Tip Haji : Pusat Jemuran Serba Ada

Setelah mengetahui tentang masalah makan, toilet, pengamanan uang dan cara menghindari tersesat maka ada hal yang tak kalah unik, menarik dan penting yaitu masalah cuci-seterika. Masalah ini tidak akan merepotkan jika jamaah membawa uang dalam jumlah yang memadai karena di dekat maktab biasanya ada jasa laundry. Namun demikian, pakaian-pakaian yang menyangkut rahasia tubuh sebaiknya di cuci-seterika sendiri, terutama jika persediaan underwear jumlahnya hanya ” beberapa” saja.

Jika sebuah kaset dapat dengan leluasa kita balik dari side A ke side B, tidak demikian halnya dengan onderdil dalam ini. Masak sih tega membalik cd yang sudah dipakai kemarin, atau 3 hari berturut-turut, haji gitu loch.

Urusan cuci pakaian bisa kita lakukan di kamar masing-masing, umumnya ya mencuci di kamar mandi. Harap diketahui pihak pengelola maktab tidak menyediakan mesin cuci. Ini berarti para jemaah harus  mencuci pakaian dan perlengkapannya sendiri. Wanita atau pria yang tak biasa mencuci sendiri harap segera latihan mencuci yaaa, agar disana menjadi fasih melakukannya.

Disetiap maktab permanen ( dhi. hotel atau rumah ) biasanya disiapkan tepat untuk menjemur pakaian yang baru saja di cuci, letakknya dilantai paling atas (di maktab saya tempat jemuran serba ada letaknnya di lantai 13). Namun jangan khawatir, di maktab bertingkat juga disiapkan lift. Sedangkan di Arafah dan Mina cuci-jemur ya seadanya saja karena jemaaah akan bertenda dan waktunya juga tak terlalu lama disana.

Pusat Jemuran Serba Ada-Lantai 13 Maktab 53 Misfalah-tahun 2006

Pusat Jemuran Serba Ada-Lantai 13 Maktab 53 Misfalah-tahun 2006

Jika suatu kloter datang lebih awal dari kloter yang lain, jamaah masih leluasa untuk memasang tali jemuran yang umumnya terbuat dari tali plastik yang berwarna-warni. Namun lambat-laun, ketika penghuni maktab sudah cukup banyak maka penggunaan tali jemuran menjadi tak terkontrol lagi, artinya para penjemur akan langsung menjemur pakaiannya di tali jemuran yang masih kosong. Nggak perduli itu tali jemuran milik siapa.

Untuk menjemur pakaian ditingkat atas, selain tali jemuran juga harus disiapkan penjempit jemuran dan peniti. Maklum, angin yang bertiup keras bisa merontokkan penjepit jemuran sehingga pakaian bisa beterbangan kesana-kemari. Dengan demikian perlu diberi pengaman tambahan berupa peniti.

Kegiatan seterika tampaknya tak ada masalah karena bisa dilakukan dikamar masing-masing. Harap diketahui, dikamar maktab tidak disiapkan meja, baik untuk makan, menulis  maupun untuk seterika. Jadi kegiatan seterika dilakukan dilantai.

Melantai-hati-hati jangan sampai seterikaan masuk sarung

Melantai-hati-hati jangan sampai seterikaan masuk sarung

Berkaitan dengan uraian diatas maka perlu diingatkan kepada para calon jamaah hal-hal yang berkaitan dengan cuci-jemur-seterika sebagai berikut :

1. Bawa tali jemuran berbahan plastik yang panjangnya sekitar 10 m, selipkan tali ini diantara lipatan pakaian dalam koper besar. Jangan lupa  membawa paku beton secukupnya.

2. Bawa peniti yang agak banyak karena sangat berguna untuk mengamankan jemuran dan juga berguna untuk mengunci baju yang lepas kancingnya.

3. Tandai pakaian-pakaian yang kita bawa dengan permanen spidol, nama dan kloter. Ingat, nama Ngatemi , Joko, Agus, Bambang, Sri, Yayuk, Eny, Edy cukup banyak jumlahnya. Penulisan nama dan omer kloter menjadi perlu , misalnya : SRIGUNTING / 23 SUB ( artinya braho hotel ini milik Srigunting dari Kloter 23 Surabaya)

4. Bawa jepitan jemuran secukupnya. Di Makkah-Madinah bisa dibeli ditoko.

5. Bawa seterikaan listrik yang kecil saja, selipkan diantara pakaian yang dibawa di koper. Jangan membawa setrikaan abad 17 yang   berbahan bakar areng, capai meniup apinya bho. Sterika ini tidak berguna bagi jemaah yang tidak hobi memakai pakaian yang rapi.

6. Pada saat cuaca kurang bersahabat, jangan mencuci pakaian dalam jumlah banyak. Tentu tidak elok jika jamaah pria memakai celana panjang tanpa  memakai cd, bisa kejepit retsluiting bho rudalnya. Apalagi memakai sarung tanpa cd, kalau njengongok bisa menimbulkan fitnah ha..ha..hakkkkk ( bukan pengalaman lho)

7. Pakaian yang tebal dan berat sebaiknya dikirim ke jasa laundry, ongkosnya sekitar 5-10 real per potong ( tahun 2006 )

8. Khusus jemaah wanita, pada saat menjemur pakaian sebaiknya ditemani oleh suami atau wanita yang sekamar, guna menghindari fitnah dan lain-lainnya.

9. Ember, sikat baju, sabun cuci atau deterjen banyak dijual di toko atau warung sekitar maktab.

Masalah kesehatan bagaimana , pakde ? Shobar, shobar, shobar, Insya Allah akan dibahas pada postingan berikutnya.

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

24 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. oglek says:

    makasih Pak Haji tipsnya, meskipun entah kapan saya bisa naik haji :D

    Jika diniatkan dan dimohonkan disertai ikhtiar Insya Allah diijabah

  2. wellsen says:

    salam kenal, Pak :)
    tips nya bermanfaat..
    .-= wellsen´s last blog ..Kebahagiaan itu bergantung pada… =-.

    makasih mas, semoga demikian adanya

  3. alamendah says:

    Saya belum tahu entah kapan saya bisa mempraktekkan tips dari Pakde ini?
    .-= alamendah´s last blog ..Pohon Tengkawang Berbuah 7 Tahun Sekali =-.

    diniatkan dulu, di mohonkan dan diupayakan modalnya…

  4. sinopi says:

    Hahahaaa njengongok apa tho pakde.. Spt bahasa spanyol gitu.. Xixixiii

    Mslh cuci mencuci babe sy pernah bahas tp saya lupa crt nya. Soalnya nda menarik xixiii..
    Kl urusan paku beton sama tali iya bener, tp babe ga blg ttg peniti.
    Rasanya dulu babe dkk pasang tali nya di kamar. Ntah disebelah mananya.
    Tipsnya sdh disempurnakan soalnya babe th 98.
    Saya nanti suruh teman saya lihat blog pakde, krn dia insya Allah brgkt thn ini..
    Matur tengkyu pakde

    peniti itu kan multiguna tho, apalagi angin kenceng, bisa kabur tuh kotang

  5. guskar says:

    selain bawa paku beton, lbh baik dalam satu kelompok ada yg bertugas membawa martil ;)
    dan klo lagi malas setrika, lipat yg rapi pakaian tsb lalu ditaruh di bawah bantal he..he..

    kalau lupa bisa pake batu mas ha..ha..ha

  6. Kalau Emak saya siy…ga perlu bawa strika. Yang penting ketika dijemur, tidak ada kerut-kerutnya. Dikibas-kibas dulu githu….dan ketika kering,..JREENGG…pakaian siap digunakan atau dilipat dan disimpan dengan rapi.
    .-= Desri Susilawani´s last blog ..Tali Asih Pakdhe Cholik =-.

    sama dengan emakku donk, nyontek yaaaa

  7. kyra.curapix says:

    keren2,hehahahahhaha
    .-= kyra.curapix´s last blog ..Grafitti Bayangan Terkeren Di Dunia =-.

    makasih banyak

  8. wah, tips nya mantap dan komplit PakDhe,
    sangat bermanfaat utk yg akan melaksanakan ibada haji.
    salam.
    .-= bundadontworry´s last blog ..Pria suka dipuji selera humornya. =-.

    makasih mbah, saya buat berlanjut kok he..he..he, mudah2an dengan gaya ini mudah diserap ya mbak

  9. arkasala says:

    mantap pak, sangat bermanfaat. Hal-hal seperti ini sangat diperlukan buat yang mau berangkat.

    makasih, masih ada yang lain

  10. zee says:

    Pakde, tipsnya bermanfaat sekali.
    saya jadi ingat foto papi saya waktu naik haji 2th lalu…. sedang menunggu di tenda, tidur rame2 dan terkapar gitu hehehe…

    benar, kita suka tiduran dimana saja, di Nabawi juga ngglethak saja ha..ha..ha.

  11. denz says:

    salam kenal dari anak sunda, Pak Dhe.. ^_^
    terima kasih bwt infonya..
    Kynya bkal jadi bekal yang berguna bwt nenek saya yang insya Allah juga akan pergi haji…

    Salam kenal balik mas, terima kasih.
    silahkan mas, masih ada lanjutannya lho.
    semoga nenek tercinta lancar dalam pelaksanaannya dan mabrur

  12. Deka says:

    “Jangan membawa setrikaan abad 17 yang berbahan bakar areng, capai meniup apinya bho” ini yang bikin saya ketawa sampai batuk, hahahhaha..

    strikaan kayak gitu saya pernah punya je…

  13. wieda says:

    pakdhe saya seh disini biasa make baju yg hanya dikebutkan saja…hehehehe alasan nya seh ngga punya waktu untuk setrika *malasdotcom*

    jadi klo suatu ketika nanti saya berhaji, kebiasaan itu (kebut baju) bakalan berlangsung lagi yah????

    mantaffff pakdhe
    .-= wieda´s last blog ..Motong rumput halaman rumah =-.

    malasdotkomnya saya setuju, soalnya postingan ” Motong rumput ” sudah bertengger selama sebulan ha ha ha,
    update donk mbak.

  14. wieda says:

    yg pakdhe maksud itu setrika “jago”? yg ada jagonya untuk mbuka??? hehehe saya ingin membeli untuk koleksi oiiiiii
    .-= wieda´s last blog ..Motong rumput halaman rumah =-.

    benar mbak, sekarang harganya mahal lho, apalagi yang ayam jagonya menengok ke kanan ha ha ha, emangnya burung garuda kita

  15. tukangpoto
    Twitter:
    says:

    Mudah-mudahan nanti saya bisa ikhlas untuk naik haji ya pakdhe.
    .-= tukangpoto´s last blog ..Tips memotret seperti profesional =-.

    Insya Allah, dengan niat yang lurus semoga di ijabah mas

  16. casrudi says:

    Hahahaha… Hati2 setrikaan masuk sarung Pak de… :lol:

    Makasih tipsnya Pak, insha Alloh kalo tidak ada aral melintang nenek kakek berangkat ke tanah suci tanggal 17 nov… mohon doanya ya Pak… kasihan kakek saya udah 75 tahun lebih… daftar dari dua tahun lalu baru dapet jatah tahun ini… andai daftarnya baru tahun ini mungkin tidak akan mendapat ijin karena terganjal usia…

    Salam hangat dari Jakarta Pak, selamat pagi…
    .-= casrudi´s last blog ..Angkat Topi Untuk Pengarang Buku =-.

    Saya ikut mendoakan semoga perjalanan suci beliau lancar dan diberi kemudahan serta mabrur mas. Amin

  17. Radesya says:

    Tulisannya sangat bermanfaat sekali pakdhe… :)

    tapi kayaknya pake jasa laundry lebih praktis deh

    Jasa laundry memang praktis, tetapi mbayar dan ada unsur waktu. Makanya jangan laundry secara massal, entar kalau laundrynya gak selesai2 bisa kacau. he..he..he

  18. mas tyas says:

    kulo nuwun pakde..
    kalo bawa duit sedikit tapi pulang pinginnya bawa oleh- oleh banyak, tipsnya gimana pakde?

    wah gampang banget tuh. Seminggu sebelum pulang, adakan hajiwalking ke kamar sahabat lalu bilang ” Kalau ada barang bekas yang bisa diwariskan saya bersedia menampung lho “. Dengan hajiwalking seperti itu dapat deh oleh-oleh misalnya : ember bekas, gayung bekas, tali jemuran bekas, dll.

  19. wah tips yang sangat berfungsi. kapan bisa haji ya???
    .-= catatan febri´s last blog ..Halalkah Search Engine anda??? =-.

    Insya Allah akan tiba pada saatnya asal memohon dan diikuti upaya yang memadai.

  20. XP2 Scout says:

    Tips yang sangat bermanfaat. Satu yang paling berkesan bahwa jangan bawa setrikaan pake areng. Sebenarnya bisa juga untuk membakar sate di Meka, he he he. Canda Pak. Salam Pramuka.

    Ayam panggang Bangladesh harganya 10 real mas, lumayan enak lho.

  21. pakdhe, bener ney yang no. 6 bukan pengalaman pribadi…hihihi…???

    wah gimana ya njawabnya, saya kok lupa-lupa ingat sich…..

  22. marshmallow says:

    saya pikir perlu juga membawa undies yang disposable, dhe. biar kalau nggak keburu nyuci *wuih, males banget yak?* masih ada persediaan yang bisa dipake-buang.

    makasih untuk tips ini, dhe.
    .-= marshmallow´s last blog ..Menu Ikan $50 =-.

    bisa juga, dari halusnya tangan dah kelihatan kalau nggak pernah mencuci baju bu dokter ha ha ha

  23. omagus says:

    wah infonya tambah mantab pakdhe.. jadi bisa buat nasehatin kakak saya yang berangkat tahun ini..!

    ikuti serial tip haji mas, semoga ada manfaatnya ya

Bad Behavior has blocked 839 access attempts in the last 7 days.