sederhana mbak.makasih alamatnya, Insya Allah buku segera saya kirim ke alamat mbak.My ComLuv Profile

  12. Comments  silvi   |  Wednesday, 19 August 2009 at 07:47

    MC yang seperti itu yang orisinil yah pakde….. ;-)

    orisinil dan spontan, bikin acara makin full gayeng, mbak.

  13. Comments  guskar   |  Wednesday, 19 August 2009 at 08:00

    lha rak tenan toh… pantesan gayeng banget acaranya..wong yg pegang kendang pakdhe sih… :)

    orang kampung pada heran lho mas, ” kok Mas Lik iso nggendang yo”.
    Lha yo iso tentara kan bonek ha..ha..ha

  14. Comments  Vyan RH   |  Wednesday, 19 August 2009 at 11:21

    GusKar juga mau ikut andil nyumbang tarian Srimpi Sangupati, kemarin aku ngintip Agenda Lastri sudah menyiapken perlengkapan tarinya. :mrgreen:
    Vyan RH´s last blog ..Aku masih terharu, Sahabat

    Di catatan Lastri padahal ada tambahannya tuh ” Plus 5 doos air mineral “. tapi dicoret Guskar. My ComLuv Profile

  15. Comments  achmad sholeh   |  Wednesday, 19 August 2009 at 17:04

    Merdeka Pakdhe
    achmad sholeh´s last blog ..Renungan Di Hari Kemerdekaan

    Merdeka, merdeka,merdeka.My ComLuv Profile

  16. Comments  Deka   |  Wednesday, 19 August 2009 at 18:54

    Kirain tante alexa.com yang di bahas, he…
    meriah banget 17-an disana pakde, jadi inget kampoeng halaman.
    Deka´s last blog ..Adakah Makna 17 Agustus ?

    wow, acara dikampung tuh murah tapi meriahnya bukan main kokMy ComLuv Profile

  17. Comments  adirossi   |  Thursday, 20 August 2009 at 15:50

    Pembukaan dulu :lol:

    jangan lupa penutupannya lho

  18. Comments  adirossi   |  Thursday, 20 August 2009 at 15:51

    Wah hampir sama kayak di tempat saya pakdhe, lombanya hampir sama, cuman di sini juga ada lomba sepeda hias :grin:
    adirossi´s last blog ..Cara Cepat Update WordPress Tanpa Plugin

    tempat saya juga ada becak hias dan truk hias, jadi rameMy ComLuv Profile

  19. Comments  kolojengking   |  Thursday, 20 August 2009 at 17:45

    We lah pak dhe, gak ikutan lomba to pak dhe? Biar tambah gayeng…:)
    kolojengking´s last blog ..Sabarlah menunggu, Dindaku…

    sponsor gak boleh ikut je, jadi yo main gendang saja.My ComLuv Profile

  20. Comments  zulhaq   |  Friday, 21 August 2009 at 09:08

    saya yang paling tertarik, ngeliat ibu ibu
    begitu tampak rasa bahagia dan senyuman merdekanya beliau beliau ituh!!!

    merdeka!!!

    membuat mereka tersenyum ternyata mudah kan mas, kasihan, mungkin ada yang pernah merasakan hadiah sabun mandi sekalipun yaaa

  21. Comments  Artikel ke-200 : Saatnya Memburu Google Pagerank | abdulcholik.com   |  Monday, 19 October 2009 at 00:19

    [...] sudah saya laksanakan dan hasilnya ternyata membanggakan. Goyangan mulus  namun spektakuler dari Alexa membawa traffic blog ini  pada posisinya yang sekarang yaitu 88.168. Tentu, itu bukan final dari [...]

  22. Comments  Lompatan Spektakuler Alexa Rank | abdulcholik.com   |  Wednesday, 21 October 2009 at 14:05

    [...] ada teori yang menyatakan bahwa traffic rank dinilai berdasarkan jumlah visitor (pengunjung  dan page view ( simak halaman) maka agaknya teori [...]

  23. Comments  69, Sensasinya Memang Selangit | abdulcholik.com   |  Thursday, 12 November 2009 at 14:48

    [...] lagu Sway harus diputar keras-keras [...]