Book Review : Memamah Jantungmu
Novel berjudul Memamah Jantungmu yang merupakan cerita fiksi ini ditulis oleh seorang blogger muda dan cantik ~ Rohani Syawaliah ~ yang telah beberapa kali mengikuti kontes di BlogCamp.
Buku setebal 182 halaman ini merupakan buku kedua yang ditulis oleh penyiar radio Volare – Kalbar ini. Buku pertamanya berupa kumpulan cerpen yang berjudul Ayam Kampus (2008) yang merupakan karya bersama dengan mahasiswa satu fakultas dengannya di FKIP Untan.
.
Buku Memamah Jantungmu ini diterbitkan oleh Honeylizious Pontianak, Kalimantan Barat. Desain sampul oleh Darinholic dan dicetak melalui www. nulisbuku.com
Rohani Syawaliah yang lahir di Bakau – Kabupaten Sambas -Kalimantan Barat ini memang sejak kecil telah latihan menulis fiksi. Gadis manis ini memiliki keinginan untuk membuka wawasan masyarakat mengenai HIV/AIDS sekaligus membuka mata masyarakat untuk menghentikan diskriminasi pada ODHA. Tak heran jika novel cerita fiksi Memamah Jantung ini digunakan sebagai salah satu cara untuk berbagi mengenai penghentian stigma terhadap mereka.
.
Memamah Jantungmu bercerita tentang kehidupan seorang gadis bernama Gilda yang sedang mengalami trauma berkepanjangan karena kedua orangtua dan adiknya mati dibunuh oleh seseorang atau sekelompok orang. Dari hari-kehari dalam kehidupannya diwarnai oleh situasi yang mencekam. Suara-suara yang senantiasa memanggil namanya, bayangan datangnya orang yang seolah-olah akan merenggut nyawanya dan aneka situasi aneh yang muncul silih berganti.
Sampai akhirnya Gilda memutuskan untuk menengok rumah yang ditinggalkannya sepuluh tahun yang lalu dengan ditemani Kitty sahabat yang sangat peduli dengan keadaan Gilda.
Ya..apa yang dijumpai dirumah lamanya itu ternyata semakin membuatnya bingung dan heran. Betapa tidak, ketika Gilda membalik-balik album foto keluarganya, potret dirinya bersapapa,mama dan adiknya ternyata tidak ada, padahal Gilda yakin bahwa dia dulu potret bersama mereka.
Semua keanehan itu akhirnya terjawabkan dari diary papa Gilda yang diserahkan oleh Tante Yura, orang yang dipercaya papa Gilda.
Dalam diary itu papa Gilda menjelaskan tentang sebuah vaksin yang diberi nama Vavirtasa . Vaksin temuan papa Gilda inilah yang membuat novel ini menjadi menarik karena vaksin yang konon akan dikembangkan oleh papa Gilda untuk menyembuhkan HIV/AIDS ini menjadi sumber pertikaian,pengkhianatan dan menjadi rebutan banyak pihak. Termasuk pengkhianatan Kitty sahabat Gilda yang ternyata anak dokter Salim yang mengkhianati papa Gilda karena haus uang, kekuasaan dan ketenaran nama.
Dan, seperti biasa, novel ini diakhiri dengan happy ending. Vaksin temuan papa Gilda aman disimpan dalam tubuh Gilda, putri satu-satunya yang masih hidup. Dari darah Gilda inilah banyak ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS) yang berhasilkan disembuhkan.
Gilda menikah dengan Andre -laki-laki yang dicintai dan yang telah sembuh dari HIV/AIDS karena kedalam darah Andre telah di suntikkan darah Gilda yang menyimpan vaksin Vavirtasa.
——-
.
Novel berupa cerita fiksi menarik ini bisa dibeli langsung dari penulisnya ( Rohani Syawaliah) via kontak di profile blognya www.honeylizious.com.
Harga Rp.55.000.
Tags: Cerita Fiksi, HIV/AIDS, novel, ODHA, Rohani Syawaliah Cerita Fiksi, HIV/AIDS, novel, ODHA, Rohani Syawaliah,



44 Comments
Skip to Comment Form ↓