Main Volley Ball Bersama Pak SBY

Saya berani menulis artikel ini setelah reshuffle kabinet usai. Jika tidak nanti dikira saya kampanye mempromosikan diri  untuk menjadi Menteri atau Wakil Menteri.

Jika saya ditunjuk oleh Pak SBY menjadi Menteri atau Wakil Menteri ada 3 hal yang saya takutkan.

1. Saya tak bisa tertawa ngakak lagi karena sepanjang ingatan saya jarang ada Menteri atau Wakil Menteri yang tertawanya ngakak.

2. Saya mungkin bisa ngeblog, tetapi saya pasti tak bisa bebas berkomentar atau mereply komentar sahabat dengan kalimat : ” Enak dengkulmu anjlog “. Mosok Menteri atau Wakil Menteri ngomong urakan gitu.

3. Saya tak bisa mencari cring..cring..crink lagi. Mosok Menteri atau Wakil Menteri masih nguber-nguber recehan. Selain itu, saya takut jika seluruh rakyat Indonesia rame-rame meng-kklik iklan saya. Bisa ke banned akun saya rek.

.

Kembali ke pokok permasalahan. Saya mulai dengan pertanyaan  dibawah ini .

Apakah ada diantara sahabat yang pernah main volley ball dengan Pak SBY ? Saya yakin belum pernah. Nah saya sudah bolak-balik main volley dengan pak SBY. Bolak-balik artinya lebih dari sekali. Tapi terus terang, saya memang belum pernah main bandminton dengan Rudi Hartono atau Liem Swie King.

.

Pak SBY

Pak Sby nomer 3 dari kanan(tolak pinggang) ~ saya nomer 2 dari kiri

.

Pengalaman pertama saya main volley ball dengan Pak SBY terjadi ada tahun 1988 ketika kami mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di Bandung. Pak SBY bersama beberapa teman, termasuk saya menjadi anggota Tim Volley Ball dalam rangka pertandingan volley ball pada Pekan Kegiatan Bersama para Perwira Siswa Seskoad, Seskoal, Seskoau dan Sespimpol.

Kami berlatih volley ball minimal seminggu 3x, pada pagi dan sore hari. Dilanjutkan dengan try out ke beberapa satuan yang ada di Bandung~Cimahi. Pak SBY adalah smasher maut tim kami. Dengan tinggi badan diatas 170 cm, smash beliau  menukik, menghunjam tajam ke tanah…dhessss….

Pada pertandingan antar Pasis Sesko Angkatan/Sespim yang diselenggarakan di kampus Seskoal Jakarta itu kami menjadi juara I sodara-sodara. Komandan Korps Pasis memberikan hadiah berupa libur selama 3 hari. Wow bangga dan senang.

Hal yang paling mengesankan adalah ketika saya berteriak gembira waktu   smash beliau menghunjam dan tak dapat dikembalikan oleh lawan, dengan kalem beliau berkata : ” Tahan emosi !!”. Beliau memang tak pernah berteriak keras, beda dengan saya yang urakan ini.

.

Setelah lulus Seskoad itu saya agak lama tidak pernah bertemu lagi dengan pak SBY karena saya langsung berangkat ke Namibia sebagai anggota Kontingen Garuda X dalam misi perdamaian PBB ~ Untag.

Pada tahun 1997-an, ketika saya dinas di Palembang, beliau datang ke Palembang karena akan menjabat sebagai Panglima Kodam II/Swj. Ketika kami menyambutnya di Bandara SMB II dan bersalaman, beliau berkata : ” Kita main volley lagi, Lik “.

Ditengah-tengah kesibukan beliau, kami memang sering bermain volley ball.

Jika saya menjadi Menteri dan diajak Volley ball lagi sama beliau saya tidak tahu apakah saya masih bisa smash memutar atau tidak. MIMPI !!

.

.

Photobucket
.

Artikel ini diikutsertakan dalam acara My First Giveaway ~Pengalaman Pertama yang dselenggarakan di Blog nak Una.

Bermain Volley Ball dengan Pak SBY menjadikan hidup saya semakin berwarna-warni.

Buy and Sell text links

Tags: , , Pak SBY, smasher, volley ball. seskoad,

Bad Behavior has blocked 1731 access attempts in the last 7 days.