Setting waktu : 1997an.
Setelah melaksanakan sholat Isya berjamaah, pak imam duduknya berbalik arah menghadap para jamaah ” Kita akan melaksanakan sholat tarawih 8 rakaat dan sholat witir 3 rakaat. Sholat tarawihnya mau yang empat rakaaat-empat rakaat atau dua rakaat-dua rakaat salam ?”. Para jamaah yang mayoritas kaum muda serentak menjawab ” Empat rakaat-empat rakaat “. Lalu pak imam melanjutkan pertanyaan ” Sholat witir bagaimana, mau yang langsung 3 rakaat atau 2 rakaat-1 rakaat ?”. Jamaah muda menjawab dengan kompak lagi ” langsung 3 rakaat “.
Eeeeeeee…. pak imam melanjutkan pertanyaannya ” Suratnya yang panjang-panjang atau yang pendek-pendek ?”. Anak-anak muda menjawab ” Yang pendek-pendeeeeek “. Read More »
August 28, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 44 Comments ≈ Tags: aja, akhirat lebih indah, aku, apa bedanya sholat jama am kodo, arti rakaat, arti rakaat shalat, berat, cache:aq_iqvttcgkj:abdulcholik.com/2009/08/27/silaturahmi-atau-unjuk-gigi/ puisi tidak bisa pulang, dalil shalat kodo, gebyar dunia, ikhlas, imam, kodo dalam shalat, kodo shalat, kodo sholat, larangan, niat sholat kodo, Opini, por, Rabb, ringan, satu, shalat kodo, sholat, sholat jamak dan kodo, sholat kodo, wayang
Tahun 1968 saya pernah mudik ke kampung halaman bersama seorang famili. Saya masih berstatus pelajar STM, sementara famili saya ikut suami yang bekerja di Pemda Surabaya. Karena saya masih pelajar maka kepulangan saya ke kampung benar-benar untuk silaturahmi dengan orang tua dan sanak-famili. Sementara famili saya sepertinya ada kepentingan terselubung yaitu unjuk gigi atas keberhasilannya menjadi orang kota. Read More »
August 27, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 45 Comments ≈ Tags: abdulcholik, aja, akhirnya sampai juga lucu, aku, blogging, campur sari pamer bokong, emak, handphone, kampung halaman, komunikasi humor lucu tentang silaturrahmi, kota jombang, KUMAT, lagu, laptop, Michael Jackson, ml, mudik, ngetop, orang kota, pagerank, puisi humor, puisi humor komunikasi, puisi ingin pulang, puisi ingin pulang kampung, puisi judul silaturrahmi, puisi komunikasi, puisi komunikasi handphone, puisi lebaran untuk keluarga di kampung, puisi lucu, puisi lucu lebaran dikampung orang, puisi pulang, puisi pulang kampung, puisi silaturahmi, puisi tentang kampung, puisi tentang komunikasi, puisi tentang pulang, puisi tentang pulang kampung, puisi tidak bisa mudik, puisi tidak pulang kampung, raba, radio, satu, silaturahmi, suami, tali, telanjang, telanjang bulat, traffic rank