Ketika sedang duduk santai di gardu siskamling, Cak Ngaderi memberi tahu Cak Dasrun : ” Cak, sampeyan tadi dicari oleh Cak Marmood, katanya sih mau pesan paving untuk halamannya. Cak Marmood pesan kalau ada waktu sampeyan disuruh menemuinya sambil membawa contoh paving, dua macam “.
Mendengar penuturan sahabatnya itu, Cak Dasrun yang baru saja merintis bisnis pembuatan dan penjualan paving lonjak-lonjak kegirangan. ” Kalau pavingku laku, beres cak, tak kasih uang dengar “, kata Cak Dasrun sambil ngeloyor pergi.
Tak lama setelah Cak Dasrun balik kerumah mengambil paving, Cak Marmood datang ke gardu siskamling, lalu ngobrol dengan cak Ngaderi. ” Cak Marmood, tadi cak Dasrun mencari sampeyan, katanya mau membuat perhitungan dan akan menyelesaikan masalahnya secara jantan, emangnya ada masalah apa sampeyan dengan Cak Dasrun ?”, tanya Cak Ngaderi mengawali pembicaraan empat mata di gardu siskamling.
” Lho, masalah apa sih ? Masa masalah yang sudah basi mau diungkit-ungkit lagi. Kami kan sudah baikan. Lagian itu dulu kan masalah anak-anak, masa orangtua mau ikut campur masalah anak kecil. Mereka sudah baikan dan bermain-main bersama lagi kok orangtua mau berkelahi “, jelas Cak Marmood. Read More »