Alexa, sway me smooth !!
Last Updated on Wednesday, 19 August 2009 11:43 Written by Pakde Cholik Tuesday, 18 August 2009 05:06
” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.
Terdengar musik dari tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway, tapi dimana yaaa.
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.
Terdengar musik dari tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway, tapi dimana yaaa.
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.
Terdengar musik dari tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway, tapi dimana yaaa.
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
” Okeh, nau plis welkam auer spesial ges Alexa”.
Terdengar musik dari tape recorder, uittttt, lagunya saya kok pernah dengar, ya benar, Sway, tapi dimana yaaa.
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih. Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun Sway dari The Pussy Cat.
Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.
” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.
” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.
Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.
Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu. Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.
” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.
Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic. Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.
Suwe ora ngono
Ngono ora suwe
Suwe ora ngono
Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…
Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.
17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.
Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.




Tak ketinggalan, guru saya waktu Sekolah Rakyat (tahun 1963) ikut lomba masak nasi goreng. Sreeeeeeng…dapat juara berpenampilan unik.

kebablasan yuuuu, mundur dikit….
Sayapun ikut ambil bagian, main gendang mengiringi lomba panjat tiang. Lagunya tetap Sway-Koplo.


Sway
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now
Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.
MERDEKA
Thank you Alexa, you made us very happy.
Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih. Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun Sway dari The Pussy Cat.
Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.
” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.
” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.
Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.
Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu. Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.
” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.
Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic. Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.
Suwe ora ngono
Ngono ora suwe
Suwe ora ngono
Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…
Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.
17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.
Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.






Sway
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now
Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.
MERDEKA
Thank you Alexa, you made us very happy.
Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih. Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun Sway dari The Pussy Cat.
Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.
” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.
” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.
Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.
Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu. Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.
” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.
Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic. Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.
Suwe ora ngono
Ngono ora suwe
Suwe ora ngono
Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…
Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.
17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.
Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.




Tak ketinggalan, guru saya waktu Sekolah Rakyat (tahun 1963) ikut lomba masak nasi goreng. Sreeeeeeng…dapat juara berpenampilan unik.

kebablasan yuuuu, mundur dikit….
Sayapun ikut ambil bagian, main gendang mengiringi lomba panjat tiang. Lagunya tetap Sway-Koplo.


Sway
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now
Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.
MERDEKA
Thank you Alexa, you made us very happy.
Weleh..weleh…nggak tak tengok dua minggu saja kampungku kok udah berubah sih. Biasanya yang berkumandang kan lagu dangdhut atau campur sari. Tumben ada musik Cha Cha Cha, lagunya pun Sway dari The Pussy Cat.
Saya mendekat ke Cak Muchlasin, panitia Lomba 17-an.
” Siapa itu Cak pembawa acaranya ?”.
” Itu Ngaderi, anaknya Pak Sumogiras, baru pulang dari TKI minggu yang lalu, katanya kontraknya sudah habis, jadi pulang kampung “.
Ooooo, pantas, pake lagu Cha Cha Cha segala. Iya..yaaaa, baguslah.
Saya lihat yu Ngatemi sedang mencoba berjalan perlahan-lahan sambil nyunggi tampah dikepalanya, tangannya mobat-mabit menjaga keseimbangan. Ini sebuah upaya untuk memenangkan lomba berjalan sambil nyunggi tampah. Hadiahnya memang macam-macam dengan alokasi khas kampung yaitu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu. Kadang-kadang hadiahnya berupa barag, gelas kembang-kembang selusin sudah lumayan. Itu saja sudah menggembirakan para tetangga.

” Kok tadi pake nyebut nama Alexa , siapa itu cak”, tanyaku heran.
” ha..ha..ha, namanya Alisah, biasa itu Ngaderi emang suka bercanda, sudah ke Malaysia 2 tahun humornya nggak hilang-hilang “, kata Cak Sin menjelaskan.
Lagu Sway mendadak perlahan-lahan hilang, lho , lha Yu Ngatemi masih berjalan kok musiknya berhenti. Woooo, rupanya ganti musik tradisional, musik kuda lumping. ha..ha..ha, back to basic. Cak Ngaderi langsung cuap- cuap, menyanyi lagu campur sari.
Suwe ora ngono
Ngono ora suwe
Suwe ora ngono
Ngono pisan ora suweeeeeeeeeeee…
Haaa…ha…ha..ha…, dalam situasi rilex seperti ini memang dibutuhkan pembawa acara seperti Cak Ngaderi, suasana jadi meriah, semua happy, semua tertawaaaaaaaa.
17-an dikampung memang terasa gayeng. Nggak rugi saya ngrogoh kantong ikut menyumbang Panitia 17-an jika melihat tetanggaku begitu antusias memperingati Hari Kemerdekaan negaranya.
Lihat gambar-gambar dibawah ini mereka tampak bergembira dan semangat. Ada cokot krupuk, cokot sendok, cokot jeruk, lomba masak nasgor, pukul kendil isi air dan tak ketinggalan panjat pinang. Lari karung ditiadakan karena tak ada lagi medan untuk balapan, maklum jalan sudah aspalan semua sehingga takut jatuh dan bibir jadi nyonyor.




Tak ketinggalan, guru saya waktu Sekolah Rakyat (tahun 1963) ikut lomba masak nasi goreng. Sreeeeeeng…dapat juara berpenampilan unik.

kebablasan yuuuu, mundur dikit….
Sayapun ikut ambil bagian, main gendang mengiringi lomba panjat tiang. Lagunya tetap Sway-Koplo.


Sway
When marimba rhythms start to play
Dance with me, make me sway
Like a lazy ocean hugs the shore
Hold me close, sway me more
Like a flower bending in the breeze
Bend with me, sway with ease
When we dance you have a way with me
Stay with me, sway with me
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
Other dancers may be on the floor
Dear, but my eyes will see only you
Only you have the magic technique
When we sway I go weak
I can hear the sounds of violins
Long before it begins
Make me thrill as only you know how
Sway me smooth, sway me now
You know how
Sway me smooth, sway me now
Hua..hua…hua…., puas..puas..puas.
MERDEKA
Thank you Alexa, you made us very happy.
Related posts:
Tags: cafe, cokotan jeruk, cokotan krupuk, gendang, jeruk, laporan pengamatan, laporan pengamatan lomba kartinian, laporan pengamatan sepeda motor, laporan pengamatan tahu, laporan perjalanan 2009, lari kelereng, lomba, lomba masak, naskah laporan perjalanan, Ngatemi, panjat pinang, start, tampah, tape recorder, www.laporan pengamatan.com

pokoknya pertamaxxxxxxxxxxx
hehehehehehe…mintak hadiah mangga harum manis Ngadery…
wah pakdhe mbikin aku terkenang kenang Semarang….
Duluuu kala setelah ikutan hura2 lomba 17 an, masang bendera dijalanan, malamnya ngumpul dirumah pak Padmo, potluck, ada pisang goreng, kacang godog, telo goreng, tahu petis, mendoan, tahu susur, pisang molen…..pokoknya semua yg enak2 tuh….trus pak Padmo crita ttg. jaman “perjuangan”…gayenggg
tapi Alexa blom lair waktu itu…..hehehehe kenangan 20 th yl….
wieda´s last blog ..masak yukkkkk
Wah, pak Padmo pasti seneng karena anaknya dah sampai luar negeri ya mbak. pasti ngambil pisang gorengnya paling banyak ya,bawa pulang. kebiasaan ibu2 kan begitu.
Datang lagi ke blog sahabat, Berteduh mencari makan, Tak lupa salam hangat, Setelah kemerdekaan dikumandangkan
rasyid´s last blog ..Sedikit Iseng
makasih mas dah bolak balik mampir, entar saya mampir kesana,masih ada jajan 17-an kan he..he
reportase yang mantab… kalo laporan teman2 blogger tentang acara 17an dikumpul, pasti seru…
bener mas, macam2 kan kegiatannya.
Wah seneng yo Cak, bs ikut dlm kemeriahan 7-an. Aq dah lama gak bs seperti itu sejak jd gelandangan ibu kota. Dulu yg aq kangeni adalah acara ‘dhahar kembul’ setiap tgl 17 Agt sore, yaitu cara makan bareng di jalan utama kampung plus acara kangen2an … tp itu semua tinggal kenangan …
emang rumah panjenengan jauh dari ibukota kok nggak bisa pulang mas? atau sudah suiiiibuk banget tah.
seharian tujuh belas kemarin saya balas dendam istirohat, nonton acara tujuhbelasan melalui metro tv sambil baca buku. males banget mau kemana-mana, pakde. tapi gpp, toh beberapa reportase di blog sahabat bisa menularkan kemeriahan menyaksikan langsung. *menghibur diri*
marshmallow´s last blog ..Seyogianya Yogya
saya juga dirumah saja kok mbak, nonton TV, sudah 46 tahun ikutan upacara terus he..he..he.
Maaf Pak Dhe, koment nya hari ini : No Comment :)
(Bad Mood)
Salam
Dobloger´s last blog ..Bulan Suci, Kemerdekaan dan Pornografi
kirain iklan longbeach jaman dulu :lol:
Saka´s last blog ..64
eh iya, iklan rokok ya mas
Wah seru juga ya pakdhe, sampe pakdhe juga ikut manggung nabuh gendang.. Sway juga masuk kategori mocopat juga.. :lol:
Vyan RH´s last blog ..Aku masih terharu, Sahabat
kita emang cari yang seru bukan yang saru lho.
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fulllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll
KangBoed´s last blog ..Rumahku kena gembok
salam ngejos al hangat dari konco kenthel, ilu too kang
pak de jadi juara enda paaaak…
KangBoed´s last blog ..Rumahku kena gembok
sponsor gak boleh icuuut.
seneng banget ya PAk, acara 17an nya meriah sekali.
kemarin saya hanya nonton di Tv saja, krn long weekend jadi nggak banyak kegiatan di kompleks tempat tinggal saya, hanya diadakan bazar dan pembagian sembako saja.
Salam.
nb: alamat saya sudah kirim via e-mail Pak.
mohon di cek. terima kasih.
bundadontworry´s last blog ..Burung Gagak.
Dikampung lebih terasa meriahnya walau sederhana mbak.makasih alamatnya, Insya Allah buku segera saya kirim ke alamat mbak.
MC yang seperti itu yang orisinil yah pakde….. ;-)
orisinil dan spontan, bikin acara makin full gayeng, mbak.
lha rak tenan toh… pantesan gayeng banget acaranya..wong yg pegang kendang pakdhe sih… :)
orang kampung pada heran lho mas, ” kok Mas Lik iso nggendang yo”.
Lha yo iso tentara kan bonek ha..ha..ha
GusKar juga mau ikut andil nyumbang tarian Srimpi Sangupati, kemarin aku ngintip Agenda Lastri sudah menyiapken perlengkapan tarinya. :mrgreen:
Vyan RH´s last blog ..Aku masih terharu, Sahabat
Di catatan Lastri padahal ada tambahannya tuh
” Plus 5 doos air mineral “.tapi dicoret Guskar.Merdeka Pakdhe
achmad sholeh´s last blog ..Renungan Di Hari Kemerdekaan
Merdeka, merdeka,merdeka.
Kirain tante alexa.com yang di bahas, he…
meriah banget 17-an disana pakde, jadi inget kampoeng halaman.
Deka´s last blog ..Adakah Makna 17 Agustus ?
wow, acara dikampung tuh murah tapi meriahnya bukan main kok
Pembukaan dulu :lol:
jangan lupa penutupannya lho
Wah hampir sama kayak di tempat saya pakdhe, lombanya hampir sama, cuman di sini juga ada lomba sepeda hias :grin:
adirossi´s last blog ..Cara Cepat Update WordPress Tanpa Plugin
tempat saya juga ada becak hias dan truk hias, jadi rame
We lah pak dhe, gak ikutan lomba to pak dhe? Biar tambah gayeng…:)
kolojengking´s last blog ..Sabarlah menunggu, Dindaku…
sponsor gak boleh ikut je, jadi yo main gendang saja.
saya yang paling tertarik, ngeliat ibu ibu
begitu tampak rasa bahagia dan senyuman merdekanya beliau beliau ituh!!!
merdeka!!!
membuat mereka tersenyum ternyata mudah kan mas, kasihan, mungkin ada yang pernah merasakan hadiah sabun mandi sekalipun yaaa
[...] sudah saya laksanakan dan hasilnya ternyata membanggakan. Goyangan mulus namun spektakuler dari Alexa membawa traffic blog ini pada posisinya yang sekarang yaitu 88.168. Tentu, itu bukan final dari [...]
[...] ada teori yang menyatakan bahwa traffic rank dinilai berdasarkan jumlah visitor (pengunjung dan page view ( simak halaman) maka agaknya teori [...]
[...] lagu Sway harus diputar keras-keras [...]