Ketika saya sedang duduk diteras rumah di kampung-Jombang yang asri, seorang pengamen yang masih tergolong muda dan berambut agak gondrong masuk ke halaman. Lalu ..jrenk..jrenk…”..o0000000000000000hhhhhhh…”
” Sebentar mas !!”, kata saya menyela lagunya. Diapun berhenti jrenk…jrenk..
” Duduk sini mas, yuk kita duet “, ajak saya untuk menyanyi bareng. Lumayan kan sambil nyanyi berduet diiringi gitar.
Eh..dia tetap berdiri.
” Maaf oom, saya tidak begitu bisa menyanyi dan main gitar “, katanya sambil ngeloyor begitu saja padahal belum saya kasih uang.
Saya bengok-bengok : ” Eh ini uangnya mas !!”, teriak saya sambil mengibar-ngibarkan selembar lima ribuan. Read More »