Lulus ujian itu biasa, Rek

Lulus Ujian…..Kemarin sebuah radio swasta di Surabaya memberitakan tentang adanya aksi konvoi bermotor di jalan raya yang dilakukan oleh para siswa guna merayakan kelulusan mereka. Pada siaran tersebut redaksi radio jug menerima masukan-masukan dari para pendengarnya.

Menanggapi aksi perayaan kelulusan dengan cara melakukan konvoi di jalan raya yang menimbulkan kekurang-nyamanan  pengguna jalan raya yang lain tersebut komentar salah seorang pendengar menarik perhatian saya.

Ringkasan komentar bapak tersebut begini.

” …..Anak-anak jaman dulu dengan jaman sekarang berbeda. Jaman dulu, lulus ujian itu hal yang biasa, kalau tidak lulus baru luar biasa. Lha anak-anak jaman sekarang sangat takut tidak lulus ujian, demikian pula para orangtua, pontang-panting, was-was jika anaknya tidak lulus. Makanya begitu lulus ujian, tingkahnya seperti apa gitu, mereka merayakan dengan cara seperti itu. Jaman dulu tidak ada acara konvoi segala, mengapa , ya karena lulus ujian itu hal yang biasa…. “.

Saya manggut-manggut.

Lulus ujian adalah hal yang biasa, mensyukurinya semestinya ya dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan. Jika mau dan punya uang bisa juga membeli 5 atau 10 nasi bungkus dan diberikan kepada anak-anak yang ada di jalan raya itu.

Baju yang masih bagus-bagus dan di corat-coret  itu kan sayang. Di luar sana masih banyak anak-anak sebaya mereka yang mungkin bajunya hanya satu atau dua lembar tur nggedibhal karena karena jarang dicuci. Daripada di corat-coret dengan tulisan ” I love Dewi “, kan lebih bagus kalau dibawa pulang, di cuci, diseterika lalu diberikan kepada mereka yang memerlukannya.

Atau buka bajunya, lalu kerja bhakti membersihkan sekolahan, tempat ibadah, dan karya nyata lainnya pasti mak nyusss.

Ketika lulus SMP, STM saya juga tak melakukan konvoi. Mengapa, karena lulus ujian itu biasa bho !!!

.

 

Buy and Sell text links

Tags: , , corat-coret, konvoi, lulus ujian,

Bad Behavior has blocked 1730 access attempts in the last 7 days.