One of My Guardians Angels
.
Slot untuk artikel tamu telah habis , harap maklum
.
.
Setiap saat kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan. Mulai dari yang mudah seperti baju mana yang dipakai, buku apa yang dibaca, sampai pilihan yang sangat mempengaruhi hidup kita di masa depan, yaitu karier, jodoh, dan menjadi orang tua. Apapun pilihan kita kemarin, adalah kita saat ini, dan apapun pilihan kita saat ini adalah kita di masa depan.
Salah satu orang yang sangat saya hormati pernah mengatakan, “kedewasaanmu terlihat dari kesanggupanmu menerima konsekuensi pilihanmu.” Inti beliau adalah, memilihlah dengan sangat hati-hati, dan pertanggungjawabkan pilihanmu.
.
Ketika kita sampai pada satu titik dimana kita sulit menentukan pilihan, atau ragu melangkah, berhenti sejenak adalah pilihan bijaksana. Mencari second opinion adalah langkah berikutnya sebelum akhirnya bertawakal. Jangan biarkan dirimu terombang-ambing keraguanmu karena banyak orang yang akan rugi dengan pilihanmu, yaitu tidak memilih apapun. Sebagai contoh nyata adalah urusan jodoh.
.
Banyak sahabat saya yang belum menunaikan ibadah menikah karena ragu dan tak jua sanggup memilih. Saya yakin sudah tak terhitung nasehat yang diberikan pada mereka yang memilih lajang. Tak kurang cucuran air mata kedua orang tuanya karena rindu meminang cucu. Bahkan pernah dua sahabat laki-laki saya datang berkunjung hanya untuk mengajak saya berhitung berapa dana yang saya butuhkan untuk makan sehari-hari, jajan anak, biaya bulanan rumah, dan tetek-bengek pengeluaran yang remeh. Dia ragu apakah sanggup membahagiakan istrinya dengan penghasilan sekian. Alhasil, kami pun berdiskusi sampai larut malam sambil dihias kantuk dan senyum saya-suami. Tepat jam 1 malam, saya dan suami mengantar mereka sampai ke depan sambil berharap dalam waktu 6 bulan akan berbaju baru dipernikahannya. Ternyata… sudah 3 tahun berlalu dan tak jua ada undangan datang.
.
Saya selalu teringat seorang dosen yang membuka pandangan saya tentang pernikahan 10 tahun yang lalu. Kala itu saya semester 8 di sebuah universitas negeri dengan jurusan Pendidikan Bahasa Perancis. Beliau adalah dosen senior yang selalu terkenang akan anak perempuannya yang telah disunting pemuda asal Jakarta dan menetap di sana. Tak jarang beliau bercerita tentang pernikahan anak putrinya yang meminta mas kawin berupa membaca surah Annisa. Sebuah mas kawin yang sangat sederhana dan tak berharga bagi kita yang awam, namun merupakan mas kawin yang sangat mahal harganya karena berupa janji suci. Airmata selalu merebak kala mengingat keindahan pesta pernikahan putri beliau. Apalagi Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sebaik-baiknya wanita adalah yang ringan maharnya.”
,
*******
Suatu hari, seusai ujian communication orale di lab, tiba-tiba saya mendengar sebuah panggilan yang tak biasa.
“Issi…..”
Saya langsung menoleh mencari sumber suara. Saya tahu hanya satu orang di dunia ini yang memanggil saya Issi, yaitu pak Yono. Beliau pernah mengatakan “Melihatmu, Issi, membuatku terkenang anakku yang jauh di sana. Jadi kamu jangan marah kalau kupanggil Issi.” Saya pun mengiyakan saja karena saya sudah terbiasa memiliki banyak julukan. Susi, Erna, Sue, Nie, Zee, dan Issi. Tentu saja setiap panggilan selalu memiliki sejarah masing-masing. Beruntung tidak ada yang memanggil saya Wati karena nama itu sangat mengingatkan saya pada tokoh antagonis di film jadul berjudul Aku Cinta Indonesia. Jadi saya pasti langsung ill feel jika ada yang memanggil Wati. (Maaf bagi teman yang bernama Wati. :D)
Saya bergegas mendatangi asal suara. Senyum seketika mengembang di bibir beliau.
“Sini Issi. Aku kangen dengan anakku. Temani, ya.” Kata beliau. Mohon maaf sebelumnya, saya memang tidak pernah terfikir kemungkinan buruk yang mungkin terjadi di TV seperti kasus pelecehan. Jadi saya nyaman saja memasuki ruang kelas yang lenggang.
.
Setelah bercerita ngalor-ngidul tentang putri beliau, termasuk kronologis pernikahan putri beliau yang telah saya dengar berkali-kali di dalam kelas, beliau bertanya, “Issi sudah punya calon pendamping?”
Saya hanya tersenyum. Saya bingung menjawab apa. Apalagi curhat bukanlah kebiasaan saya. Setelah beberapa saat, beliau mendesah. Tak lama kemudian saya menghabiskan 2 jam untuk mendengar ceramah beliau tentang jodoh, tentang pernikahan, dan lain-lain hal. Akan sangat panjang jika saya uraikan satu-persatu. Intinya adalah 4 standar tentang bibit bebet bobot ala Jawa dan yang keempat adalah sanggup menjadi imam keluarga. Sambil mendengar tak jarang pikiran saya mengingat kekasih saya dan membandingkan dengan nasehat beliau. Saat itulah saya seakan mendapat pencerahan. Saya yakin, beliau adalah sarana atau pengingat yang sebenarnya saya butuhkan. Dibenak saya tercetus kata “one of my guardians angels” – Tentu saja tidak selugas itu maknanya. Saya tahu, dimana pun selalu ada kebetulan seperti ini. Ada seseorang yang tiba-tiba mengingatkan kita akan hakekat sesuatu agar kita tak salah langkah, tak salah pilih. Yang kita butuhkan hanyalah mendengar dan meresapi maknanya.
.
Saya mencoba meresapi nasehat beliau – sebenarnya bagi beliau adalah sebuah keluh kesah, flash back proses pra pernikahan termasuk perselisihan kecil beliau dengan sang putri mengenai mahar – namun bagi saya, ini adalah nasehat luar biasa. Kata “imam keluarga” selalu terngiang karena kekasih saya berbeda agama meski dia berjanji akan menjadi mualaf. Saya menjadi ragu. Sanggupkah kekasih hati saya menjadi imam sementara dia harus belajar rukun iman & Islam pada saya. Bagaimana jika kelak suatu saat dia menyerah dan Islamnya telah pudar? Bukankah itu artinya saya akan berzinah selamanya jika dia memutuskan kembali pada agamanya? Saya orang yang memegang teguh pilihan saya sehingga kata cerai adalah sesuatu yang tak terbayang. Dalam imaji saya saat itu, saya tidak sanggup memilih cerai atau zinah jika kemungkinan terburuk itu terjadi padahal ada banyak sekali pria yang tepat bagi saya.
.
Dua minggu dari siang itu, setelah brain storm yang cukup dahsyat, saya memutuskan hubungan kami dan tak pernah menoleh lagi ke belakang. Saya membulatkan tekad saya untuk menggunakan 2 patokan saja dalam mencari jodoh, yaitu sepadan dan sanggup menjadi imam. Setelah itu, jodoh yang tepat akan datang. Tak terbayang sedikitpun tentang hitungan matematis berapa biaya belanja harian, mingguan dan bulanan. Saya tidak pernah memikirkan karena jodoh dan rizki sudah ada yang mengatur. Setiap orang membawa rizkinya masing-masing.
.
Akhirnya seorang laki-laki yang saya tunggu meminang saya dan menjanjikan saya perlindungan dalam keluarga sederhana namun penuh makna. Dan yang terpenting, meski sederhana, keluarga kecil kami bahagia. Semoga selalu menjadi keluarga sakinah, mawaddah warrohmah. Dan untuk tiga ini, saya mengharapkan do’a teman-teman semua.
.
.
.
.
Pengalaman menarik diatas ditulis dan dikirim oleh Susi Ernawati Susindra
Pemilik blogsusindra.blogspot.com
Salah satu peserta Pagelaran Kecubung 3 Warna – Grup RILIS
Tinggal di Jepara – Jawa Tengah
.
.
.
,
,
,




Pertamax Pakde … :-)
semalam saya lihat piket di teras ya mas
Aminnn … amin … Moga-moga jadi keluarga sakinah. Bahagia dunia akhirat. :-)
amiiin
Abied´s last [type] ..Melepaskan STT2- Demi Hosting
salam kenal, Susi.
semoga menjadi keluarga sakinah , langgeng dunia akhirat ,amin
salam
amiin….
Penulis tamu dipersilahkan ikut serta menanggapi komentar sahabat secara proporsional.
Terima kasih.
Intisari pengalaman yang menarik … terima kasih atas sharingnya
Salam
Iksa´s last [type] ..Segelas air es dan segelas teh es bisa sangat menggoda lho
Saya dua kali membaca bolak balik …
Menurut saya Ini tulisan yang simpel tapi sarat makna
saya pujikan … kemauan Mbak Sus untuk menceritakannya kembali …
Salam saya
untuk kita ambil hikmahnya ya oom
nh18´s last [type] ..RAYUAN BANG INTIM
tak bisa dipungkiri, karena jodoh dan rizki sudah ada yang mengatur.
Salam kenal mbak.
yang belum menikah bergegaslah jika sudah tiba saatnya
Blogger Java´s last [type] ..kecil jadi kawan- besar jadi lawan
Twitter: susierna
says:
Terima kasih pakde, tulisan saya sudah di-publish di sini.
Juga sohibul blogger yang berkenan komentar & mendoakan kami. Semoga terkabul. Amin.
nggih sami2, buku sudah saya kirim via Kilat Khusus
Susi´s last [type] ..Review Film Black Swan Ala Susi
Pagi PakDe…gimana kabarnya, semoga sehat selalu ya PakDe.
Amin…semoga menjadi keluarga yang selalu di lindungi oleh Allah dan menjadi keluarga yang bahagia tanpa pertengkaran. Karna damai itu indah dan menyejukkan.
Selamat beraktifitas
Amin, matur nuwun, semoga nduk juga sehat-segar dan senantiasa mendapatn limpahan Rahmad Allah swt
Twitter: iyhanakho
says:
Amin,,, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah dan penuh berkah fi dunia wal akhirat mbak.. :)
membaca pengalaman ini, sangat meneduhkan, terutama bagi mereka yang bingung menentukan pilihan.. :) semoga hikmahnya tersampaikan ya mbak…
kalau bingung kan ada jalannya…
Twitter: Ridha_Alsadi
says:
teringat waktu menikah dulu, maharnya juga bukan uang atau emas permata.
:-)
semoga menjadi pasangan bahagia dunia akhirat yah mba, ;-)
aku juga gak ngasih emas permata…
ya mas Cholik ini aja….
Ridha Alsadi´s last [type] ..Saat Harapan Terusik Kegalauan
Twitter: alqoernia
says:
Bener mom, kalo mo kawin mikirin cukup ngga gaji segitu untuk hidup berumah tangga, bakalan ngga kawin2 dech……tapi emang aneh tapi nyata….trnyata setelah berumah tangga rejeki ada aja yachh….jadi utk yg belum kawin hayooo jangan mikir yang berat2…di niatin aja menikah untuk ibadah, Insya Allah dilapangkan jalannya menuju pernikahan……utk Mbak Susi, smoga keluarganya menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warrahmah, bahagia dunia dan akhirat…amin
yuuk menikah……jangan tunda2 jika memang sudah mampu dan cukup umur….
nia/mama ina´s last [type] ..Ipeh Ooooh Ipeh Bagian ketige
Moga keluarga kecil Mbak Susi menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah, sehat sejahtera, bahagia dunia akhirat. Seperti Pak Dhe dan Budhe Ipung, langgeng ampe kakek-kakek dan nenek-nenek. Amiiin…
Hai Pak Dhe, salam sayang slalu…
Amiin, matur nuwun.’
demkian pula doa pakdhe untukmu nduk, semoga mahligai rumahtanggamu juga adem ayem-sehat-segar-mendapat ridho dan rejeki yang halal barokah . Amiin
dewifatma´s last [type] ..Paket Buku
Amien…..
Yach…semuanya sudah di atur oleh NYA, namun manusia harus tetap berusaha….begitu khan mbak Issi :) trm ksh sharing pencerahannya mbak Issi :)
Pakdhe…kangen postingan pakdhe nich :) :) :)
Best regard,
Bintang
saya jatahnya sabtu-minggu sampai artikel ke-1000 tercapai
elindasari´s last [type] ..Automattic’s Worldwide WP 5k
proses untuk berumahtangga memang berat ya…tp dg niat yang kuat untuk meraih ridha Allah insya Allah pernikahan akan berkah,,rizki pun akan mengalir,,,
syukuri yang ada, jangan menghitung yang belum ada…
Seperti halnya umur dan rejeki, jodohpun sebuah misteri. Meski misteri, kita diwajibkan untuk berikhtiar untuk menemukan pasangan yang terbaik untuk dunia akhirat. Segeralah berumah tangga,bila sudah waktunya. namun jangan tergesa-gesa, menuruti bisikan nafsu belaka. Apalagi yang harus dipersiapkan, apalagi yang harus diperhitungkan bila Allah sudah menjawab semua doa dan usaha.
Selamat untuk yang akan dan sudah berumah tangga. Syukuri pernikahan sebagai sebuah anugerah, jaga rumah tangga sebagai amanah, karena semua akan diminta pertanggungjawabannya. Semoga tidak ada yang bertanya, kapan saya akan kembali berumah tangga, insya Allah bila sudah tiba saatnya, maka lebih baik bersegera saja. Amin.
betul..jangan nunggu lama2..selak kiamat lho
Abi Sabila´s last [type] ..Blog Tiara
Twitter: nchiehanie
says:
Salam kenal Mba susii…
Untuk menuju kebahagiaan memang perlu proses,..
semuanya telah di atur olehNya,tinggal kita berusaha untuk meraihnya..
apalagi proses untuk berumah tangga..waahh..ke alamin deh..
yang penting selalu bersyukur dan menikmati hidup aja..
dan tetap memohon petunjuk-NYA agar mendapat ridho
Nchie´s last [type] ..Indomie Selerakuu
Twitter: susierna
says:
Terharu dengan semua doa & perhatian sohibul blogger. Amin-amin. Semoga semua do’a diijabahi.
sing penting rukun,-sabar-syukur jeng
Susi´s last [type] ..Review Film Black Swan Ala Susi
wih mendalam ceritanya. jodoh emang udah di kasi ama allah. tapi tinggal kita harus mencari. semoga jadi keluarga yang sakinah, amin
bayu´s last [type] ..Kado Buat Habibty
Subhanallah….Sebuah pengalaman yang mendorong orang yang belum berani memilih untuk secepatnya berani memilih dan tidak lagi terombang-ambing dalam kebimbangan..
Semoga Allah SWT menjadikan keluarga Mbak Susi menjadi keluarga sakinah, mawaddah wa rohmah….amin
BaNi MusTajaB´s last [type] ..RUNTUHNYA REZIM MUAMMAR GADHAFI DAN BERKAH DEMOKRATISASI
Kisah yang amat menarik begitu menyentuh hati, angan-angan dan pikiran. Kehidupan memang penuh dengan dinamika. Hidup adalah pilihan. Kita memilih jalan hidup kita. Hari ini yang kita lalui merupakan kelanjutan dari masa lalu. Trims pencerahannya. Salam sukses.
matur nuwun mas-salam kenal
Herdoni Wahyono´s last [type] ..TRAVEL WARNING KE INDONESIA