Torpedo gate
Suatu hari tahun 1995 di sebuah kota di seberang lautan.
” Saya merasa apa yang tertulis di bill pembayaran ini ada kesalahan. Semalam saya tidak makan daging torpedo kambing tetapi disini tertulis 2 ptg torpedo. Saya juga tidak minum jus alpukat karena saya hanya minum es teh. Ini mungkin ulah karyawan anda dan mungkin tanpa sepengetahuan anda selaku pemilik restoran. Namun demikian kejadian ini bisa merugikan anda dan restoran anda. Terima kasih “Surat ini saya kirimkan kepada pemilik sebuah restoran yang laris manis. Jualan sop daging macam-macam yang memang lezat sehingga pengunjungnya banyak. Namun saya agak kurang nyaman ketika sampai dirumah membaca daftar makanan yang semalam saya embat bersama isteri dan anak. Ada kelebihan muatan, antara lain torpedo, padahal saya tidak suka makan daging kambing,apalagi torpedonya. Demikian pula isteri dan anak saya. Kami juga hanya minum es teh tetapi dalam bill tertera jus alpukat.
Siang harinya si pemilik restoran datang ke kantor. Sambil minta maaf dia mengembalikan kelebihan uang yang dia terima semalam.
Tentu, saya memaafkan sambil memberikan saran agar menegur kasir yang over dosis itu.
Seorang pedagang tentu bukan hanya menjual barang yang dijualnya tetapi juga harus mendemonstrasikan bahwa dia adalah pedagang yang jujur dan dapat dipercaya.
Bukankah pernah saya katakan bahwa ” lebih baik menjual martabak untuk mendapatkan martabat, daripada menjual martabat untuk mendapatkan martabak “.
Foto : courtesy indowebster.web.id
.


Berarti pepatahnya menjadi Teliti Sebelum Membayar khan? bukan Teliti Sebelum Membeli ya pakdhe
harusnya begitu mas
Necky´s last [type] ..Siapa Yang Harus Dicontoh
Kadung dibayar Cak … terpodenya buat gue aje … he3
mantaf
Twitter: kakaakin
says:
Hehe… kalo saya sih selalu nglihatin tagihan. Takut ditipu :D
bisa tekor
Kakaakin´s last [type] ..Kopdar di Plaza Semanggi
suka kalimat terakhirnya Dhe!!!
saya juga suka menulisnya tadi….
bundamahes´s last [type] ..Maknyosss!!!
Kalau pedagangnya jujur, pastinya dagangannya akan laris manis.
kadang timbangan dimainkan juga yo mas
Muhammad sebagai pedagang, janji selalu ia pegang, al-amiin gelar terpandang. buah dari kejujuran. Shallallahu ‘ala Muhammad, Shallallahu ‘alaihi wasallam
Jujur lebih mujur
Ibnu Syarif Hidayat´s last [type] ..Dari Ustadz Yusuf Mansur