Tali asihku sayang Tali asihku yang malang

Di sebuah blog milik seorang sahabat terdapat artikel berjudul Cemerlang BlogCamp 2010 (1st BlogCamp’s Anniversary 2010). Artikel ini mendapat komentar beragam dari pengunjungnya. Salah satu komentar yang menarik perhatian saya berbunyi :

“  nanya alamat bener ga tuh menang soalnya saya jg pernah dinyatakan menang, dah gt dah nanya alamat segala nyata2nya gada apa2 hadiahnya…maap cuma numpang koment boss “

Membaca komentar yang merangsang sukma tersebut saya merasa tidak enak dan sayapun memberikan komentar yang bersifat penjelasan.

Sdr ….( saya sembunyikan identitas ybs ) berkomentar :

” nanya alamat bener ga tuh menang soalnya saya jg pernah dinyatakan menang, dah gt dah nanya alamat segala nyata2nya gada apa2 hadiahnya…maap cuma numpang koment boss ”

Penjelasan saya :

1. Seperti yang sudah saya sampaikan dalam email yang menjawab email anda, saya jelaskan ulang sbb:

- Saya selalu memberikan tali asih seperti yang saya janjikan. Janji saya kepada anda juga sudah saya tepati dengan mengirimkan buku Writing Donuts ke alamat yang anda berikan.

- ternyata kemarin Buku itu kembali kerumah saya, alamatnya diberi coretan oleh pihak pos. Dalam sampul tsb juga dibuat catatan tanggal-tanggal pak pos kerumah anda yaitu tgl 6,7,8,9 Juli 2010. Tampaknya dirumah anda tak ada orang saat pak pos datang.

- Sebagaimana lazimnya, pihak pos akan mengembalikan surat kilat khusus kepada pengirim sebagai pertanggung jawaban mereka. Surat2 yang ada labelnya ( kilat khusus dsb) tak akan dilempar begitu saja kerumah anda jika tak ada orangnya.Surat tsb akan dibawa kembali oleh pak pos dan jika beberapa kali didatangi ternyata tak ada orang maka pak pos akan mer- retour surat tsb ke alamat pengirim.

- Menurut penjelasan anda dalam email jawaban atas email saya anda menjelaskan bahwa anda suami isteri bekerja.Dengan demikian maka anda tidak berada dirumah saat pak pos datang. Jika anda punya pembantu, mungkin pembantu anda didapur atau tidur sehingga tidak tahu kedatangan pak pos.

- Tali asih sudah saya kirim kembali kerumah anda dengan amplop doble. Amplop yang berada di dalam adalah amplop pertama ketika tali asih itu saya kirim agar anda tahu bahwa saya telah menepati janji saya. Amplop kedua adalah berisi alamat yang sudah anda tambahi dengan RT/RW yang dulunya tidak ada. Mudah2an anda sudah memberi tahu pembantu anda agar siaga didepan rumah.

2. Perlu saya jelaskan bahwa harga buku itu hanya sekitar 30 ribu, harga itu sangat kecil jika dibandingkan dengan harga diri saya. Dan oleh karenanya saya tak akan merusak harga diri saya hanya karena uang sebesar 30 ribu.

3. Bagi saya, mengingkari janji adalah hal yang saya hindari karena hal tsb bisa merusak kredibilitas. Namun tentu saya tidak bisa mengontrol perjalanan seluruh tali asih yang sudah saya kirimkan.

Demikian penjelasan saya. Jika ada sahabat yang belum menerima tali asih harap langsung memberi tahu saya agar saya bisa mengirimkan ulang tali asih tersebut.Saya dan pak pos adalah manusia biasa. namun saya berusaha sekuat tenaga agar saya tak mengingkari apa2 yang sudah saya janjikan.

Terima kasih mas Edi sudah memberi saya tumpangan untuk menjawab komentar sdr….( nama ybs saya sembunyikan)

Salam hangat dari Surabaya

Lalu saya tambahi komentar berikutnya.

Sebagai tambahan, saya sudah mengirimkan puluhan atau bahkan ratusan tali asih kepada sahabat. Ini saya lakukan dengan hepi dan saya sangat menyenanginya.

Kasus surat atau tali kasih kembali bukan hanya sekali ini, ke Bandung bahkan sampai 3x bolak-balik, itupun tetap saya kirim balik. Sampai akhirnya sahabat blogger ganti alamat, dan akhirnya tali asih itu sampai ke alamat. Mungkin tetangga atau pemilik rumah tidak ada atau tidak kenal dengan si blogger he he he.

Jangankan hanya di Jakarta, saya pernah mengirim tali asih ke mbak Wieda yang tinggal di Kanada dan Alhamdulillah sampai dengan selamat. Ini membuktikan bahwa saya tak pernah main-main dengan yang namanya janji.

salam hangat dari Surabaya

Selain menulis komentar tersebut diatas, sahabat ini juga mengirim email kepada saya yang mempertanyakan soal tali asih dimaksud.

“………….mohon diberi penjelasan, bukannya saya mengharapkan lebih pak tetapi perlu disadari bahwa apapun yg telah kita telah katakan dan janjikan hendaknya itu ditepati, tp kalopun tidak, tidak menjadi persoalan bagi saya….”

Membaca email ini sayapun membalasnya

Saya sudah menepati janji itu dan sudah mengirim bukunya kealamat anda
Pak pos memberikan catatan bahwa tgl 6,7,8, dan Juli 2010 sudah
mengirim ke alamat tapi ternyata dikembalikan karena mungkin orangnya
tidak ada atau alamat nya salah.

Buku akan segera saya kirim lagi jika anda memberikan alamat yang
benar agar saya tidak bolak-balik mengirim buku.Buku akan saya
kirimkan dengan sampul dobel agar anda ahu bahwa saya sudah menepati
janji itu. Bagi saya janji adalah hutang dan saya tak pernah
mengingkari janji. Harap saudara mengerti.

terima kasih
salam


Sahabat tadi membalas

” …….memang saya dan istri berdua kerja, jadi tidak ada org dirumah, itu sebabnya mungkin tdk sampai dirumah, tp biasanya ada pembantu saya di jam2 tertentu dari pagi-siang ……..”

Tindakan saya : mengirim ulang tali asih tersebut ke alamatnya. Tali asih lengkap dengan amplop yang dicoret-coret oleh pak pos saya masukkan kedalam sebuah amplop lagi plus alamatnya yang sudah ditambahi RT dan RW ( alamat aslinya tanpa RT/RW).

Semoga sahabat tadi sudah pesan wanti-wanti kepada pembantunya agar menunggu pak pos yang akan datang sehingga tali asih itu tidak dikembalikan lagi ke Surabaya.

Sahabat tercinta,

Saya tulis artikel ini bukan untuk gagah-gagahan tetapi sebagai hak jawab saya atas komentar dan email sahabat tadi. Hal ini saya anggap penting agar para sahabat yang lain mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

Beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada para sahabat adalah :

1. Dalam hal tali asih, saya tidak main-main.  Walaupun tali asih itu harganya memang tidak seberapa, tetapi itu adalah hak yang harus saya sampaikan kepada sahabat yang memang berhak untuk menerimanya.

2. Saya berpedoman ” Rujak Bandung – Berani buka ya berani menanggung “, artinya saya menanggung atas kontes yang saya selenggarakan. Jika saya berkata akan memberikan tali asih maka saya wajib memberikannya.

3. Sebagai manusia biasa yang tak sepi dari salah dan lupa tentu ada saja hal-hal tehnis yang menyebabkan keterlambatan tali asih dirumah sahabat. Bagi sahabat yang tinggal nun jauh disana, mungkin perjalanan tali asih harus menggunakan pesawat terbang+mobil+perahu+kurir sehingga waktunya mungkin lama. Harap dimaklumi jika saya hampir selalu menggunakan fasilitas Pos Kilat Khusus.

Selanjutnya saya menghimbau kepada para sahabat hal-hal sebagai berikut :

Admin BlogCamp diperankan oleh model

1. Pada saat mengumumkan para penerima tali asih, hampir selalu saya tambahi kalimat berbunyi ” Selamat kepada para penerima tali asih. Silahkan mengiriman nama dan alamat lengkap melalui email : decholik@gmail.com untuk keperluan pengiriman tali asih “

Kalimat ini juga bukan sok-sokan, tetapi nama dan alamat lengkap sungguh penting bagi pak pos.

2. Tentu tidak ada larangan jika sahabat ada yang menggunakan username ” Kalong Hitam”, ” Lion on the Table “, ” Ac238″, ” Blogger Perkasa” atau ” Blogger Bening”, dan lain sebagainya. Namun pada saat berhubungan dengan tali asih sebaiknya menggunakan nama terang atau nama asli. Mengapa demikian ?

Begini masalahnya : Jika sahabat sedang tidak berada dirumah, lalu pak pos datang mengantar surat. Mungkin yang mnenerima adalah orang tua, kerabat, famili, sopir, pembantu, dan lain sebagainya. Saat pak pos menyerahkan surat, ada kemungkinan si penerima akan berkata : ” Pak, nama Black Dhut ini nggak ada disini “. Pak pos menjawab ” Tapi ini alamatnya benar kan ?”. Family atau pembantu sahabat akan ngotot ” Alamatnya sih benar tapi disini nggak ada nama Black Dhut itu, jangan-jangan itu isinya bom atau ganja ya pak !!”

Akhirnya pak pos mengalah dan mengembalikan tali asih itu ke Surabaya.Ampyuuuuun kan.

3. Tidak ada kewajiban bagi sahabat untuk membuat postingan khusus atas tali asih yang sudah diterima. Namun saya akan berterima kasih jika sahabat memberi tahu saya melalui email atau sms yang menyatakan bahwa tali asih sudah atau belum diterima. Sekali lagi, tidak ada kewajiban bagi sahabat untuk membuat postingan khusus tentang tali asih. Jika sampai saat ini ada sahabat yang belum menerima tali asih atas kontes2 terdahulu silahkan mengabari dan akan saya kirim ulang.

4. Khusus untuk kontes Riri BlogCamp yang baru saja usai, hampir 75 % tali asih sudah saya kirimkan, masih ada beberapa tali asih yang akan saya kirim besok pagi dan juga ada 1-2 tali asih yang masih menunggu nama dan alamat pemenangnya. Mohon kesabarannya.

5. Kepada sahabatku yang saya ceritakan diatas, anda jangan kapok mengikuti kontes atau berkunjung kemari. Anda tetap sahabat dan aset yang penting bagi saya dan juga penting bagi kelangsungan hidup  blog ini. Perbedaan ini janganlah memutuskan tali silaturahmi diantara kita. Percayalah bahwa artikel ini hanyalah merupakan bentuk hak jawab atas komentar terbuka anda. Peace !!!

Sahabat tercinta,

Itulah yang ingin saya sampaikan, terima kasih atas kesabarannya untuk membaca artikel ini. Dalam menyelenggarakan sebuah kontes dan memberikan tali asih, sungguh saya menikmatinya karena hal itu membuat saya begitu bahagia. Harap sahabat  ketahui setiap kali pemenang kontes saya umumkan dan ada sahabat yang berkomentar ” yah, kaleng susu nona belum berpihak kepada saya “, saya sungguh ingin meneteskan airmata. Saya memang mantan serdadu, tapi hati saya tak bisa berbohong bahwa saya memang agak cengeng.

Salam hangat dari Surabaya.

**

Artikel Terkait

30 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. nuansa pena says:

    Semua sudah dilakukan PakDe, semoga yang belum terima tali asih sabar dan bila belum terima segera konfirmasi! Semua bisa diselesaikan dengan komunikasi! Tentunya silaturahmi tetap terjaga seperti harapan PakDe! Salam PakDe!

    setuju mas
    nuansa pena´s last [type] ..Bagaikan pagerank- rasa menunjukkan tingkat kedekatan kita dengan Allah!

  2. PakDhe sayang…………
    bawa sini saja orangnya,biar aku yg jitak heheh……..

    aku sering dpt tali asih dr PakDhe, alhamdulillah, krn alamatku lengkap dan pakai nama asli, gak pernah nyasar tali asihnya atau balik arah lagi ke Surabaya.

    Semoga kejadian ini bisa memperkaya hati kita, bahwa ternyata tdk semua niat baik itu, diterima dgn baik pula.
    I L U Dhe…………
    salam

    Waduh, kok sampai njungkel gitu sih….sabuk item emang mantaf

    bundadontworry´s last [type] ..Ide Menghabiskan Akhir Pekan Dirumah

  3. alamendah says:

    (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    Alhamdulillah tali asih buat saya selalu mendarat kepangkuan dengan aman, Pakde.

    Surabaya dengan rumah kakangmas kan gak gitu jauh
    alamendah´s last [type] ..Indonesia Tuan Rumah Simposium Ilmuwan Biologi dan Konservasi

  4. alamendah says:

    (Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
    Wah, samapai lupa belum kirim alamat….

    jangan kirim lagi kalau belum pindah ke alamat yg baru mas
    alamendah´s last [type] ..Anggrek Tebu Grammatophyllum speciosum Anggrek Terbesar

  5. alamendah says:

    (Maaf) izin mengamankan KELIMAAAX dulu. Boleh, kan?!
    Langsung tak kirim alamatnya, Pakde

    tali asih sudah saya kirim tadi pagi mas
    pakai alamat yang lama

    alamendah´s last [type] ..13 Negara Rumuskan Landasan World Tiger Summit

  6. Surya says:

    Ya udah… tali asihnya dikirim ke saya aja Pak De… :)

    iya deh, mungkin lbh bermanfangat

  7. nh18 says:

    Pak De …
    Saya bisa mengerti … mengapa komentar tersebut “merangsang sukma” Pak De …

    Dari awal saya berkenalan dengan Pak De … Intuisi saya berkata bahwa Pak De itu orang yang tidak akan pernah main-main dengan janjinya … dibalik canda dan kata-katanya yang ringan dan grapyak … sungguh tersimpan suatu “responsibility” yang 100% reliable … Lihat Tagnya … Ngeblog Sing Enak nanging gak sak enaknya …
    Dan pak De selalu mengejawantahkan Slogan itu dengan elegan dan bertanggung jawab …

    Dan untuk Saudara/i komentator tersebut …
    Untuk diketahui …
    Saya beberapa kali menerima Tali Asih dari Pak De …
    Semua sudah saya terima dengan selamat … Dan itu jaraknya tidak lebih dari 4 hari setelah pengumuman suatu kuis itu di tayangkan di blog ini …

    Sekali lagi … Pak De itu bukan orang sembarangan … meskipun Blog Beliau baru berusia satu tahun namun Pak de itu bukan “anak kemarin sore” …
    Beliau sudah banyak asam garam dunia … banyak hal yang bisa kita pelajari dari beliau …

    Salam saya Pak De …
    Salam saya Saudara/i komentator …
    (sekali lagi … saya tidak bermaksud memuji-muji Pak De atau bagaimana … Namun Beliau adalah Seseorang yang sangat memegang komitment)

    Karena itulah sekarang saya sudah mengurangi makan asam dan garam Oom
    maklum sudah semakin sepuh ha ha ha ha
    Komitmen itu penting Oom, kalau kita suah nggak dipercaya sama orang lain, payahlah hidup kita

    nh18´s last [type] ..LAGU INDAH

  8. marsudiyanto says:

    Terkadang ada yang nggak teliti atau ekstrimnya menyepelekan hal2 yang sudah Pak Cholik tuis di persyaratan.

    Atau juga ada yang kurang atau nggak mau mengerti tentang alamat yg berhubungan dengan paket.

    Nggak tau juga knapa kok suka sekali sembunyi di nama2 aneh semisal “Kucing Garong”, “Jambu Mete”, “Gadis Berjenggot” atau nama nggegirisi lainnya.

    Saya juga nggak gagah2an, tapi saya lebih bangga pakai nama asli saya.

    Tapi ini pendapat saya. Yang lain gak harus berpendapat.
    maju terus BlogCamp, Sejahtera terus Pak Cholik…

    Hadiah yang ke alamat saya kayaknya aman dan lancar…
    Sampai2 Pak Posnya hafal

    Pak Pos sampai minta dibuatkan kode2 html ya mas ha ha ha ha
    marsudiyanto´s last [type] ..Saling Memahami

  9. anex says:

    kasih saya ajah pakdhe tali asihnya.
    hehhehehe.

    boleh2…
    pilih aja dan kirimkan nama plus alamatmu yang lengkap dan akurat

    anex´s last [type] ..Aku adalah Yang Kau Butuhkan

  10. agoenk70 says:

    ada yah orang yang sampe segitunya brrrr…
    tali asih dari pakde berkali2 selalu nyampe dengan selamat kho di rumah. terima kasih banyakyah pakde..

    asal nama dan alamat jelas Insya Allah sampai

  11. nakjaDimande says:

    Duh, aku prihatin banget klo ada yg gak sopan gitu ke Pakde tersayang.

    sebaiknya klo belum terima tali asih, bisa kirim sms atau email.. nanyain baik2 sama Pakde. jangan komen di blog orang lain begitu.

    **Mas itu musti kenalan dulu sama Genduk kayaknya.

    jangan kasih tahu genduk yank…
    malah bikin runyam tuh Genduk..

  12. siroel says:

    busyet dah tu orang, ckckckck,,, parah bgt euy…

    Farah Queen maksudnya ?? Bukan kok

  13. fara says:

    Huwaaaa
    saya aja yang baca jadi terharu pakdeee
    Semangat semangat semangat…!!!!

    bagian mana yang membuat terharu nak ??
    fara´s last [type] ..Know more about me 1

    • fara says:

      itu, bagian ikhtiar pakde yang sampe mengirimkan tali asih berkali kali sebagai wujud komitmen pakde dan blog camp..
      wajib ditiruuu,,
      semangat pakde..!!

      yuk semangat terus biar badan jadi hangat….
      fara´s last [type] ..Know more about me 1

  14. sangsaka says:

    waaaaaaahhh Bunda main jitak2an yaaaaaaaa… tatuuuutttttttt

    ssst..pensiunan tapi pemegang sabuk hitam..
    DAN IV lho mas

  15. sangsaka says:

    dan begitulah kesalahpahaman sering terjadi… kita harus bersikap bijak dalam menyelesaikan setiap masalah… dalam kasus ini kita mesti saling instrospeksi diri dan berbaik sangka…

    setuju….
    jangan membuka front yang tidak perlu…..

  16. Nduk says:

    Itulah yang ngebuat hidup jadi warna-warni Dhe… ^_^

    Dengan komentarmu ini aku semakin ingin memelukmu agar hidupku semakin indah dan warna-warni
    I love you, Cat Woman !!!

  17. Oyen sudah kurus says:

    itulah mengapa kita musti mikir dulu sebelum bicara ya Pak Dhe, cek dan ricek dulu sebelum ngambil kesimpulan, dan legowo dulu sebelum jengkel…

    makasih Pak Dhe sudah berbesar hati menghadapi fans yang luar biasa begitu, semoga jalinan silaturahimnya semakin erat gara2 peristiwa itu :)

    salam sungkem dari Oyen :)

    amin…..
    Oyen lagi di jember atau pasuruan atau Probolinggo ??

  18. advertiyha
    Twitter:
    says:

    saking sebelnya, saya langsung labrak tuh orang di komeng yang sama! biar malu tu bocah,, hehehe.. “kalo gak sopan, jangan pernah pengen punya teman!!”

    sukses terus buat Blogcamp n pakdhe tersayang.. :)

    waduuuuh, kok dibilang bocah tho…

    advertiyha´s last [type] ..Headline Repoeblik Mimpi…

  19. Bundooooo…..jangan….
    nanti Genduk khan main bawa golok aja………..
    bisa gawat deh……………
    salam

    Genduk sih gak segitunya mbak
    ada stik golf bekas kok…

    bundadontworry´s last [type] ..Ide Menghabiskan Akhir Pekan Dirumah

  20. jumialely says:

    Hiks… Hiks… HIks…. Tega Ngimel gitu ke pakde khuuuu

    Tapi sms saya bener kan pakde.. “Bukan sayaa..!”

    kirain pakd kemaren nuduh saya lho…..

    sabar pakdeeeeee

    yang pasti pakde bak merpati yang tak pernah ingkar janji, aku masih menunggu kotak besar yang akan di antar oleh trukkk dari Surabaya. Mungkin Isinya Honda Jazz

    Sabar Pakde cayankkk

    bukan honda jazz tapi kerongcong dangdhut remix regee kok

  21. jumialely says:

    saya harus nyiapin lemari buat tali asih-tali asih yang selalu datang ke rumah, bahkan bertanya.. ini siapa main kirim-kirim paket terusss…. pacarmu ya di Surabaya….

    aku ngakak pwollll pakde, apa ga baca itu tulisannya kepada Ibu Jumialely, eleh…….

    padahal yang ngomeng2 biasanya buka duluan paketnya pakdeeeee lho, saya cuma kebagian second hand :)

    sekeluarga say thanks untuk pakde yang banyak berbagi hidup melalui buku kepada saya

    kalau alamat resmi saya pakai ” Ibu, atau Bapak ”
    padahal kalau sms an kita panggil sayang-sayangan yo yank….

  22. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Saya malah nggak bisa hitung lagi berapa Tali Asih yang sudah saya dapatkan disini.
    Makasih banyak PakDe.

    saya juga bang, alamat blogger saja sampai susah mencarinya…
    Bang Iwan´s last [type] ..Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak Ajakan Posting Kolaborasi

    • jumialely says:

      saya masih bisa ngitung bang, takutnya kalo ga bisa ngitung dipecat jadi guru :D

      kalo lemarinya udah ndak cukup kirim ke medan ya bang

      mborong tali asih…gile bener

  23. munir ardi says:

    aku juga sudah dpat yang penting lengkaplah alamatnya

    walau jauh tetap sampai ya bang
    munir ardi´s last [type] ..Advantages and Disadvantages of Technology

  24. munir ardi says:

    selamat pagi buat semua pemenang

    selamat dan sehat bagi kita semua
    munir ardi´s last [type] ..Advantages and Disadvantages of Technology

  25. tukangpoto
    Twitter:
    says:

    Lengkap banget penjelasannya,pakde. Tali asih dari pakde nggak pernah nyasar dan selalu saya terima dengan baik.
    Makasih,de.

    Tali asih RiRi Blogcamp juga sudah saya kirim via Kilat Khusus mas
    harap ditunggu yaa

    tukangpoto´s last [type] ..Hari-hari terakhir bersama bapak

Bad Behavior has blocked 798 access attempts in the last 7 days.