Anak Adalah Amanah
Mengasuh anak memiliki dua dimensi makan hati dan sekaligus membahagiakan hati.
Mengapa demikian ? Karena anak juga memiliki dua wajah yaitu nyebelin namun ngangeni. Sungguh, ini pengalamaman saya ketika mengasuh anak dan memperhatikan anak-anak saya ketika mereka merawat dan mengasuh anak-anak mereka masing-masing (berarti cucu saya).
Dua dimensi ini tampak menonjol manakala anak pada usia antara 2 tahun sampai kelas 1 SD. Pada usia ini anak-anak biasanya belum bisa diajak diskusi atau berpikir yang aneh-aneh.
Pada usia ini mereka tahunya hanya “mau” dan “tidak mau”. Titik.
.
Ciri mereka adalah :
1. Tidak tahu kalau tanggal tuwek,
2. Tidak tahu kalau orangtua sudah capek.
3. Tidak tahu kalau tingkah-lakunya sering membuat ibunya mewek.
.
Saya ambil contoh tingkah laku anak yang nggemesi, si Bella misalnya. Ini hanya misalnya lho ya.
Suatu ketika ada penjual jamu gendong lewat. Bella teriak-teriak minta dibelikan minuman yang mungkin dikiranya enak : “Beli…beli…ma..beli”. Walaupun ibunya menjelaskan bahwa itu pahit, dia tetap ngotot minta dibelikan jamu gendong itu. Bahkan ketika ibunya tidak mau membelikan Bella dengan lantang teriak ” Pueliit” sambil terus menangis.
Ketika ibunya menyodorkan jamu gula asem, Bella meminumnya dan….gebres..gebres..sambil nyengir..nyengir dan akhirnya tertawa…..
Bagaimana mengatasi kasu-kasus seperti itu ? Disinilah kreasi orangtua terutama ibunya dibutuhkan. Jika yang muncul adalah bentakan-bentakan maka hasilnya tentu akan kurang baik bagi pekembangan si kecil. Salah satu caranya adalah “pengalihan perhatian” agar Bella tetap memperoleh jamu namun yang diberikan sebenarnya adalah “non jamu”.
.
Suatu ketika Bella girap-girap dan teriak-teriak melihat wig mbahKung, tetapi kali yang lain dia bahkan teriak-teriak pinjam wig. Menghadapi kasus seperti ini orangtua harus ” dowo ususe ” alias panjang ususnya alias sabar.
Sebagai manusia biasa perasaan capek, jengkel, gemes, mangkel, dongkol pasti ada. Namun demikian kondisi itu jangan sampai menjadikan orangtua lepas kendali.
Anak adalah anugerah sekaligus amanah. Jangan sampai anugerah dan amanah dari Allah Swt itu kita sia-siakan.
Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway Pertama Anakku Sayang
di Rumah Mauna.





58 Comments
Skip to Comment Form ↓