Pendidikan di jalan raya
Sambil memasang wajah kurang senang, Ny Rikmo Sadepho menegur suaminya yang sedang memberi uang kepada seorang pengemis di simpang empat Jl. Mak Jegagik.
” Pa, jangan memberi ikan kepada mereka nanti jadi manja dan malas. Itu tidak mendidik namanya. Berikan kail donk ”
” Tapi mereka tidak butuh pendidikan dan kail. Lalu sudah berapa puluh kail yang mama berikan kepada para pengemis ? “, jawab suaminya dengan santai.
— mari berbagi walau hanya sebesar biji sawi —


Kalau saya suka gak tegaan yang sudah tua PakDe…suka teringat sama Bapak…
Tapi sedikit kata ini bisa menjadi pelajaran PakDe.
kalau mau mbantu ya bantu aja
nggak usah terlalu panjang mikirnya
yups..betul pak..jangan hanya diberi hasil, tapi berilah bahan dan caranya…
enakan memberi ikan
Twitter: hardivizon
says:
Barangkali cara memberi kailnya yang kurang pas Pakde.. :)
Kata guru saya: “Cara memberi jauh lebih penting dari materi yang diberikan itu”.
bener, harus ikhlas
sesekali perlu kasih ayam jangan ikan terus ya.. hehe..
atau tahu ponk
entik´s last [type] ..ikhsan dan UHT
Walau hanya sebesar biji sawi tapi diberikan dengan penuh keikhlasan dengan tidak menyakiti yang diberi dengan cara menungkitnya kembali, insya Allah dibalas dengan pahala yang berlipat ganda.
Amin, demikian tata cara shodaqoh..harus ikhlas
Abi Sabila´s last [type] ..Ada Namaku Di Buku-Buku Itu
setuju…. :)
yang mana ? kail atau umpan ?
ya, begitulah Indonesia pakdhe……………..
baru belajar
catatan febri´s last [type] ..Apa yang kita lakukan sebelum tidur
ndak bisa mancing!
*komentar nyleneh
biasa dipancing sih..
makin nyleneh…..
bundamahes´s last [type] ..Maaf…