Mis-Persepsi
Sebuah tawaran menarik datang dari Sahabat Blog kita semua … Pak De Cholik … dalam rangka menyambut postingan ke 1000. Beliau mengajak kita untuk menuliskan pengalaman yang tak terlupakan. Salah satu syaratnya adalah belum pernah dipublikasikan di Blog manapun, termasuk di Blog Sendiri. Saya rada berkerut … karena terus terang saja … sebagian besar Pengalaman Berkesan sudah saya tulis di Blog saya. Perkenankan kali ini … saya mencoba untuk menulis satu kisah kecil yang lain … yang mungkin biasa saja … tapi bagi saya pribadi sangat berkesan
Peristiwa ini terjadi pada tahun 1991.
Pada masa awal-awal saya bekerja di Perusahaan ini. Saya bekerja kantor pusat kami di Surabaya
Waktu itu atasan saya meminta saya untuk mengadakan semacam “Market Visit” … kunjungan pasar singkat ke Padang dan Bukit Tinggi.
Pada masa awal-awal saya bekerja di Perusahaan ini. Saya bekerja kantor pusat kami di Surabaya
Waktu itu atasan saya meminta saya untuk mengadakan semacam “Market Visit” … kunjungan pasar singkat ke Padang dan Bukit Tinggi.
.
Saya dijemput di Bandara (waktu itu masih di Tabing ) oleh seorang Driver dari Kantor Cabang perwakilan perusahaan kami di Padang. Sebut saja namanya PUR. Jadilah seharian itu saya jalan ke Pasar dengan diantar oleh PUR ,,, yang juga bertindak sebagai penunjuk jalan sekaligus penerjemah … jika ada bahasa yang saya tidak mengerti.
Singkat kata tugas hari itu selesai sudah … sekitar jam setengah lima saya minta diantar ke Hotel tempat saya menginap. Dan saya bilang pada PUR bahwa acara hari ini selesai dan saya minta dia untuk kembali ke Kantor Cabang Padang. Tempat dia sehari-hari bertugas.
Lalu dia bilang : “saya stand by di Hotel ini saja pak … mana tau bapak nanti malam mau keluar makan malam, jalan-jalan seputar kota Padang atau mau membeli oleh-oleh khas Sumbar”
Dan saya pun menolak halus … ” Sudah tidak apa-apa … kamu balik ke kantor saja … saya bisa jalan sendiri kok nanti malam …”
PUR lantas terdiam lama … wajahnya seketika berubah murung … sedih … seperti ada sesuatu yang difikirkannya …
Dia tiba-tiba berujar … “Pak NH … mohon maaf sekiranya saya punya salah … mohon maaf jika saya tidak bisa melayani Bapak dengan baik hari ini … PUR mohon maaf juga jika ada tindakan dan perkataan PUR yang menyinggung Bapak … sehingga Bapak tidak mau saya antar lagi “.
“Jika berkenan mohon Bapak kasih tau saya … apa salah PUR … sehingga bapak menyuruh PUR pulang ke kantor … supaya PUR bisa perbaiki diri “
Lho kok jadi begini … mengapa ini …???
PUR mungkin merasa … saya tidak mau lagi memakai jasanya … Karena saya tidak puas dengan pelayanan si PUR atau yang semacamnya.
PUR mungkin merasa … saya tidak mau lagi memakai jasanya … Karena saya tidak puas dengan pelayanan si PUR atau yang semacamnya.
Padahal yang sesungguhnya adalah … Saya ini tidak terbiasa untuk merepotkan orang lain … apalagi PUR juga pasti punya tugas lain. Dan rasanya tidak enak bagi saya untuk menggunakan fasilitas kantor cabang ini (Mobil dan Driver) untuk keperluan pribadi …
Namun ternyata hal ini ditanggapi lain oleh PUR.
Rupanya PUR memang ditugaskan oleh Manager Cabang Padang untuk mendampingi saya … kemanapun saya mau … kemanapun saya hendak pergi sehari-semalam itu … termasuk juga untuk makan malam dan mungkin mencari oleh-oleh … Pendek kata … mungkin perintahnya adalah … Jangan Biarkan Tamu jalan sendiri … Ini sebuah wujud penghormatan mereka pada saya sebagai tamunya …
Adalah suatu kehormatan bagi PUR untuk mengemban tugas ini.
Mungkin bagi orang-orang semacam PUR … Perintah atasan adalah suatu hal yang patut dia emban dengan penuh kehormatan.
Dan dia merasa GAGAL … kalau kita … yang menjadi tamu untuk dilayani … tidak puas dengan pelayanannya …
Mungkin bagi orang-orang semacam PUR … Perintah atasan adalah suatu hal yang patut dia emban dengan penuh kehormatan.
Dan dia merasa GAGAL … kalau kita … yang menjadi tamu untuk dilayani … tidak puas dengan pelayanannya …
Padahal sesungguhnya tidak ada yang salah pada PUR saat itu … dia dengan tangkas dan cekatan melayani saya selama saya market visit.
Akhirnya saya belajar …
Bahwa bisa jadi … Niat baik kita ini … untuk tidak mau merepotkan Orang lain atau dalam hal ini adalah personil Kantor Cabang itu … malah dipersepsikan lain oleh yang bersangkutan …
Bahwa bisa jadi … Niat baik kita ini … untuk tidak mau merepotkan Orang lain atau dalam hal ini adalah personil Kantor Cabang itu … malah dipersepsikan lain oleh yang bersangkutan …
.
Sekitar Lima Bulan kemudian …
Saya diminta lagi oleh atasan saya untuk kembali ke Padang … namun kali ini bukan untuk sekedar Market Visit … tetapi malah untuk menetap dan bekerja sementara waktu di Kota nan indah itu … and yes … saya bertemu dengan PUR kembali …
Akhirnya PUR menjadi sahabat saya yang pertama di kota ini …
Saya diminta lagi oleh atasan saya untuk kembali ke Padang … namun kali ini bukan untuk sekedar Market Visit … tetapi malah untuk menetap dan bekerja sementara waktu di Kota nan indah itu … and yes … saya bertemu dengan PUR kembali …
Akhirnya PUR menjadi sahabat saya yang pertama di kota ini …
Dan kita sudah bisa saling mengerti kali ini …
PUR pun akhirnya mengerti bahwa … Pak NH itu memang tidak suka merepotkan orang lain … dan tidak ada yang salah dengan pelayanannya waktu itu …
NH pun akhirnya juga mengerti bahwa … sekali sekala … kita tidak boleh menampik kebaikan orang lain … apalagi tuan rumah … karena bisa jadi ini merupakan kehormatan tersendiri bagi mereka … bisa melayani tamunya …
NH pun akhirnya juga mengerti bahwa … sekali sekala … kita tidak boleh menampik kebaikan orang lain … apalagi tuan rumah … karena bisa jadi ini merupakan kehormatan tersendiri bagi mereka … bisa melayani tamunya …
Begitu kira-kira ???
Salam saya
—
.
Pengalaman mengesankan diatas ditulis oleh Oom Nanang Hernanto a.k.a NH18 .Seorang Trainer yang tinggal di Tangerang Selatan
Yang punya hobby bermusik
khususnya Lagu Anak dan Lagu Daerah (hehehe)
Pernah menjadi juri, model dan termasuk loyal participant pada kontes maupun kuis yang diselenggarakan oleh BlogCamp Group.Dua kali kopdar dengan saya
.
.
.


Twitter: gaphe
says:
Sebetulnya asal ngomong maksud dan niat baik pak NH18 ke pak PUR, semestinya PUR bisa nerima keadaan.. dengan begitu toh pada akhirnya jadi sahabat juga kan. setidaknya nanti kalo pak NH ke Padang lagi bisa ada yang diandalkan.
Gaphe´s last [type] ..Surprize- Surprize- And Surprize!!
jadi inget kisah waktu smp dulu…aku juga pernah ga teguran sama sobatku sendiri.
pas ditanya :”kenapa kamu marah sama aku?”…eh dianya balik bilang:” bukannya kamu yang lagi marah sama aku?”
akhirnya kita ketawa-ketiwi deh…mis-persepsi gara-gara ga ngobrol
wah maksud baik malah di kira ngak baik. ihihi. salah sangka dong inti nya. PUR mantap tuh. bertanggung jawab dan baik. nice post
bayu´s last [type] ..Review film Battle Los Angele dan Jalan Sore bahagia
Twitter: Ridha_Alsadi
says:
meski mis-persepsi tapi itu menunjukkan kesungguhannya dalam mengerjakan tugasnya. Selalu berusaha memperbaiki diri menuju yang lebih baik. nggak semua kan bisa seperti dia. Dan sungguh beruntung om NH bisa bertemu dan mendapatkan pelayanan dari orang sebaik dia.
bangauputih´s last [type] ..Gundulz Twins
dari mis presepsi bisa dijadikan pengalaman hidup ya Om
Lidya´s last [type] ..Penghasilan Pertama dari Mizan
betul pak..kadang kantor cabang/perwakilan itu begitu baik melayani orang pusat, tp orang pusat tdk sebegitunya nganterin tamu cabang/pwk kesana kemari…(dilema ya pak, kantor pusat tamunya banyak). Dan driver2 cabang/pwk seperti sangat senang jk kita bisa diantarkan keliling oleh mereka…
om trainer seperti suami saya..suami saya jg trainer kantor pusat…he kantor pusat apa ya om?sapa tau sama,,
rupanya kebiasaan di suatu tempat tertentu, itu selalu berbeda ya Mas Enha dgn kebiasan kita sendiri.
Pur malah merasa ada kekurangan dlm melayani Mas Enha.
padahal Mas Enha sendiri , krn tdk mau merepotkan orang lain
hahahahaaa……….
untung akhirnya , malah jadi sahabat ………senangnya……….
salam
perlu diselesaikan di kantin, ngopi sambil ngepul
pasti gayenk….
Twitter: yuninukti
says:
Hmm.. kalau saya yang menjadi PUR waktu itu, mungkin akan berpikiran begitu juga Om, ditambah lagi ada rasa takut kalau-kalau, sang tamu melaporkan hal ini pada atasa, bisa-bisa kena omelan dari Bos, ga bisa mengemban tugas dengan baik..
gara-gara mis-persepsi malah jadi sahabat kental
Jadi ceritanya begitu ya Om NH, salah duga aja. Tapi sekarang malah jadi sahabat? hehehe…
oom nh kan memang baik
Twitter: Ikkyu_san
says:
Untung PUR bertemu orang seperti mas NH yang memang tidak mau merepotkan. Banyak pejabat pusat yang sering semena-mena “memperbudak” pegawai semacam PUR ini. Belum lagi kalau istri si PUR musti mendampingi Istri Pak Pejabat, masuk keluar departemen store. Mending kalau bayar sendiri, yang banyak kasusnya dibayarin oleh kantor cabang. Aaah aku sudah kenyang dengar cerita seperti itu dari ortuku. Ngga di dalam negeri, di luar negeri juga sama :)
EM
bener tuh, orang pusat kalo datang ke daerah mestinya menyegarkan, bawa oleh untuk orang daerah, terutama yang berada di remote area.
Pasti akan menimbulkan kesan yang mendalam.
Orang daerah ya menyiapkan laporan, ya menyiapkan oleh2…..halah…halah….
Ikkyu_san´s last [type] ..Besokpun Kami Tunggu
Twitter: Ikkyu_san
says:
Yahhhh slot nya tinggal 2 ya? Ngga keburu menulis gara-gara tsunami :(
Lain kali aja deh, pasti udah banyak yang ngantri juga.
(sambil ngintip jumlah posting aku masih 105 lagi menuju 1000… ngebut ah pakai shinkansen hehehe)
EM
justru sekarang gak ada yang ngantri karena semua sudah saya plot pada tanggal tertentu jeng.
silahkan mengisi lho, masih ada 2 slot tuh.
Ikkyu_san´s last [type] ..Besokpun Kami Tunggu
Twitter: iyhanakho
says:
Persahabatan yang indah, dengan dasar ketulusan.. :)
pak PUR, sangat bertanggung jawab,, salute..
mis Persepdi memang sering terjadi ya Oom, tapi kalo para pihak bisa saling mengerti, hal itu malah akan jadi catatan yang justru tak terlupakan, seperti yang Oom tulis ini…
salam sayang Oom…
komunikasi pentimg yo wuk
Twitter: kakaakin
says:
Memang nggak enak banget kalo ngerepotin orang. Khawatirnya orang itu sebenarnya lagi sibuk, namun disempat2in menemani kita… :)
tetapi di instansi2 biasanya memang ada staf yang tugasnya menemani tamu
bahkan ada juga anggota yang sehari-hari berada di Bandara karena memang itu kerjanya
Kakaakin´s last [type] ..Chubby vs Tirus
Bisa bersahabat dengan Om Trainer, sebuah kebahagiaan dan kebanggaan tentunya. Semoga, tanpa harus melewati mis persepsi, mis komunikasi, mis universe dan mis-mis lainnya :), saya bisa bersahabat dengan Om NH dengan satu niatan, saling mengingatkan, menguatkan dan juga mendoakan. amin. Insya Allah.
sayapun happy bisa berkenalan dan bersahabat dengan beliau mas
Abi Sabila´s last [type] ..Bukan Itu Yang Kumau
Twitter: andre_etrox
says:
pershabatan yang menarik Om. dari salah duga bisa jadi temen baik. mantap dah
ada saja peristiwa yang bisa menjadikan dua orang atau lebih menjadi teman bahkan saudara
andre´s last [type] ..Promo domain net dan org murah
@Pak De : terima kasih sekali, cerita singkat ini bisa tayang juga di Blog Pak De. Saya senang
@Gaphe : Iya saya sudah bicara, tetapi rupanya ada yang mengganjal di hati Pur … Pur orangnya lugu
@Desri : hahaha … iya ya bu … kuncinya ada di komunikasi dua arah
@Bayu : Terima kasih ya
@Bangau Putih : Iya bu … Pur itu orangnya lugu dan baik hati
hikmahnya cakep kan oom
salam hangat
nh18´s last [type] ..KISAH YANG UNGU
@Mbak Lidya : Iya mbak … dan juga untuk pendewasaan diri ..
@Puteri : ya mbak saya di HO… tapi plat item … alias swasta hehehe
@Bunda Ly : Iya Bunda … apa yang kita pikirkan tidak selalu sama dengan yang orang lain pikirkan
@Yuni : Iya mbak … saya bisa mengerti kenapa Pur resah dan gelisah … dia takut saya tidak berkenan
@Blogger Jawa : Iya mas … ini pelajaran bahwa … komunikasi dua arah itu sangat penting
@EM : Iya EM … mungkin Pur punya anggapan bahwa orang kantor pusat itu selalu minta tolong orang area sampai ke hal yang kecil-kecil … padahal tidak semua begitu
@Iyah : Iya Yah … mudah-mudahan ini juga bisa jadi pembelajaran bagi Pur juga. seperti saya belajar dari kejadian ini
@Kakaakin : Iya Kak … apalagi after office hour … saya kan ndak enak ngganggu mereka. Kalau masih jam kantor sih mungkin saya juga ok-ok saja
@Abi : ah abi ini bisa saja … Yang jelas saya juga banyak belajar lho Bi …
@Andre : Iya Ndre … peristiwa itu jadi sulit untuk dilupakan karena ada banyak pelajaran bagi kita berdua
nh18´s last [type] ..KISAH YANG UNGU
Alhamdulillah PUR bisa berani jujur mengatakan apa yang beliau rasakan ya Om, kalo terus berdiam diri karena sungkan, mungkin endingnya akan berbeda :)
Met malam Om, Pak Dhe. Have a nice rest ^^
Gak happy ending yo nduk
Ah ah ah niat baik tidak selalu dilihat dengan benar …. memang kemampuan berkomunikasi dan saling memahami perlu sekali dikembangkan
kadang memang ada yang bersikap seperti itu
sungkan sama orang gedean….
Iksa´s last [type] ..Minyak Samin ada dalam makanan-makanan enak!