Cacing dan Pemancing

Ketika masih duduk di bangku SD sampai SMP saya suka ikut mancing ikan, baik di kolam belakang rumah maupun di sungai Brantas yang letaknya tak terlalu jauh dari rumah..

Salah satu pemancing yang saya panggil Pak Mun, sering membuat saya heran ketika memasang cacing pada mata kail. Cacing yang sudah dipotong kepala dan ekornya dimasukkan kedalam mata kail untuk diumpankan kepada ikan. Setelah posisinya pas, kail yang ada cacingnya itu didekatkan ke mulutnya, lalu cuh..cuh..cuh… cacing itu diludahinya. Saya tidak tahu untuk apa cacing itu diludahi. Saya suka geli melihat adegan itu. Kasihan si cacing, sudah badannya disiksa dengan ditusuk mata kail, eeee….diludahi pula. Benar-benar perilaku yang anti kebinatangan.

Saudara-saudara,

Dalam kehidupan di dunia ini, mungkin juga ada manusia yang kelakuannya seperti itu. Bayangkan, setelah manusia lain tubuhnya disiksa, masih juga diberi bonus kalimat yang menyakitkan hati “ Dasar manusia kerbau, otak gak dipakai. Kamu pasti goblok sejak dalam kandungan. Mengerjakan tugas remeh-temeh saja tidak becus !! “.

Biyuh…biyuh….sakit lahir batin bho.

Jangan-jangan ada juga TKI yang disiksa lalu dihina oleh majikannya diluar negeri sana. Semoga TKI kita mampu menunjukkan ketrampilan dalam bekerja , berakhlak  baik , mempunyai harga diri dan mampu mempertahankan diri dari siksaan dan hinaan bangsa lain. Amin

.

Foto : Terima kasih kepada  Dian Pamela

.

.

.

41 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. eserzone says:

    Kalau TKI kita sudah disiksa kemungkinan besar sih dihina juga bro…. Kasihan juga nasib para TKI kita

    harus disiapkan secara baik dan benar
    eserzone´s last [type] ..Cafebisnis- Panduan Belajar Bisnis Internet

  2. ais ariani says:

    aku gak pernah mancing…
    pernahnya memancing keributan
    hehehehehhe..
    salaaam hormat pakDheee
    ais ariani´s last [type] ..jangan bilang siapa – siapa

Bad Behavior has blocked 818 access attempts in the last 7 days.