Perih Bahasa : Napi Sudah Menjadi Bubur

NapiNapi sudah menjadi bubur.

Artinya :

Napi yang tidak ada kapoknya. Dia bolak-balik masuk penjara dan menjadi penjahat kambuhan alias residivis. Setelah keluar dari penjara dia kembali ke jalan dan melakukan kejahatan lagi, lagi, lagi dan lagi.

Napi seperti ini adalah narapidana yang tidak bisa memanfaatkan penjara sebagai kawah candradimuka untuk menggembleng dirinya agar menjadi manusia baru setelah keluar dari penjara. Bahkan di dalam penjara diapun tega-teganya melakukan kejahatan atau mengendalikan kelompoknya, gengnya atau konco-konconya untuk melakukan kejahatan di luar penjara.

Napi sudah menjadi bubur~ adalah perih bahasa yang ditujukan kepada napi yang tidak pernah jera walaupun sudah menjadi langganan penjara atau lembaga pemasyarakatan.

Seorang yang dipenjara seharusnya memanfaatkan momentum itu untuk introspeksi diri. Penjara seharusya digunakan sebagai tempat untuk merenung kesalahan atau atas apa yang telah dilakukannya. Waktu luang seyogyanya dimanfaatkan untuk bertobat lalu mengupgrade diri dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif.

Jika sebelum masuk penjara dia ahli mencopet, maka di dalam penjara seyogyanya dia ikut kursus membuat keset atau belajar internet. Dengan kegiatan itu sekeluarnya dari penjara dia tidak lagi kembali ke jalan dan mencopet tetapi menjadi manusia baru yang ahli membuat keset sekaligus piawai ber-internet dan menghasilkan uang.

Jika sebelum dipenjara dia terlalu sibuk memikirkan dunia, harta, tahta dan wanita  sehingga tidak sempat dan tidak mau sholat maka ketika di dalam penjara seyogyanya dia meningkatkan kualitas ibadahnya. Semakin rajin sholat wajib dan sholat sunnahnya, semakin rajin dan fasih ngajinya, semakin santun, ramah dan murah senyumnya.

Manakala malam tengah sunyi, dia sujud dalam tahajudnya, lalu mengalun suaranya membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an tentu bukan hanya akan memberikan kedamaian dalam hatinya tetapi juga akan menjadi penyembuh bagi jiwanya yang sedang sakit.

Alangkah indahnya setelah dia keluar dari penjara kemudian banyak orang yang berkata : ” Subhanallah, si Fulan kini benar-benar menjadi manusia gress. Dulu kayak gitu bejadnya sekarang bisa berdiri dengan anggun di mimbar terhormat itu dan mampu memberikan ceramah yang begitu dahsyat, menyejukkan dan penuh makna “

Napi sudah menjadi bubur ~ hanyalah perih bahasa yang pantas ditujukan kepada napi yang tidak bisa memainkan perannya sebagai napi dengan sebaik-baiknya.

.

Courtesy : Mas Kelik Pelipur Lara yang sudah membuat Plesetan ~ Napi sudah menjadi bubur ~

Buy and Sell text links

Tags: , , , , lembaga pemasyarakatan, Napi, nara pidana, residivis, tobat,

39 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Sena & Kanti says:

    salam kenal,

    si fulan yang lain menganggap penjara sebagai tempat berbisnis yang aman, makanya nggak kapok bolak-balik masuk penjara ;)

    dan mengira bahwa dia akan hidup selamanya
    tur bangga memberi makan anak isterinya dengan harta yang haram

    Sena & Kanti´s last [type] ..Blog, hadiah sewindu perkawinan

  2. Mungkin itu bentuk dr ketidakpuasan, pakde. “Aq hanya copet jalanan yg hny untuk cari makan, kenapa aq dipenjara? Sedang di balik gedung megah itu, manusia2 rakus sedang asyik menikmati uang negara”. Nach. . . Makanya penjara tdk dijadikan tempat introspeksi melainkan tempat mengatur siasat kejahatan untuk balas dendam. Hikz *comment ngawur*

    komennya kayak aktipis
    copet atau apa saja yang melanggar hukum ya diganjar hukuman, kini atau nanti.
    lagipula, penjara kan bukan alat pemuas nduk

    Tarry KittyHolic´s last [type] ..Puncak Kemenangan Itu Sudah Kelihatan

  3. marsudiyanto
    Twitter:
    says:

    Saya suka pemilihan judulnya Dhe…
    Saya mengistilahkannya “Peribahaha…”

    istilah “perih bahasa” itu saya intip dari majalah jaman dulu yang pernah berjaya mas
    marsudiyanto´s last [type] ..SMANIK UNLIMITED

  4. Susindra
    Twitter:
    says:

    Seyogyanya begitu pakde. Tapi Yogya akan penuh dengan napi jika seperti itu (ups.. )

    Beberapa orang lebih keras dan alot untuk dibentuk menjadi manusia baru. Apalagi di penjara ada lebih banyak orang yang tetap jahat. Sebagian malah lebih ahli kriminal setelah keluar dari penjara.

    alot wong daging yang murah
    pilih yang has donk jangan koyor…

    Susindra´s last [type] ..Tertawa Bersama Sang Cerpenis

  5. Blogger Java
    Twitter:
    says:

    Berkunjung sebelum bertugas.

    habis berkunjung langsung ke kantin dan terus pulang ha ha ha
    Blogger Java´s last [type] ..Pulauweb Web Hosting Murah Indonesia

  6. judul yang menarik nich,, bukankah yang aslinya nasi sudah menjadi bubur…..
    jheu

    bener mas
    obat asam urat´s last [type] ..Agen Xamthone Plus Tuban jawa Timur

  7. aandroid says:

    sata sangat setuju dengan usulan memberikan keterampilan kepada napi, Saya, kebetulan skripsinya di LAPAS. Selama kurang lebih enam bulan berinteraksi, keluar masuk penjara,, miris rasanya,, manusia cuman digitukan aja,, namun ya bagaimana lagi,,, kita ndka bisa berbuat apa-apa kepada mereka,,

    mau kasih keterampilan ngeblog? hehe,, mari pak,, bisa saya fasilitasi ke penjara di area kutoarjo jawa tengah,, semoga bisa benar-benar ngasih kontibusi positif ke mereka yang di dalam sana,, :D..

    kok saya yang ngasih ketrampilan ngeblog sih
    wani piro ??

    aandroid´s last [type] ..BlackBerry Pearl 3G a powerful one piece tube

  8. nia/mama ina
    Twitter:
    says:

    suamiku juga senang sm mas kelik pelipur lara….kalo ada dia mesti nonton….

    kembali ke topik, sepertinya mrk kambuh lagi karena urusan perut pakdhe. Tau sendiri kan zaman sekarang susah nyari kerja…apalagi kalo pendidikannya pas-pasan…sementara urusan perut ngga bisa ditunda. Ditambah pendidikan agama yang kurang plus salah pergaulan. Ya sudah dech mrk cari jalan pintas….demi sesuap nasi. Toh mereka mencopet juga ngga kaya-kaya kan….cuma sekedar untuk makan aja……

    Susahnya lagi di indonesia agak susah yach mantan napi nyari kerja, sementara utk buka usaha (jualan misalnya) mereka butuh modal. Dan mencari pinjaman modal itu susah juga…..

    Tapi kalo ada niat untuk berubah bisa sech….cuma niatnya itu harus kuaat sekali supaya ngga goyah kalo dia ditimpa kesusahan lagi.

    “…sepertinya mrk kambuh lagi karena urusan perut pakdhe. Tau sendiri kan zaman sekarang susah nyari kerja…”

    Anakku sing ayu, pernahkah kau melihat nenek tua renta masih memanggul batu atau pasir dengan berjalan kaki kiloan kilometer ?? Lalu dengan tangannya yang keriput dan rapuh itu dia memecahkan batu-batu untuk mendapatkan upah hanya beberapa ribu rupiah ?
    Tidakkah kau lihat kakek yang juga sudah tak muda lagi menggenjot becak di seputaran Jembatan Merah Surabaya itu ?
    Mereka bekerja keras nak walau sudah renta.Kakinya sampai mrengkel dan menghitam kena terik matahari
    .

    Tak terlintaskah seorang pemuda yang kakinya buntung masih mau berjualan air dengan menggunakan dengkul untuk menggenjot sepedanya ?? Semangatnya, pantang menyerahnya patut diacungi jempol nak.

    Lalu, mereka yang masih gagah enak-enakan nyopet, malak sopir angkot ?? Lalu dengan hasil copetan atau palakan itu dia duduk2 main kartu sambil klepas-klepus merokok ? Itukah yang kau namakan tuntutan perut,nak ??

    Oh….oh..oh….
    nia/mama ina´s last [type] ..Review : Tablet Huawei IDEOS S7 105 (HIS 7 105)

  9. bangauputih
    Twitter:
    says:

    Kadang saya mikir, mereka nggak takut apa, ngasih makan diri sendiri, istri dan anak hasil dari kejahatan? Atau mereka tidak percaya akan adanya kehidupan yang kekal setelah kehidupan di dunia berakhir, ada balasan lain yang lebih dahsyat kelak di penjara akhirat?

    masih mending kadang mikir
    mereka mungkin gak pernah mikir nduk

    • bangauputih
      Twitter:
      says:

      jiaaaah, kena deh.
      maksud saya, nggak berani juga klo keseringan mikir klo mereka nggak percaya ama pembalasan di hari akhir, taunya setelah meninggal di dunia semua dah berakhir, gitu pakdhe. :D siapa tahu juga mereka gitu karena emang nggak tahu.
      makanya saya mikirnya kadang2. Atau mungkin mereka tahu, juga percaya tapi make istilah terlanjur jadi bubur, nggak mungkin bisa jadi nasi lagi

      jangan banyak mikir yang enggak2 tho~ lebih baik dimanfaatkan untuk memikir yang lebih penting
      masih ingat kan artikel saya tentang laci yang isinya : jepitan kertas yang karatan, korek kuping bekas yang sudah patah, sisir yang giginya dah rompal semua, ballpoint kering yang tak ada tutupnya lagi, penjepot jemuran tahun 50an….dll

  10. amiin semoga kedepannya napi menjadi tumpeng ya pakdhe…(jadi lebih bagus maksudnya dhe). pakdhe, saya terima dengan senang hati sakinah bersamamu nya dhe…^^

    ngalamate nduk ??
    Puteriamirillis´s last [type] ..Blog Quiz : A Story Pudding For Wedding

  11. Lidya says:

    benar-benar perih bahasanya ya pakde :)
    walah komen gak nyambung nih

    entar tak sambungnya deh

  12. yuniarinukti
    Twitter:
    says:

    Pakde di penjara kan gak boleh bawa henpon, laptop dan BB, trus gimana caranya main internet? klo makan indomie telur kornet mungkin bisa tiap hari.. :)

    sing mbok pikir panganan thok ae.
    yo dibuat kelas tho nduk
    jam 15-17 kursus internet gitu misalnya

    • oen says:

      hihihi, itu mah g berlaku buat penjara eksekutif, di lapas bisa punya tivi, handphone, maybe klo besaran dikit bisa bisnisan warnet kalii…

      tapi hati ya tetap teriris-iris mas
      belum lagi entar di akherat masuk penjara juga
      enakan kita bisa ngeblog dan guyon2 bebas

      oen´s last [type] ..TEMPAT NGE-BLOG GRATIS bag.2

  13. Orin
    Twitter:
    says:

    Faktanya, yg tadinya ‘cuma’ jadi pencopet, begitu keluar penjara malah meningkat stadium kejahatannya ya Pakdhe :(

    emangnya pernah disana kok hafal?
    Orin´s last [type] ..Matahari dan Bumi

    • Orin
      Twitter:
      says:

      hihihihi…. alhamdulillah belom pernah Pakdhe.

      Tapi Orin pernah baca, pas di penjara -dan bertemu dg para penjahat lainnya- ya mereka saling berbagi ‘ilmu’, jadi begitu keluar skillnya udh nambah deh. Tidak semua pastinya ya Dhe, mudah2an aja banyak yg memang memilih bertobat sepulang dari sana.

      kasihan anaknya ya nduk…..
      bolak-balik kirim makanan ke penjara

      Orin´s last [type] ..Matahari dan Bumi

      • nia/mama ina
        Twitter:
        says:

        aku pernah pakdhe bolak balik ke penjara nganter nasi untuk tetanggaku yg dipenjara…aku ke penjara sama istrinya….tp dia di penjara bukan karena jahat lochh…tapi krna kecelakaan kerja…waktu itu dia lagi bawa porklif ehh tau2 remnya blong…dan temannya yg ada didepannya kelindes…..meskipun pihak keluarga korban ngga menuntut tp krna prosedurnya seperti itu yach udah di penjara dechh…..

        suatu tindak pidana yang bukan merupakan delik aduan, ada atau tidak ada tuntutan dari korban, polisi tetap wajib melakukan pengusutan.Misalnya penganiayaan berat,pembunuhan,penipuan,perampokan,perkosaan, dll

        Sedangkan tindak pidana yang diatur dalam pasal 284 KHUP, hanya bisa dituntut jika ada pengaduan dari suami/isteri. Ini yang disebut dengan “delik aduan”. Polisi tak bisa mengusut tanpa adanya pengaduan oleh suami/isteri

        Kecelakaan seperti itu, atau kecelakaan lalin, walaupun tidak sengaja tetap dapat dikenakan pasal ” karena kelalaiannya menyebabkan orang lain luka atau meninggal dunia “, nduk.
        nia/mama ina´s last [type] ..Review : Tablet Huawei IDEOS S7 105 (HIS 7 105)

  14. chocoVanilla
    Twitter:
    says:

    Penjara itu sekolah buat napi, Pakdee. Kalo masuk cuma punya keahlian nyopet, lulus tahanan jadi rampok. Hiiiiyyyy…….

    Semoga mereka sadar ya, Pakdee, bahwa di atas derita masih ada derita yang lebih perih. Dan masyarakat mau nerima mantan napi ini. Soalnya ndak ada yang mau nerima kerja kalo ada embel2 mantan napi. Haahh susahnyaaa……

    susah itu hanya bagi orang yang malas jeng
    beli aja kemucing bekas yang harganya 3 ribuan
    lalu datangi simpang empat-lampu merah
    bersihkan mobil orang-orang yag sedang berhenti dengan sulak/kemucing
    dapat duit dah…

    chocoVanilla´s last [type] ..Jangan Diganggu

  15. honeylizious says:

    bisa jadi dia itu merasa, menjadi penjahat itu kalau nggak dilaksanakan bikin penasaran, kalo dilaksanakan malah bikin ketagihan :)

    Berarti dia egois yo nduk
    Padahal setiap malam, tanpa sepengetahuannya, anaknya yang bekerja sebagai penjahit menangis karena malu punya bapak menjadi penjahat. Dalam hatinya sianak berkata : ” seandainya bapak juga jadi penjahit tentu kami bisa hidup lebih terhormat dan bisa berjalan dengan membusungkan dada atau paha ( kok kayak fried chicken ya…..)

    honeylizious´s last [type] ..Memori Terindah

  16. Lyliana Thia says:

    Saya kira td analogi Pakde…
    Penjara.. Dgn fungsi mendidik seseorang mjd pribadi yg lebih baik.. Bagaikan bulan Ramadhan..
    Keluar Ramadhan, kalau kelakuan sm spt sebelumnya, bagai napi menjadi bubur jg gak yah?
    Ah jgn2 diriku jg spt itu.. *malu*

    Maka dari itu, akan lebih bagus jika kita menjadi manusia Rabbani, bukan muslim Rabbani.
    Kalau Ramadhan rajin bagi2 ta’jil, begitu Ramadhan klaar pelit wal medit pahit ngedulit kumat lagi.

    Lyliana Thia´s last [type] ..Story Pudding: Melintasi Lautan Dan Keyakinan

  17. Mama Kinan says:

    assalamualaikum pak dhe semoga pak dhe selalu sehat dan dalam lindungan allah swt

    tulisan yang bagus pak dhe.,saya berharapnya nggak ada lagi kejahatan didunia ini pak dhe…jadi nggak ada orang dipenjara dan nggak perlu penjara…jadi nggak ada lagi lebeling NAPI atau narapidana..*bisa nggak yah..ngarep dan mengkhayal banget..
    jadi semua orang akhlak dan moralnya bagus gitu pak dhe..
    bisa nggak yah?? jawabannya nggak bisa yah pak dhe ini lah hidup dan kehidupan

    selama masih ada Group Syaithon kejahatan masih akan terus ada nduk
    Mama Kinan´s last [type] ..Back after “Mudik” 2011

  18. dmilano says:

    dengar dengar kabar dipenjara ntu makan gratis, mau kencing dan cebok juga gratis dhe, mungkin karena itu pula makanya para napi itu sudi jadi bubur… hehehe…
    saleum dmilano

    makan tidur aja di jaga je
    dmilano´s last [type] ..Blog Hijauku

  19. advertiyha
    Twitter:
    says:

    Mereka yang tadinya masuk penjara karena kejahatan ringan, bisa jadi makin menjadi setelah masuk penjara dhe, lha gaulnya sama Napi kelas kakap… :)
    tapi, ada pula yang sadar, bila dia berbuat kejahatan karena benar-benar khilaf dan benar mau bertaubat,,, *ah, kok jadi kayak mama dedeh nih saya,,, amin…*

    tetanggaku tadinya masuk penjara karena ganja 1 linting, keluar penjara sebulan eh masuk lagi karena shabu, hiks,,, :(

    Eh, bubur napi enak gak dhe?? hihihihi… :P

    salam sayang merah jambu dhe,,,
    kiss..kiss…

    napi yg gak sadar2 ya begitulah~ bolak-balik masuk penjara
    kasihan anak dan isterinya, dan ortunya

    advertiyha´s last [type] ..Menteri P & K

  20. Kakaakin
    Twitter:
    says:

    Napi sudah menjadi bubur…
    Bubur ayam atau bubur kacang ijo nih?? :D
    Trus sekarang katanya para napi ada yang buka praktek perdukunan, Pakdhe…
    aya aya wae…

    dukun pijat kaleee
    Kakaakin´s last [type] ..Kopdar di Plaza Mulia

  21. Sketsaku says:

    hukuman di penjara yg ringan tidak membuat jera napi, klo hukuman diperberat mungkin bisa kapok kali yak..

    harus sesuai dengan kadar dan latar belakang kesalahannya
    Sketsaku´s last [type] ..Download The Fastest App Ponsel

  22. Kira-kira apa narapidana kita ada yang online dan membaca nasehat yang bagus ini nggak ya dhe? Nekjika iya, pastinya dia akan kangen banget dengan nasehat berikutnya.

    dan pasti malam2 masuk blog ini ngintip lagiiii

  23. perih bahasa, sy sebel (seneng betul) dengan plesetannya pakde, tidak hanya untuk “napi sudah menjadi bubur”, banyak juga yang lain.
    “berguru kepalang ajar, dapat guru kurang ajar”
    “ringan sama dipikul, kalau berat pikul sendiri”
    “bersakit-sakit dahulu, mati kemudian”
    “hemat pangkal kikir”
    “duduk sama rendah, berdiri belum tentu”
    “mulutmu, bukan mulutku”

    perih bahasa juga bisa dimaknai kepada gaya bahasa para tokoh, kita sering kali mendengar, mereka menggunakan bahasa-bahasa manis, sedangkan perilaku belum tentu. Pintar berbicara/berbahasa tidak dapat dipastikan itu mewakili jati dirinya.
    Apalagi pintar berbohong, nama tuhan, perkataan pembenaran akan selalu jadi pengantar pidato.
    Tidak tokoh, pemimpin, saya, dia juga mereka, jadi pemakai bahasa bunga yang sering mencatut untuk kepentingan segala.
    Pakde senang berpolitik?…saya nggak pakde…walau kita berada ditengahnya.
    kira2…apa kita bisa hidup tanpa politik pakde?
    banyak mungkin yg berkata,” tau ah”….mikiran diri aja.”

    (ini komeng njadi ngelantur ja…weleh..kamana-mana, ngalayap)

    saya gak suka berpolitik mas-entar malah musuhi teman sendiri-famili sendiri dan ortu sendiri gara2 beda pandangan politiknya
    enakan ngeblog aja deh

    aryadevi sudut kelas´s last [type] ..Kreativitas dan Inteligensi

  24. IbuDini says:

    Semakin hari kejahatan bukan semakin sedikit tetapi semakin meningkat……Napi berfikir melakukan hal ini hukumannya hanya seperti ini jadi Napi berfikir kenapa gak melakukannya lagi yang lebihhhh….buat ngumpul modal, paling di penjara hanya seperti ini..
    Dan lagi makan gratis, gak perlu bayar kos kamar.

    Mungkin beda bila di penjara sangat menyeramkan dari perlakuan dan tempat, jadi Napi berfikir gal lagi denh Gue masuk penjara….

    walau di penjara ada TV 100 inch dan kulkas 5 pintu..tetap saja gak enak nduk
    IbuDini´s last [type] ..Oleh-oleh Lebaran

  25. jadi keinget film “dalam mihrab cinta”. pas itu ada adegan si dude herlino yang masuk penjara karena dituduh mencuri, lama2 setelah mendekam di penjara, pas keluar penjara malah beneran jadi penjahat. mgkn karena lingkungan yang berpengaruh juga ya, pakdhe…

    mungkin nak karena saya belum pernah masuk ke penjara kok

  26. Dewifatma says:

    Kirain si napi di hajar habis-habisan hingga hancur, babak belur macam bubur.. :D

    bubur sayam

    Jadi ingat lagunya Diana Nasution ” Benci Napi Rindu “
    Dewifatma´s last [type] ..Catching Fire

Bad Behavior has blocked 1822 access attempts in the last 7 days.