Saturday, July 31, 2010
Ngeblog sing Enak tapi gak sak Enake

Ramelan Memang Hebat

Saya acungkan dua jempol untuk Ramelan. Pemuda asal Purwakarta itu dengan ketabahan yang luar biasa memotong kaki kanannya sendiri dengan gergaji demi menyelamatkan dirinya dari himpitan reruntuhan gedung Telkom  saat gempa di Padang.

Ramelan tentu berpikir bahwa hidup itu memang perlu. Dengan hidup berarti masih ada kesempatan untuk meningkatkan amal-ibadahnya dan minta ampun kepada Tuhan atas segala dosa-dosanya. Dengan hidup Ramelan juga masih akan berguna bagi orangtuanya, keluarganya, bangsa dan negaranya. Dengan tetap hidup pula Ramelan menunjukkan rasa syukurnya kepada Tuhan yang telah menciptakannya.

Betapa bertolak-belakangnya dengan mereka yang usianya sebaya, lebih muda atau lebih tua dari Ramelan yang melakukan kenekatan sehingga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Hanya karena putus cinta, remaja harapan orangtua  itu nekat gantung diri. Hanya karena tidak lulus atau tidak naik kelas ada  siswa yang nenggak racun. Ada pula manusia yang karena banyak hutang langsung pendek pikirannya dan membiarkan tubuhnya digilas kereta api.

Hidup adalah pilihan. Tetapi bertahan tetap hidup walau apapun yang terjadi adalah pilihan yang bijak.

Related posts:

  1. Dua laki-laki Hebat
  2. Indonesia Memang Pas Untuk Rumahku
  3. 69, Sensasinya Memang Selangit


18 Comments

  1. Comments  funky fun-T mimi allegra   |  Wednesday, 14 October 2009 at 14:37

    Subhanallah, ya pakdhe… mas ramelan itu… aku dengar beritanya tadi pagi di tv… semoga imannya makin kuat ya, dengan kejadian ini…amienn…
    funky fun-T mimi allegra´s last blog ..When Allegra Un-Nenen-ed (ketika allz disapih…)

    Amin, hebat, aku mau netesi sariawan pake abotyl saja takut jeeee…ha…ha..haMy ComLuv Profile

  2. Comments  Software UM   |  Wednesday, 14 October 2009 at 15:17

    Apapun demi nyawa kang, seperti kita yang di PHK tiba-tiba, reaksi pertama bingung, selanjutnya gila-gilaan cari kerja.

    bingungnya sebentar saja, setelah itu bangkit lagi karena kehdiupan tak boleh berhenti

  3. Comments  sinopi   |  Wednesday, 14 October 2009 at 15:42

    hidup adalah perjuangan yg tak henti2..
    selama nyawa masih di badan ya emang wajib terus berjuang bukan cuman pasrah
    sinopi´s last blog ..Roti Buaya lebih aman..

    wah benar sekali itu, life for struggle bukan struggle for lifeMy ComLuv Profile

  4. Comments  catatan febri   |  Wednesday, 14 October 2009 at 16:57

    struggle with love
    catatan febri´s last blog ..Komentar di 100 blog

    yes, struggle for lifeMy ComLuv Profile

  5. Comments  zenteguh   |  Wednesday, 14 October 2009 at 17:05

    Ramelan memang hebat pakde
    tapi jangan lupa dia dalam kondisi teramat terjepit
    Pertanyaannya, misalnya, jika dia normal,trus terimpit permasalahan mahaberat, akankah dia punya kebijakan yang sama..?

    ya belum tentu memang, tapi dalam kasus ini dia memang hebat kan

  6. Comments  nanaharmanto   |  Wednesday, 14 October 2009 at 18:57

    Salam Kenal, Pakde…

    Saya merinding membayangkan Mas Ramelan itu memtong sendiri kakinya…mungkin hanya satu yang dipikirkannya, bahwa dia harus terus hidup untuk melanjutkan hidup, tanpa terpikir bahwa dia memotong dengan gergaji yang pasti jauh dari steril…
    Benar Pakde, bertahan hidup adalah pilihan. dan saya sangat menghargai orang-orang yang mau bertahan hidup meski mengalami berbagai kesulitan.

    salam,
    nana
    nanaharmanto´s last blog ..Semacam Pak Unyil

    salam kenal juga mbak, makasih sudah berkunjung kemari. Saya yang kena sariawan saja takut mau ngolesi dengan abothyl, katanya super pedih. Lha ini kok menggergaji kaki sendiri ya. Dramatis sekali. Semoga ada donatur yang membantu kesembuhannya, syokur jika ngasih pekerjaan yang sesuai phisik barunya ya.
    salam
    My ComLuv Profile

  7. Comments  arkasala   |  Wednesday, 14 October 2009 at 20:43

    Terharu dan betul Pak Dhe dramatis sekali. Sebuah pelajaran yang perlu dipetik dalam mempertahankan hidup. Trims PakDhe. Salam
    arkasala´s last blog ..Persembahan Sahabat

    semoga dia juga akan melakukan tindakan yang positif ketika terjepit oleh cinta yaaaMy ComLuv Profile

  8. Comments  zulhaq   |  Wednesday, 14 October 2009 at 21:00

    waktu saya menyaksikan di berita, saya juga benar2 salut. dia benar2 memilih dan memutuskan untuk bisa bertahan hidup walau dengan pilihan yang sulit. apalah arti kaki sebelah, di bandingkan dengan melanjutkan kehidupan bersama sanak saudara, dan lebih mendekatkan diri pada sang pemberi kehidupan

    Yup, hidup itu indah jadi mari kita tetap hidup

  9. Comments  marshmallow   |  Wednesday, 14 October 2009 at 21:05

    pakdhe, komentar saya hilang tho? hiks…
    akismet pakdhe ini kok galak tenan yo?
    marshmallow´s last blog ..Mari Memasak Sup Tom Yam!

    makanya jangan lupa pake parfum kalau masuk blog ini, ada smell detector lho bu dokterMy ComLuv Profile

  10. Comments  guskar   |  Wednesday, 14 October 2009 at 22:13

    pulang kantor td nyetel radio di kemacetan tol cikampek. ada berita ttg ramelan yg menggergaji kakinya. saya merinding ketika ramelan mengucapkan syukur masih diberi hidup oleh Tuhan, dan ia mengatakan akan melakukan hal-hal yg lebih berguna bagi sesama.
    guskar´s last blog ..Woro-Woro

    semoga dia juga bisa mengatasi dengan baik jika dia terjepit diantara dua wanita ya masMy ComLuv Profile

  11. Comments  wieda   |  Wednesday, 14 October 2009 at 23:13

    wow…..mengergaji kakikya sendiri? wow…..ga terbayangkan

    semoga pemuda Ramelan ini diberikan yg terbaik untuk bisa “berbuat” yg terbaik juga…selama masih hidup pasti ada tugas yg harus diselesaikan
    wieda´s last blog ..Motong rumput halaman rumah

    orang Indonesia memang hebat2 lho mbakMy ComLuv Profile

  12. Comments  alamendah   |  Thursday, 15 October 2009 at 00:02

    dramatis sekali. Sebuah pembelajaran buat kita semua.
    alamendah´s last blog ..Lubang Resapan Biopori, Sederhana Tepat Guna

    benar mas, ada kok manusia2 seperti Ramelan dalam kontex yang berbeda-bedaMy ComLuv Profile

  13. Comments  Deka   |  Thursday, 15 October 2009 at 08:35

    Salut untuk Ramelan, tak terbayangkan jika saya mengalami kejadian seperi Ramelan….
    Deka´s last blog ..WordPress dengan Domain dan Hosting Gratis

    jangan digergaji mas, kayaknya sakit tuh, mending di bakar dikit sajaMy ComLuv Profile

  14. Comments  nakjaDimande   |  Thursday, 15 October 2009 at 09:15

    ramelan rela kehilangan kakinya demi mempertahankan hidup
    sementara yang lain ada yang rela bunuh diri karena tak mau kehilangan bagian tubuhnya

    ramelan pejuang sejati..!!
    nakjaDimande´s last blog ..Malas

    yaaa, kok 2 komen yang sama sih, lagi kangen aku yaaaa, hayooo ngaku sajaaaaaa, udah banyak kok yang ngaku…My ComLuv Profile

  15. Comments  nakjaDimande   |  Thursday, 15 October 2009 at 09:18

    ramelan rela kehilangan kakinya demi mempertahankan hidup
    sementara yang lain, pilih bunuh diri karena tak mau kehilangan bagian tubuhnya

    ramelan pejuang sejati..!!
    nakjaDimande´s last blog ..Malas

    semoga dia juga bisa berjuang dan membuat keputusan dan bertindak yang bijak jika dia dijepit cinta oleh beberapa wanita ha..ha..ha, nyambung apa enggak sih.My ComLuv Profile

  16. Comments  'dee   |  Thursday, 15 October 2009 at 10:42

    saya juga lihat beritanya dan memang, hanya orang yang optimis dan memiliki semangat hidup yang kuat yang akan melakukan itu

    (karena sebagian orang akan berpikir untuk apa hidup tapi ‘cacat’ karena kehilangan satu kaki, dan kelak mungkin kehilangan banyak kesempatan, jadi beban bagi orang lain dsb.. dll.. — ramelan tentu tidak termasuk kelompok ini)

    d.~
    ‘dee´s last blog ..Selingkuh, Bisakah Dimaafkan?

    Ramelan memang ingin tetap eksis,hidup kan indah dan menyenangkanMy ComLuv Profile

  17. Comments  wira   |  Thursday, 15 October 2009 at 14:33

    saya juga salut dengan keberaniannya, sempat juga menonton berita tentang dia
    wira´s last blog ..10 Cara Mengatasi Hiatus Pada Blog

    hiiii, gimana ya rasanya, keputusan yang sangat beraniMy ComLuv Profile

  18. Comments  tupaitambun   |  Sunday, 08 November 2009 at 18:20

    sungguh keberanian yang luar biasa ya, Pa dhe..
    trus sekarang kabar dia gmana?? kebayang ya, pas nggergaji kakinya itukan pasti terjadi pendarahan yang hebat banget y?? apakah ramelan bisa bertahan? ramelan masih hidup smpe sekarang kan??
    tupaitambun´s last blog ..Keistimewaan Blog

    dia sudah sembuh, begitu hebat perjuangannya untuk hidup yaMy ComLuv Profile




bt
plugin by DynamicWP
#