Kurang kerjaan
Tampaknya mencari pekerjaan itu memang susah, sehingga banyak orang yang kurang kerjaan. Buktinya, di Jakarta beberapa hari ini ada acara tawuran yang berlangsung di jalan raya dan disiarkan secara langsung oleh televisi ke seluruh Nusantara. Saling melempar batu itu diarahkan kepada orang atau kelompok yang dianggap lawannya. Padahal yang mereka timpuk adalah bangsanya sendiri.
Yang tawuran itu tampaknya bukan dari golongan orang-orang berada. Lalu jika ada yang luka parah dan harus berobat, siapa yang membiayainya ? Pasti merogoh kantong sendiri yang belum tentu di kantong mereka itu ada uangnya.
Mengapa mereka tawuran ? Pasti awalnya dari persoalan sepele, lalu merasa tersinggung sehingga nafsu amarahnya muncul. Di back -up setan yang mengompor-ngompori dengan ucapan ” Sikat bae son !!”
Tetapi jika dibuat diskusi, jawabannya pasti panjang lebar dan muaranya adalah : ” rakyat sudah muak, bosan, tak sabar, dan sesak dadanya atas keadaan negeri ini “.
Wah….wah..wah…. kok kesitu-kesitu lagi ya.
Di kampung saya, hepi-hepi saja, adem-ayem, belum pernah ada tawuran. Mengapa, yaaaa…kami orang-orang desa terbiasa malu jika soal sepele saja harus diselesaikan dengan batu. Selain itu, tawuran hanya menghabiskan waktu dan tenaga. Mereka lebih suka jika waktu dan tenaga itu disalurkan di sawah.
Gitu aja kok repot.


29 Comments
Skip to Comment Form ↓