Happy Birthday Dija Cucuku
SALAH SATU JUARA BABY DIJA’S FIRST BIRTHDAY GIVEAWAY
(pameeeeeeeer…..thitik…..babahno…..)
.
Tangan kakek gemetar ketika mulai menorehkan pena ini. Bukan karena umur kakek yang sudah hampir 88 tahun,nak. Tetapi membayangkan dirimu yang dengan paras ayu dan memakai pakaian adat pengantinmu duduk dengan wajah penuh senyuman bersama suamimu. Ah seandainya kakek bisa menyaksikan hari ulang tahun dan sekaligus hari pernikahan ini tentu kakek akan semakin bahagia. Sayangnya, tempat kita yang berjauhan membuat kakek dan nenekmu tak bisa berada didekatmu pada hari bersejarah ini.
Dija cah ayu,
Dada kakek serasa mongkok, karena ada rasa bangga bercampur haru ketika kamu minta ijin untuk memakai pakaian adat saat menikah. Itu juga membuat kakek kagum. Kamu yang selama ini enggan berpisah dengan jeans dan t-shirt dengan aneka tulisan gambar aneh itu, tiba-tiba hari ini kamu memakai pakaian adat yang merupakan karya adiluhung penciptanya. Empat acungan jempok kakek dan nenek saya sampaikan kepadamu yang mau menguri-uri dan melestarikan budaya bangsa kita.
Ah,kakek jadi teringat, ketika menikah dengan nenekmu beberapa puluh tahun yang lalu. Kami berdua juga sepakat untuk memakai pakaian adat pada hari bahagia itu. Kakek yang kala itu berumur 26 tahun, persis sama dengan umurmu saat menikah kini, tampak gagah, bak seorang adipati yang penuh pesona dan wibawa. Lihat, foto yang kakek sertakan ini, ganteng dan cantik, bukan.
.
Dija cucuku sing ayu dhenok-deblenk…
Kakek yakin, dihari pernikahanmu ini sudah banyak nasihat perkawinan yang diberikan oleh berbagai pihak. Jadikanlah nasihat itu sebagai bekalmu dalam membina rumahtangga bersama suami yang kau cintai. Kakek dan nenek juga kagum karena kamu juga mau memilih seorang suami dari sukabangsa lain. Kakek yakin, kamu tidak salah pilih. Dan kakek juga yakin suamimu itu akan menjadi imam bagi dirimu, menjadi pelindungmu, bisa membahagiakanmu dengan cara dan pada jalan yang diridhoi oleh Allah Swt. Dia juga akan menjadi ayah yang baik bagi anak-anak yang Insya Allah akan lahir dari rahimmu.
Satu hal yang ingin kakek ingatkan kepadamu nduk. Kamu dan suamimu adalah manusia yang sebelumnya tidak saling mengenal. Bahkan tempat tinggal kalian juga berjauhan. Kamu dan suamimu adalah manusia yang sama-sekali berbeda. Kakek ingat ketika kamu mengatakan bahwa calon suamimu itu gila menonton sepakbola. Dia tahan duduk berjam-jam menonton siaran sepakbola. Kamu bahkan pernah bercerita kepada kakek bahwa ketika mengajak kencan perdana, calon suamimu memilih restoran yang ada televisinya agar tidak ketinggalan menonton siaran pertandingan sepakbola. Sementara kamu sendiri hobi jalan-jalan di mall walau hanya sekedar windo shopping.
Salah satu contoh perbedaan itu tak akan bisa dan tak akan mungkin disamakan, kini, besok atau kapanpun. Demikian juga perbedaan-perbedaan yang lainnya. Yang bisa dilakukan hanyalah saling menyeimbangkan langkah agar selalu bisa berdekatan walau tak bisa disamakan. Menyamakan perbedaan bisa membuat salah satu atau kedua belah pihak akan merasa ada keterpaksaan, kurang keikhlasan dan bahkan bisa saling bertabrakan satu sama lain. Sharing and caring, itulah kunci rahasianya.
Dija cah ayu,
Kakek sebenarnya masih ingin berlama-lama mengutarakan isi hati ini untukmu. Namun saya juga tak ingin mengusik hari bahagiamu ini. Mudah-mudahan suatu saat kita bisa bertemu sehingga kita bisa berbincang lebih lama dan lebih leluasa.
Kakek dan nenek mendoakan semoga Allah Swt menyatukan kalian berdua dalam kebaikan, meridhoi serta memberkahi kalian berdua dalam suka maupun duka. Amin ya rabbal ‘alamiin.
Tak kirimi parikan Suroboyoan yo
Numpak sepeda mlakune nggremet
Boyolali enak susune
Indonesia penduduke wis akeh banget
Ojok lali melu program KB
.
.Wis yo nduk.
eeeee……tuh kan kakek hampir saja lupa.
Pada hari ulang tahunmu yang ke-26 ini kakek dan nenek mengucapkan selamat hari ulang tahun yo nduk. Doa kami selalu menyertaimu semoga Dija dikarunia panjang umur disertai kesehatan yang prima, kesejahteraan dan kebahagiaan hakiki yang ditopang oleh keimanan dan ketaqwaan yang kokoh-kuat.
Kami berdua mbrebes mili manakala melihat fotomu yang lucu, ayu menik-menik dan tertawamu yang renyah. Duh….dengan pakaian pernikahanmu yang apik itu tentu cah ayu akan semakin tambah ayu. Kakek jadi ingin memeluk dan nyiwel pipimu nduk.
Nb.
1. Budhemu Eny dan Sandy beserta suami dan anak-anaknya Insya Allah akan menghadiri acara pernikahanmu. Nenek nitip bingkisan kecil berisi sprei dan sarung bantal yang ada hiasan namamu dan nama suamimu hasil sulaman nenek sendiri.
2. Kalau foto pernikahanmu sudah dicetak, jangan lupa kirim juga ke kakek yoo nduk.
3.Jangan kirim sms yoo, soalnya kakek kalau membalas smsmu suka salah pencet hurufnya ha ha ha ha ha.
Salam sayank dari MbahKung
.
.
Artikel ini diikutsertakan dalam acara Dija’s First Birthday Giveaway Letters di blog Yellow Life.
.
.





37 Comments
Skip to Comment Form ↓