Guru Writing Berdiri Murid Writing Berlari
Pada artikel berjudul Setelah Bangga Lalu Ngapain? Pak Mars minta pengarahan dan pencerahan dengan kalimat berbunyi: ” Bagi sahabat yang budiman, tolong saya diberi pencerahan dan pengarahan agar setelah bangga jadi orang Indonesia itu sebaiknya saya harus ngapain?
Dan inilah komentar yang saya tulis pada artikel diatas
Lho, bapak kan sudah melakukan sesuatu yang membanggakan setelah merasa bangga menjadi orang Indonesia.
Pak, bapak menjadi seorang guru aka pendidik itu sudah melakukan sesuatu yang besar.
Bukankah Kaisar Jepang pernah bertanya kepada stafnya ” Berapa orang guru yang tersisa ?”. Pertanyaan itu dilontarkan setelah Jepang luluh lantak dihantam bom atom.
Ini menandakan betapa pentingnya seorang guru.
Waktu saya SD pernah melihat suatu kalimat yang ditulis oleh bapak saya ( kepala SD) berbunyi ” Guru di masa pembangunan sama dengan tentara di waktu peperangan ”
Kalimat itu ditulis dalam buku persiapan mengajar.
Tanpa guru saya gak akan sampai kemari,pak.
Salam hangat dari Surabaya.
.
Terus terang, saya hidup diantara guru-guru.
1. Ayah saya seorang guru SD – terakhir sebagai kepala sekolah di sebuah SD di Jombang. Beliau jatuh di sekolah karena serangan stroke dan meninggal dunia pada malam harinya di rumah sakit Jombang.
2. Mertua saya seorang guru militer~guru saya -yang akhirnya mempertemukan saya dengan si dia. Sosok beliau pernah saya tulis di BintangSatu dengan judul Guruku Nakal Sekali.
3. Ipung pernah menjadi guru honorerl pada sebuah SMP di Cimahi ~ dia berhenti menjadi guru setelah menginthili saya dinas ke Balikpapan.
4. Ipar saya menjadi guru Bahasa Inggris di sebuah lembaga yang mengurus pendidikan di Cimahi.
5. Last but not least, saya pernah menjadi guru militer sekaligus komandan siswa di Pusdikpom Cimahi selama 2 tahun dengan penuh kebanggaan. Salah satu materi pelajaran yang saya pegang adalah Berkas Perkara.
.
Sangking pentingnya peran guru, seorang bijak membuat suatu peribahasa berbunyi : ” Guru kencing berdiri, murid kencing berlari “. Lalu diciptakan lagu “Hymne Guru ” dan sebutan “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ” guna menghormati profesi guru.
Bukan hanya itu, Anas YG – penggagas ” Gerakan 15.000 Penulis Muda Lahir Serentak “ menulis sebuah buku dengan judul ” Guru Writing Berdiri, Murid Writing Berlari”.
Buku ini memberikan penjelasan tentang cara menulis cerpen,dll berdasarkan pengalaman pribadinya dan dorongan kedua orangtuanya.
.
.
Sahabat tercinta,
Saya akan menyerahkan buku berjudul : ” Guru Writing Berdiri, Murid Writing Berlari” kepada :
1. Pak Marsudiyanto ~ yang mengilhami artikel ini.
2. Bang Iwan ~ seorang Guru Kimia dan TIK di SMA di Sopeng ~ pernah menjadi penuntun saya dalam mengurus blog saya Cardio Training Machine yang berbasis blogspot.
3. sd 5 , bagi sahabat yang memberikan komentar pada artikel ini. Jika yang berkomentar lebih dari 3 maka akan diundi.



Twitter: andre_etrox
says:
sudah lama ga mampir di sini. kalo menurut saya, profesi guru itu mulia. dan banyak butuh pengorbanannya.
benar mas-harus ikhlas dan sabar
Twitter: cyberkatrox
says:
Kata pepatah Jawa, GURU = digugu lan ditiru. Jadi sebaiknya guru mengajarkan kepada anak didiknya yang baik, karena segala ucapan dan prilaku guru itu diikuti dan dicontoh oleh anak didiknya.
ada juga yang memberi istilah nunggu wong turu, ini terutama guru yang mengajar kelas sepuh atau karyawan perusahaan. Muridnya banyak yg ngantuk…
Blogger Java´s last [type] ..Bejubel Market Place Terbaik di Indonesia
Twitter: cyberkatrox
says:
Harapannya, GURU lebih mengedepankan pendidikan untuk anak didiknya, dan jangan malah mengajari anak didiknya untuk berbuat curang, agar anak didiknya lulus 100%. Terapkan pendidikan yang baik, karena anak-anak kita nantinya akan menjadi harapan bangsa untuk menjadi pemimpin yang baik.
memang agak memprihatinkan jika muri diajari untuk berbuat curang. Akhirnya menodai pendidikan
Blogger Java´s last [type] ..Bejubel Market Place Terbaik di Indonesia
Guru adalah cermin…., hal ini yang mungkin tidak akan dilupakan pada murid-muridnya.
Seseorang bisa berkata aku adalah guru bila ia bisa memberikan sesuatu tanpa harus memikirkan untung dan ruginya.
Kata guru masih sama dulu dan sekarang , tapi guru masa dulu dan guru sekarang mungkin tidak sama…mana guru yang jujur dan tidak , mana guru yang melihat semua murid adalah sama.
Untuk itu bagi penyandang guru jadilah kalian guru yang bisa di banggakan, di kenang dan dihargai oleh murid-muridmu. Ajari apa yang kamu miliki karna sesungguhnya tidak ada ruginya bila ilmu yang kita punya bisa di ajarkan dengan baik dan mudah untuk yang membutuhkan, justru orang rela berbagi ilmu maka tanpa disadarinya ilmunya juga akan bertambah.
Pada umumnya semua guru sudah membagikan ilmunya kepada para muridnya dengan gaya masing2.
Ada guru yang sabar dan ada juga yang killer (kata muridnya)
IbuDini´s last [type] ..Persiapan Lebaran
Salam Takim
Guru adalah seorang yang memiliki amal yang tak pernah kering, walau terkadang banyak orang yang enggan menjadi guru karena pengahasilannya, padahal dengan menjadi guru beribu amal akan tertanam asalkan ikhlas.
Saya juga mau jadi guru tapi saya sekarang sekolah dulu pakde
Salam Takzim batavusqu
emangnya masih ada sekolah guru mas ??
Batavusqu´s last [type] ..Tradisi Mudik
Saat ini sekolah yang aku kangennin dan pengen aku kunjungi adalah sekolah SMP ku De…
Sudah lama sekali gak pernah berkunjung…….terakhir aku berkunjung ketika aku menerima tempahan menjahit baju seragam…..
Tapi sejak aku pindah kemari aku gak lagi membantu budeku dalam urusan menjahit….karna aku udah punya kesibukan sendiri..
Bukannya yang menjahit tadi istrinya adik ayah, berarti bulik dong bukan budhe.
IbuDini´s last [type] ..Persiapan Lebaran
Iya ya De….hehehhehe…
hahahaha.. Pakdhe dari tadi kompleeeennn aja…hihihi…
Pak Dhe aku juga guru dan penulis amatiran, kalo saya ngga kemasuk dari tiga yang dapat undian itu, bisa ngga saya dapat buku itu sebagai bonus, ngarep.com
Insya Allah diusahakan pak guru
minimal buku yg sudah saya baca, gak apa2 kan
kalau yg diundi kan sudah amanah
Misfah´s last [type] ..Not Now
Guru…someone I always admired and someone I wanna be…gua pengen jadi guru nanti kalo udah lulus kuliah =)
sekarang sudah kelas berapa ??
Dengan bangga akan aku katakan bahwa,
AKU ADALAH SEORANG CALON GURU
apapun itu anggapan orang, menjadi guru yang benar adalah sebuah kebanggaan..
MM..memang..sayapun bangga menjadi guru kok….
16 September´s last [type] ..Tragedi Tempe Goreng
Twitter: hardivizon
says:
Menjadi seorang guru memang bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Sebab, ia berhadapan dengan obyek hidup, yakni para siswa (generasi). Bila terjadi kesalahan dalam mendidik, maka akan mengakibatkan terlahirnya generasi yang salah didik. Hal itu tentu tidak dapat diganti walau dengan uang dalam jumlah besar. Berbeda dengan pekerjaan lainnya yang berhadapan dengan obyek mati. Mekanik mobil contohnya, bila terjadi kesalahan dalam pekerjaannya, maka yang rusak adalah mobil itu, yang sudah barang tentu dapat diganti dengan sejumlah uang.
Saya pernah menuliskan tentang ini dulu Pakde, di sini: http://hardivizon.com/2009/11/25/terima-kasih-guru/
Makanya guru gak boleh salah mendidik
Buatlah persiapan mengajar yang baik
vizon´s last [type] ..5 elang
Twitter: alqoernia
says:
Suami saya dulu (nyaris) jadi guru. Karena dulu waktu dikampung sekolahnya SPG (sekarang kayaknya udah ngga ada), setelah tamat melanjutkan kuliah ke jogja ambil jurusan bahasa inggris. Setelah lulus kuliah, kakak iparnya yang menjabat sebagai kepala sekolah menyuruh suami pulang kampung untuk mengajar di sekolah itu yg kebetulan kekurangan tenaga guru bahasa inggris. Sebenarnya kalo suami mau mengajar di sekolah sana nanti otomatis menjadi pegawai negeri. Karena dulu masih gampang utk jadi pegawai negeri. Tapi krna satu hal suami malu utk pulang kampung, akhirnya gagal jd guru. Tetapi sekarang kerja di perusahaan IT yang membuat software pendidikan yang kalo softwarenya terjual suami tetap harus mengajar guru2 yang ada disekolah tsb bagaimana cara memakai softwarenya…ujung2nya mengajar juga ehehhe…..(tapi ada untungnya juga suami gak pulang kampung…soale kalo pulang kampung kan nanti ngga ketemu saya saya hihihi….)
Kalau adik saya guru TK yang muridnya kadang masih ada yang pup di kelas. Dan itu jadi kewajiban adik sy sebagai guru utk membersihkan anak2 yg pup tadi. Meskipun jijik tetap harus dilaksanakan. Tapi sedihnya gajinya sangat tidak seimbang. Adik saya harus mengajar 2 kelas, setelah mengajar masih harus memberikan les kpd anak2 tertentu. sampai rumah masih harus membuat tugas2 utk besok. Tapi adiku cuma digaji 300rb/sebulan….hari gene dgn gaji segitu cukup apa?
Untungnya adikku lulus tes pegawai negeri. Tapi masih sebagai tenaga honorer. Dan mewajibkan adikku sampai kapanpun harus tetap mengajar di TK tsb, kalau ngga uang tunjangan sbg guru honorer akan hilang. Sialnya uang tunjangan sbg guru honorer tsb turunnya ngga tentu…kadang 3 bulan sekali. Tapi yg sekarang ini udah 7 bulan belum turun-turun.
Kalo ibuku dulu semasa hidupnya sebagai guru ngaji di beberapa majlis ta’lim kaum ibu. Pendapatannya tak menentu tergantung saweran jamaah yang hadir. Uang segitu harus mencukupi kebutuhan hidup dgn 7 anak.
Meskipun hidup pas-pasan tapi ibuku gak pernah berniat melepaskan jabatannya sebagai guru. karena ibuku ingat Abi Hurairah berkata, telah bersabda Rasulullah saw :
“Apabila mati seorang anak Adam , maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara : Shadaqoh zariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
Jadi Guru itu pekerjaan yang amat mulia, karena bisa mencerdaskan anak bangsa….meskipun di dunia mendapat imbalan tak seberapa…tapi di akhirat imbalannya sangat luar biasa…..
Amiin
Siapa tuh namanya yang bagian ngurus tunjangan honorer
dia harus membaca hadits yang berbunyi ” bayarlah upah buruhmu sebelum keringatnya kering”
Lha 7 bulan ngajar kok honornya belum turun sih….
Jangan sampai nanti bu guru mengajari muridnya menyanyikan lagu
“Naik..naik kepuncak gunung
Honor hak turun..turuuuuuuun “
Ha ha ha ha..kacau tuh Kabag Honor nya
nia/mama ina´s last [type] ..Walu di Usia 16 Bulan
Twitter: alqoernia
says:
Iya Pakdhe kasihan adikku…orang-orang lebaran makan daging…kalo dia makan tempe gara-gara uang tunjangannya ngga turun….Udah gitu yang lebih parahnya lagi, udah dapatnya telat…..dipotong pula….coba bayangkan….masih banyak loch ternyata guru honorer yang gajinya disunat……kata Bang haji…sungguh TERLALU…….!!!!
sesungguhnya orang-orang yang suka menyunat honor guru itu bukanlah termasuk dalam golonganku
nia/mama ina´s last [type] ..Walu di Usia 16 Bulan
Twitter: alqoernia
says:
Tapi kalo aku ngga ada bakat jadi guru, karena aku suka gemeteran kalo berbicara di depan umum….udah gitu aku juga tidak pandai menjelaskan sesuatu secara detail. ahhh kenapa bakat jadi guru itu tidak turun ke aku yachhh?
Tapi kalo anakku yang pertama kayak2nya ada bakat jadi guru. Soale aku sering perhatiin dia main sekolah2an sendiri. Pura2nya jadi guru. Trus ngabsen nama teman2nya di kelas….Mudah2an aja salah satu anakku ada yang jadi guru.
wah..wah..entar kalau ketemu saya gemetaran enggak tuh ?
nia/mama ina´s last [type] ..Walu di Usia 16 Bulan
Twitter: alqoernia
says:
wah kalo ketemu Pakdhe ngga gemetaran lahh…paling-paling salting hihihihi……
pasti menunduk, ada rona merah dipipi dan bolak-balik nglempar poni kan…..
begitu saya pergi langsung berani teriak menyanyi
” kuhapus bekas bibirnya, dari bibirmu dengan bibirkuuuuuu….”
nha..lagu itu kok gak pernah berkumandang lagi yaaaa…..
nia/mama ina´s last [type] ..Walu di Usia 16 Bulan
hahaha… Pakdhe, bangun..bangun… udah subuh…
Sharing pakde,
berkat ajaran dari guru TK (lupa namanya), saya berani ditinggal orangtua untuk sekolah
berkat ajaran dari bu supinah (guru kelas 1 sd) : saya bisa lancar baca tulis (masih beberapa juta penduduk indonesia buta huruf lho, karena tidak adanya kesempatan mereka bertemu guru)
berkat ajaran dari bu erna (guru kelas 2 sd) : saya hapal perkalian (yang ternyata penting banget sekali untuk bisa mengerjakan pelajaran dari SD sampai kuliah dan kerja, juga kehidupan sehari-hari)
berkat ajaran pak sunoto (guru kelas 3-6 sd): saya mengerti arti kesederhanaan dan kejujuran
berkat ajaran pak djunedi (guro olahraga SD): saya bisa berenang (saya bersyukur sekali sebab banyak teman saya semasa kuliah yang tidak bisa berenang, berenang itu asyik-menurut saya)
berkat ajaran bu diana (guru fisika kelas 3 SMP): saya tahu menyontek itu salah, yang menyontek dan memberikan contekan sama-sama salah dan harus menerima hukuman.
berkat ajaran bu melia (guru fisika kelas 1-3 SMA): saya tahu, kunci dari keberhasilan adalah mencintai apa yang kita kerjakan, punya mimpi, selalu berfikir dan bertindak positif. Dengan mencintai mengajar fisika, beliau sekarang (jauh setelah saya lulus SMA) bisa tinggal di Kairo dengan keluarganya. Mengajar fisika di salah satu sekolah di Negeri tersebut.
dan banyak guru-guru lain yang sangat berpengaruh dalam hidup saya. Walaupun sudah belasan tahun tidak bertemu, namun jasa para guru yang baik dan tulus tersebut tetap melekat di ingatan. Semoga Tuhan membalas dengan pahala terbaik untuk guru-guru saya. :)
waduh..waduh..waguh..pinter sekali keponakan pakde yang baru muncul ini
masih hafal nama2 gurunya
kalau guru saya kelas 1 SR namanya ibu Supiyah-beda tipis dengan Ibu Supinah
wiga´s last [type] ..silence
Halo Pakdhe, baru sempat berkunjung nih.. Tadi sibuk menghijaukan lahan yang disana. Tapi hari ini lumayan lancar, Pakdhe. Sekali tendang, seluruh lampu hijau langsung nyala. Tengkyu ya Pakdhe…
Hahah… baru tau, ternyata Pakdhe mengencani anak gurunya sendiri.. Pakdhe ternyata pemberani *twink twink*
asal sudah sesuai engan kaidah ya hijau
kadang kurang teliti saja atau malas
Bener, Pakdhe. Sekarang sudah mulai paham. Tadi juga sekali klik publish langsung hijau 100%.
Makasih Pakdhe, Pakdhe juga guru yang hebat :D
Twitter: Ikkyu_san
says:
dulu waktu kecil saya pernah bercita-cita jadi guru, tapi ngga mau masuk SPG
lari ke Sastra Jepang.
Profesiku macam-macam dari announcer sampai penerjemah. Juga Dosen
dan yang paling aku senangi memang menjadi guru/dosen. Puas rasanya jika murid yang tadinya tidak tahu, menjadi tahu dan bahkan lebih pintar dari kita.
Papaku secara status bukan guru, tapi sampai sekarang sudah pensiunpun masih mengajar di Lemhanas,
rupanya aku kecipratan papaku.
Dan guru itu amat dihormati di Jepang. Beruntung aku tinggal di Jepang
EM
Guru dimana-mana harus dihormati. Ketika sekolah di India, setiap guru masuk kelas kami harus berdiri. Dan baru duduk kembali setelah beliau ngasih aba-aba ” sit down please “
Ikkyu_san´s last [type] ..Ultraman Mebius dan Ultra Seven
Eit, kelupaan…
Kesan untuk para guru:
Mereka adalah orang tua kedua, yang ikhlas rela mentransfer ilmunya, yang mendidik dan mengarahkan kita ke jalan yang benar, dan membuat kita menjadi “seseorang”
Harapan untuk para guru:
Tetaplah menjadi seseorang yang pantas untuk digugu dan ditiru, tetaplah ikhlas berbagi ilmu. Karena jikapun didunia balasan untukmu tidak setimpal dengan apa yang telah engkau beri, percayalah, Tuhan akan mencukupkannya untukmu.
*Pakdhe, jadi terharu biru nih. Guru TK kami baru meninggal 4 hari lalu. Semoga beliau bahagia dialam sana. Amin*
Amiin, semua makhluk yang bernyawa akan merasakan mati.
Dewifatma´s last [type] ..Selamat Buat Jeng Susan dan Pakdhe Cholik
Kesan dan pesan untuk guru ya, pakdhe?
Kebetulan bapak dan ibuku guru SD di kabupaten tegal. Beberapa saudara bapak juga banyak yang jadi guru. Jadi dulu pas pertama ikut tes masuk perguruan tinggi aku disarankan masuk ke PGSD Unnes, sudah sampai tahap wawancara, hanya saja ga jadi diambil. :D Mungkin karena merasa aq ga punya bakat jadi guru yang bisa banyak cerita di depan kelas, hehe.. jadi dibatalkan. ambil matematika murni, sampai sekarang malah banting setir jadi wirausaha, bukan kerja di kantor. :D
Untuk sekarang, kesejahteraan guru memang tinggi, sampai-sampai Unnes yang notabene dulunya Eks IKIP semarang, kebanjiran peminat untuk jurusan pendidikan. Padahal dulu, banyak orang yang memandang sebelah mata pekerjaan guru. Istilah umar bakrie pegawai negeri dengan gaji pas-pasan yang membuat banyak orang mengalihkan pilihan untuk tak menjadi guru.
Itu pikiranku juga pas dulu ga ambil PGSD. tapi kemarin2 denger cerita dari seorang teman tentang gerakan indonesia mengajar yang menyeleksi anak-anak fresh graduate untuk dibina dan nantinya ditempatkan di pelosok negeri bikin saya miris.
Ternyata wajah dunia pendidikan indonesia segitu parahnya. dia ngasi postingan video presentasi saat ditempatkan mengajar di desa terpencil di sulawesi. (video dan ceritanya bisa dilihat di sini : http://agungfirmansyah.wordpress.com/2011/06/22/tedx-makassar-2011/)
Katanya di sana, anak-anak kalo mau sekolah harus menerobos sungai, melewati jalan-setapak yang berlumpur, dan sekolahnya itu di pucuk gunung. Kalo liat itu jadi berpikir, bahwa kesejahteraan guru pun masih belum bisa menggantikan balas jasa kita untuk pengabdian mereka yang subhanallah, istimewa. Ga bisa digantikan dengan uang maupun tunjangan profesi. Guru adalah panggilan hati. Panggilan untuk mengabdi pada negeri. Satu-satunya cara untuk merubah generasi sesudah kita ya dengan pendidikan yang lebih baik. Fasilitas yang memadai seperti buku, perpustakaan, laboratorium, dll. yang terpenting terutama buku. di daerah terpencil banyak anak daerah yang sebenarnya mereka pintar dan cerdas, tapi karena kekurangan akses buku, jadi kurang berkembang daya baca mereka. persis seperti di film laskar pelangi, sekolah juga tempatnya ala kadarnya. kadang belajar di bawah pohon, karena keterbatasan tempat itu. Karena kekurangan buku itu , gerakan indonesia menyala mengadakan gerakan indonesia menyala. tujuannya untuk mengumpulkan buku-buku bermutu yang bisa disalurkan kepada pengajar muda(istilah untuk para fresh graduate yang ditempatkan mengajar di daerah pelosok negeri)
Sejak melihat video itu, aq mulai melihat profesi guru sebagai profesi yang jauh lebih istimewa dibandingkan pengusaha, dokter, pengacara, dsb. apa jadinya kita tanpa mereka? apa jadinya tanpa kesabaran mereka mengenalkan satu persatu huruf saat kita mulai belajar membaca dan menyerap ilmu di bangku sekolah dasar?
Sekarang harapan yang ada, bahwa meski kita bukan guru sekali pun, peluang untuk menjadikan pendidikan sebagai basic perjuangan untuk membangun negeri masih ada. dengan membantu anak-anak pelosok negeri mendapatkan akses buku bermutu, pendidikan yang layak, uang beasiswa bagi mereka yang kurang mampu, dll. Guru dan masyarakat bisa bersinergi untuk mewujudkan hal itu. Semoga makin banyak guru-guru yang kesejahteraannya terjamin ya, pakdhe…. Agar tak ada lagi guru umar bakrie yang gajinya minus karena dipotong aneka bon, hehe…
Salam hangat dari Tegal
Ila
Pembangunan kita semakin hari harus semakin baik dan bisa dinikmati oleh seluruh anak bangsa secara adil.
Fresh Graduate bidang apapun seherusnyalah mau dan senang jika pertama kali ditugaskan di remote area. Jangan hanya mau kerja di kota besar saja.
Semua profesi penting sesuai bidangnya.
Kalau semua jadi guru lha yang nyabut gigi siapa, yang jadi pilot siapa, yang jadi polisi siapa
Bisa jadi satu postingan nich nduk
hehe, iya, pakdhe.. ga nyangka bisa jadi satu postingan, :D
miris aja pas liat reportase temen2 di indonesia mengajar. yang ditempatkan di daerah pelosok. ternyata banyak anak-anak negeri yang belum bisa menikmati pendidikan secara layak. ternyata ini bukan cuma di luarjawa , di jawa pun masih banyak, dulu pernah ikutan baksos RZI di daerah perbatasan kendal, untuk pergi ke sekolah, anak-anak menempuh 8 kilo tiap harinya karena ga ada sekolah di daerah mereka. padahal jalanan masih banyak yang rusak dan harus melewati sungai, dan ga ada listrik di sana. salut dengan perjuangan mereka untuk mencari ilmu. :)
ila rizky nidiana´s last [type] ..Paris Trip d’BCNetwork-Oriflame 2011
Bapak saya seorang Guru, Ibu saya almarhum pun seorang Guru,
Kami anak-anaknya bangga :)
kebanggaan anda adalah kebanggaan saya juga
yayats38´s last [type] ..Menanam Keyword di Blog Kita
Pak De
Saya senang …
Ternyata banyak Blogger yang menyempatkan diri untuk menulis opininya disini …
Ini mengindikasikan bahwa … para blogger sangat concern dengan profesi mulia yang satu ini
Pahlawan yang mungkin tanpa tanda jasa
Tetapi (semoga) mempunyai kesejahteraan yang semakin baik dari waktu ke waktu …
Dengan semakin murahnya peralatan IT … Laptop, computer dan internet … semakin membuat para guru lebih mudah berkreasi dan mencari bahan untuk mengajar …
Kalau dulu Guru itu ke sekolah membawa tas kulit lusuh
Sekarang tidak jarang saya temui Guru menyandang Tas Ransel berisi Lap Top
Salam saya Pak Dhe
Benar oom
Profesi guru memang tak akan habis untuk didiskusikan dari berbagai sudut pandang.
Beberapa sahabat yang saya kenal di blog juga berprofesi sebagai guru antara lain Pak Mars, Bang Iwan dan adik kesyangannya, jeng Imelda, jeng Melly Palembang, Mas Wandi kendal, JumiaLely manten baru,mas Dwi,Dedi Kusn,dll
nh18´s last [type] ..YANG ASLI
Twitter: yuninukti
says:
Guru adalah di GUgu lan di tiRU, jadi bila ada orang yang berprofesi menjadi guru harus siap lahir batin sikap, tingkah laku dan ucapan akan ditiru muridnya..
apik-tumben ha ha ha ha ha
yuniarinukti´s last [type] ..Memaafkan dari hati
Twitter: yuninukti
says:
Ibu mertua saya mantan guru, tetangga saya juga seorang guru, walaupun saya bukan guru tapi saya mewajibkan diri untuk selalu harus nyari guru dan berguru..
guru laki dah punya kan
yuniarinukti´s last [type] ..Memaafkan dari hati
ternyata yang komen soal guru banyak banget dan panjang-panjang ya de.
itu tandanya kesan para sahabat terhadap jasa seorang guru sungguh membekas di hati
Saya pun pernah merasakan “nikmatnya” menjadi seorang guru di sebuah SD
meskipun hanya mengajar pramuka setiap hari jum’at, itu sudah merupakan kesan yang sangat berarti bagi saya.
Salam hangat dari Bandung pakde
ngajar hal2 yang baik pasti berfaedah mas
waduh telat neh tahu postingan pak dhe yang ini…hiks gara gara mudik, …
saya adalah mantan guru..pernah ngajar dan mengelola sekolah PG/TK di Alam sutera tangerang, menyenangkan sekali pak dhe..banyak hal saya dapatkan…rasanya benar tentang pengabdian itu…bersyukur dan merasa senang jika murid yang kita pegang menjadi lebih baik, buat bekal untuk mereka kelak menjadi pribadi yang lebih baik..
mertua saya dua duanya pensiunan kep sek dan guru..sodara-sodara….banyak guru..menjadi guru dulu adalah impian saya..:)
Wah hebat juga ya, saya dulu pengin banget jadi guru TK tapi gak boleh sama emak…..
Mama Kinan´s last [type] ..Bulan Agustus & Bulan Ramadhan yang Penuh Berkah
Twitter: -
says:
[...] dengan artikel saya berjudul Guru Writing Berdiri Murid Writing Berlari minggu yang lalu, maka 5 buah buku writing karangan Anang YB tersebut saya serahkan kepada 5 orang [...]