Friday, September 03, 2010
Ngeblog sing Enak tapi gak sak Enake

Pengakuan Pembunuh Bayaran

Tak kusangka tak kuduga bagaimana asal-mulanya sehingga saya terlibat sebagai pembunuh bayaran. Uang, uang dan uang itulah motif dasarnya. Namun jika apa yang saya kerjakan itu bermanfaat dan memuaskan pihak lain yang menyuruh ya saya libas saja.

Tak ada pisau, kayu sebesar lenganpun jadi asal saya bisa menghabisi sasaran. Urat-takutpun sudah putus, oleh karena itu jika sasaran berusaha melarikan diri tentu akan kami kejar sampai tertangkap. Dan dengan sekali pukulan kayu maka sasaran tak berkutik lagi.

Saat bahagia adalah ketika menerima bayaran. Ketika si sponsor menghitung uang untuk honor, saya sudah membayangkan barang apa yang bisa saya beli dari uang itu.

Setiap sore dengan senyum mengembang saya kantongi uang honor itu. Lumayan, Rp.10,oo untuk 20 ekor tikus yang sudah saya bunuh.  Saya harus menyerahkan ekor tikus yang sudah terpotong dari badannya kepada perangkat desa yang memerintahkan kami untuk melakukan operasi pemberantasan tikus yang merajalela merusak sawah-sawah kami.

Masa kanak-kanak  yang menyenangkan, sekarang saya sudah tua, tentu tak sanggup balapan dengan tikus lagi.

Related posts:

  1. Pengakuan Mantan Demonstran


35 Comments

  1. Comments  liputankhusus.com   |  Thursday, 04 February 2010 at 05:07

    Pengakuan Pembunuh Bayaran | BlogCamp…

    Tak kusangka tak kuduga bagaimana asal-mulanya sehingga saya terlibat sebagai pembunuh bayaran. Uang, uang dan uang itulah motif dasarnya. Namun jika apa yang saya kerjakan itu bermanfaat dan memuaskan pihak lain yang menyuruh ya saya libas saja….

  2. Comments  yebooo.com   |  Thursday, 04 February 2010 at 05:16

    Pengakuan Pembunuh Bayaran | BlogCamp…

    Tak kusangka tak kuduga bagaimana asal-mulanya sehingga saya terlibat sebagai pembunuh bayaran. Uang, uang dan uang itulah motif dasarnya. Namun jika apa yang saya kerjakan itu bermanfaat dan memuaskan pihak lain yang menyuruh ya saya libas saja….

  3. Comments  KlikSite.com   |  Thursday, 04 February 2010 at 05:23

    Pengakuan Pembunuh Bayaran | BlogCamp…

    Tak kusangka tak kuduga bagaimana asal-mulanya sehingga saya terlibat sebagai pembunuh bayaran. Uang, uang dan uang itulah motif dasarnya. Namun jika apa yang saya kerjakan itu bermanfaat dan memuaskan pihak lain yang menyuruh ya saya libas saja….

  4. Comments  kumpulnet   |  Thursday, 04 February 2010 at 05:38

    Klo dijakarta, setiap pagi saya selalu menjumpai tikus2 yg bergelimpangan dijalan raya, kenapa ya mereka bukan membuangnya ditempat sampah atau yg lebih aman.
    kumpulnet´s last blog ..Kaya Dari Bermain Saham

    Nggak ada alasan lain, kecuali malas mas.My ComLuv Profile

    Wandi thok Reply:

    Berarti sekarang sudah habis ya dhe tikusnya? Mungkin tikusnya takut juga ama BlogCamp ya dhe. :lol:

    dulu habis sekarang muncul lagi generasi tahun 2000 an ha ha ha

  5. Comments  kumpulnet   |  Thursday, 04 February 2010 at 05:41

    tujuannya biar dijalan tersebut terlindas kendaraan, padahal bangkainya dikemudian waktu bisa menyebabkan sumber penyakit krn bakteri dari bangkai tsb
    kumpulnet´s last blog ..Kaya Dari Bermain Saham

    Itulah kebiasaan bangsa kita, nggak mikir panjang2, baginya dengan membuang tikus atau sampah sembarangan berarti tugasnya selesai.My ComLuv Profile

    sinopi Reply:

    saya rasa tikus2 itu bukan sengaja dibuang di tengh jalan, melainkan tikus itu sendiri yg apes, pas nyebrang dari got ketabrak kendaraan
    lha siapa jg yg mau ngangkat bangke tikus, kan..

    di meruya nih lebih parah lg..
    awal2 pindah sering lihat bangkai ular. setiap hari pasti lihat bangkainya. ntah 1 atau 2. terkadang udah rata sama aspal..
    saya yakin bukan org yg sengaja buang bangkainya di jalan, krn saya beberapa kali lihat ular nyebrang.
    pokonya ngeri deh awal2 mukim di meruya.. tanpa listrik, tanpa angkot, rawan ular.. yah gimana lg, selain bersyukur punya tempat bernaung milik ortu tanpa perlu homeless ato ngontrak
    sinopi´s last blog ..Setahun yg lalu..

    emakku juga gitu,berpuluh tahun hidup tanpa listrik dan tanpa aspal lho.Listrik baru masuk kampung tahun 80 an, saat saya berumur 30 tahun. Jadi masuk enak sinopi sayang, daripada akyu. BersyukurlahMy ComLuv Profile

  6. Comments  kumpulnet   |  Thursday, 04 February 2010 at 05:42

    wah ketangkep SatPAM, tolonggg bebaskannnnn..help

    sudah sayang, heran akismet kok mendadak jadi ganas gini yaaa

  7. Comments  kumpulnet   |  Thursday, 04 February 2010 at 05:43

    waduh..gak bisa masuk comentator of the week nih, klo banyak yg ketangkep ama SatPAM
    kumpulnet´s last blog ..Kaya Dari Bermain Saham

    Bisa, dilepaskan kokMy ComLuv Profile

  8. Comments  Nduk ramudeng   |  Thursday, 04 February 2010 at 06:52

    tunggu pembalasan kroni2nya Dhe :twisted:

    nggak tacut…makaroni makananku

  9. Comments  nakjaDimande   |  Thursday, 04 February 2010 at 07:52

    trus dikoleksi ekornya doang ya dhe? hiiiiiiiiiii… bisa pingsan aku.

    kok dikoleksi to yank, setelah dihitung dikumpulkan trus dikasih kecap-dibakar–dibuang…

  10. Comments  catatan febri   |  Thursday, 04 February 2010 at 08:35

    tak kusangka… pakdhe adalah pembunuh bayaran…
    catatan febri´s last blog ..Saving Private Century

    saya juga gak nyangkaMy ComLuv Profile

  11. Comments  catatan febri   |  Thursday, 04 February 2010 at 08:36

    buku santai tapi tetap produktifnya dari pakdhe benar benar berat…
    catatan febri´s last blog ..Saving Private Century

    akademisi kan bukunya berat2 donk achMy ComLuv Profile

  12. Comments  catatan febri   |  Thursday, 04 February 2010 at 08:37

    blog pakdhe apa saja??? saya diberitahu donk
    catatan febri´s last blog ..Saving Private Century

    kan sudah tak pasang diatas dekat profil segala itu lho mas, klik saja “my Blogs”My ComLuv Profile

  13. Comments  tukangpoto   |  Thursday, 04 February 2010 at 08:38

    Kalo mencari ‘tikus-tikus’ di Jakarta susah pakde,mereka lebih necis dan berwibawa daripada yang bukan tikus, sasaran mereka nggak tanggung-tanggung jumlahnya,milyaran atau malah triliunan, tanpa memperdulikan bahwa itu adalah bukan hak mereka.

    kalau dipotong buntutnya ngacir kalee yaaa

  14. Comments  Bang Iwan   |  Thursday, 04 February 2010 at 08:38

    Wakakakakaka…
    kirain jadi pembunuh bayaran apa PakDe..
    jadi inget waktu SD dulu sering nyetor ekor tikus ke bala desa.
    Bang Iwan´s last blog ..FENOMENA JUDI DI DUNIA MAYA

    lha kan emang membunuh dan menerima bayaran tho mas..My ComLuv Profile

  15. Comments  abifasya   |  Thursday, 04 February 2010 at 09:01

    Dulu saya juga pernah jadi pembunuh bayaran pakdhe, waktu saya masih kelas 4 SD, saat itu bayarannya Rp, 3,- Kok cuma naik Rp. 7,- ya

    lumayan mas, daripada turun ha ha ha

  16. Comments  abifasya   |  Thursday, 04 February 2010 at 09:03

    Tapi gak apa-apa ya pakdhe yg penting naek
    abifasya´s last blog ..Kecelakaan Bagi Orang yANG Menghalangi Dakwah Islamiyah (Kajian Surat Al Lahab)

    itulah kelebihan kita mas, nggak apa-apa yang penting gak turun he he heMy ComLuv Profile

  17. Comments  cah ndeso   |  Thursday, 04 February 2010 at 12:06

    ternyata Pakdhe-ku “keji” juga yah? hehehehheee.. :lol:
    tapi sebenernya cukup mudah untuk ngoyak dan mateni tikus kok. Hanya menyediakan kucing, yaahh… kira2 sebanyak 500 kucing. trus diangon ke sawah.

    Dijamin, tikus-e akan mengkeret mungret ndepis dan lari pontang panting. hahahhahahaa :mrgreen:

    kucing kebetulan dikerahkan untuk ikut lomba Kucing Manis mas

  18. Comments  funky fun-T mimi allegra   |  Thursday, 04 February 2010 at 12:54

    wah critanya tentang tikus yah…
    kalo si mas alamendah lagi cerita curut tuh, doi kejungkal gara2 pas malem2 buang air kecil di WC tiba2 ada curut yang keluar dari lobang n bikin dia terkaget-kaget hehe…
    funky fun-T mimi allegra´s last blog ..Melted Cheeze Bitterballen

    kegigit kaleeMy ComLuv Profile

    alamendah Reply:

    Wah ada yang ngreview tulisan saya, nih.

    Kalau sempat, ditunggu untuk ikutan resik2 di biru hati biru bumi | biru selalu
    alamendah´s last blog ..Pemerintah Indonesia Tawarkan Harimau Sumatera Sebagai Peliharaan

    sudah masMy ComLuv Profile

  19. Comments  alamendah   |  Thursday, 04 February 2010 at 13:59

    Wuih pembunuh bayaran.
    alamendah´s last blog ..Pemerintah Indonesia Tawarkan Harimau Sumatera Sebagai Peliharaan

    takut ya masMy ComLuv Profile

  20. Comments  alamendah   |  Thursday, 04 February 2010 at 14:00

    Sadis sekali. pakai pisau, lagi

    Kalau sempat, ditunggu untuk ikutan resik2 di biru hati biru bumi | biru selalu
    alamendah´s last blog ..Pemerintah Indonesia Tawarkan Harimau Sumatera Sebagai Peliharaan

    sudah masMy ComLuv Profile

  21. Comments  alamendah   |  Thursday, 04 February 2010 at 14:01

    Untung cuman tikus sawah

    Kalau sempat, ditunggu untuk ikutan resik2 di biru hati biru bumi | biru selalu
    alamendah´s last blog ..Pemerintah Indonesia Tawarkan Harimau Sumatera Sebagai Peliharaan

    sudah masMy ComLuv Profile

  22. Comments  alamendah   |  Thursday, 04 February 2010 at 14:02

    Untung bukan satwa yang dilindungi dan terancam kepunahan

    Kalau sempat, ditunggu untuk ikutan resik2 di biru hati biru bumi | biru selalu
    alamendah´s last blog ..Pemerintah Indonesia Tawarkan Harimau Sumatera Sebagai Peliharaan

    sudah masMy ComLuv Profile

  23. Comments  Andi   |  Thursday, 04 February 2010 at 14:04

    aku jadi takut sama pakdhe…. :D
    Andi´s last blog ..Sedikit Membuka Diri

    sama mas, aku jugaMy ComLuv Profile

  24. Comments  alamendah   |  Thursday, 04 February 2010 at 14:07

    Tikus jadi berlimpah karena predatornya di”predatori” oleh manusia hingga ludes. Keseimbangan alam terganggu dan akhirnya pakdepun menjadi pembunuh bayaran.

    Mungkin kjalau saya yang bikin postingan akan kayak gitu, ya?
    hehehehe

    Kalau sempat, ditunggu untuk ikutan resik2 di biru hati biru bumi | biru selalu
    alamendah´s last blog ..Pemerintah Indonesia Tawarkan Harimau Sumatera Sebagai Peliharaan

    sudah saya hadirkan 7 personil kesana lho masMy ComLuv Profile

  25. Comments  chokey   |  Thursday, 04 February 2010 at 14:44

    Duh..deg-degan awalnya baca..jangan-jangan memang mantan pembunuh bayaran..heheeh ternyata emang mantan…namun itu dulu..hehe
    chokey´s last blog ..Cara Bisnis Tanpa Modal Ala Chokey

    sekarang juga masih, maka hati2 sama saya mas..My ComLuv Profile

  26. Comments  MasEDI Belajar NgeBlog   |  Thursday, 04 February 2010 at 16:31

    Wuih ngeri…. >.< ternyata Pakde :sadis:sadis:sadis juga :D Just kidding
    msti skrng klo ada gerombolan si tikus ktmu Pakde pasti langsung lari :ngacir tuh :Dv pizzz
    MasEDI Belajar NgeBlog´s last blog ..Hot News: Polling Masedi.net Cuma SCAM? Gak Ada Hadiahnya, Percaya?

    kalau gerombolan malah lebih gapang, ambil yang paling besar, trus tak pinjami helm cpm..ngacir deh semuanyaMy ComLuv Profile

  27. Comments  afwan auliyar   |  Thursday, 04 February 2010 at 16:35

    Wah, sanag pembunuh berdarah dingin neh :)
    salam pakde …
    afwan auliyar´s last blog ..search engine spider simulator, cara mengetahui kerja spider

    iya mas, karena musim penghujan je.salam hangatMy ComLuv Profile

  28. Comments  kang sugeng   |  Thursday, 04 February 2010 at 16:39

    xixixi… ternyata pakde dulu pemburu tikus juga ya, hahaha… piss pakde…

    yee kan lumayan hasilnyauntuk beli layangan mas

  29. Comments  marsudiyanto   |  Thursday, 04 February 2010 at 17:12

    Jangan2 yang dirumah saya itu pelarian dari Surabaya ya Pak…

    bener kalee mas,nggak ada job lagi jadinya

  30. Comments  dasir   |  Thursday, 04 February 2010 at 22:11

    Jiahahahaha..dasir kira apaan pak dhe..ternyata…Pembunuh Berdarah panas…salam
    dasir´s last blog ..Tips aman bertransaksi dengan kartu ATM:

    panas..panas..panas..cari uang laki-laki..he he heMy ComLuv Profile

  31. Comments  Kakaakin   |  Friday, 05 February 2010 at 00:53

    Hiks… Geli sama tikus… :(
    Sepuluh rupiah? duit segitu dulu pasti nilainya gede ya…
    Buat jajan ya, Pakdhe?
    Kakaakin´s last blog ..Menggores Dinding

    sudah gede karena uang saku sekolah SD waktu itu Rp.0,50, kita menyebutnya “setengah”.
    iya, buat jajan,beli layang dan mainan lainnya…..asyik deh dah dapat uang sendiri ha ha haMy ComLuv Profile

  32. Comments  LucySL   |  Friday, 05 February 2010 at 03:18

    Thank you, it’s very inspiring story about this post it might be very hospitable for students.
    Recently i needed resume. To my awesome surprise, resume was desirable the price I paid for it.

    Thaks for visiting this site.
    I’ll visit your site soon