Archive for March, 2011

Dewi-Dewiku

Mempunyai dua anak perempuan memang enak pwol. Jika ingin minum kopi tinggal minta, tak perlu sungkan. Jika kopi yang disuguhkan Eny kurang gula tinggal berkomentar dengan enteng : ” Iki kopi opo jamu sih , rek  ?? “. Eny paling ngakak aja.

Demikian pula jika Sandy bertanya : ” Pa, kangkung ini mau  di sayur asem atau di buat lalapan ?”.  Sayapun tak ragu-ragu menjawab: ” Taruh aja di pot luar sana, biar menjalar kesana-kemari “.  Sandy paling juga mlengos aja, sudah tahu lagak dan gaya bapaknya kok.

Eny anak pertama, lahir pada  tanggal 17 Agustus. Bulan kelahirannya itu saya letakkan dibelakang namanya sehingga menjadi Eny Indah Agustiani.

Sandy Yustisia Putri - biasa dipanggil Sandy- si bungsu lahir pada tanggal 13 November. Ada kata ” Yustisia ” pada namanya. Kata Pro Yustisia yang artinya ” Untuk Keadilan” hampir tiap hari saya ketik dalam Berita Acara Pemeriksaan, yang  saya buat ketika  menjadi Perwira Penyidik.

Dan inilah Eny dan Sandy , buah hati kami..

.

.

Eny dan Sandy ketika remaja , cakep seperti bokapnya, bukan

.

.

Artikel ini diikutsertakan dalam acara Maret Ceria di blognya Jeng Lidya yang cantik jelita

.

 

 

 

Tuan Besar Makan Besar

.

.

 

Tuan Besar Makan Besar….wowwww…….YUMILAH YUMIWATI!!!

.

Gambar ini diikutkan dalam Gaphe Giveaway

Gaphe Giveaway contest.

.

Pengalaman bertemu Komandan

Create your own banner at mybannermaker.com!

.


Slot untuk artikel tamu tinggal 4, harap maklum

Sudah setahun ini saya menggeluti dunia baru, yaitu dunia perbloggingan. Bagi saya setahun bukanlah waktu yang sedikit, tetapi selama setahun itu justru saya masih seperti menjadi orang baru di ranah maya. Masih harus banyak belajar tentang penulisan, belajar rajin posting, belajar menghargai tulisan teman dengan meninggalkan komentar yang membangun tentunya.

Ternyata ngeblog itu menyenangkan, dari blog kita seperti punya banyak sahabat ‘pena’, dimana bila berbincang walau sebait kalimat, jawaban yang diberikan seolah kita seperti  sudah sering bertemu. Read More »

Ngebut Benjut

Create your own banner at mybannermaker.com!



Slot untuk artikel tamu tinggal 5, harap maklum

.

Sejak masuk SMP, saya belum terbiasa mengatur waktu agar jangan sampai telat sebab saya paling tidak suka kalau masuk sekolah sampai terlambat. Apalagi jarak rumah ke SMP harus naik bis (+ 15 menit) ditambah dengan berjalan lagi sekitar 300 meter dari halte. Kalau mau membandingkan dengan jarak rumah ke SD yang hanya 300 meter, tentunya harus mengaturnya dengan cerdik.

Hari itu hari Jumat (saya lupa tanggalnya), karena saya masuk siang (maklum baru kelas satu) jadi jam masuknya jam 1.10. Biasanya kalau setiap hari Jumat saya berangkat lebih awal (11.30) karena melaksanakan sholat Jumat di sekolah. Entah kenapa hari itu saya melaksakan sholat Jumat di dekat rumah. Baru selesai jam 12.30, saya langsung bergegas pulang untuk ganti baju dan ambil peralatan sekolah. Saat mau berangkat, jam sudah menunjukkan 12.45. Dalam hati saya mulai khawatir bisa telat masuk sekolah. Naik bis sudah tidak mungkin sampai sebelum bel masuk. Pilihannya adalah naik bajaj, tapi uang jajan bakalan terkuras nih…. Read More »

Bad Behavior has blocked 818 access attempts in the last 7 days.