Archive for October, 2011

Batikkan Harimu! ~ Selendang Batik Tanda Lahir

Selendang Batik” Kamu lahir tanggal 17 Agustus, Nak. Wong pak RT waktu itu mau ngasih hadiah selendang batik kok. Dulu kalau ada ibu-ibu yang melahirkan anak tepat tanggal 17 Agustus maka akan mendapatkan hadiah berupa selendang batik dari pak RT atau Pak Lurah “.

Itulah kalimat yang selalu diucapkan emak ketika saya menanyakan kepastian tanggal lahirku. Pada ijazah Sekolah Rakyat, tertulis tanggal lahirku adalah 23 Agustus 1950. Nenek bahkan menyebutkan bahwa saya lahir ketika Ratu Ilmina jadi pengantin. Mungkin maksudnya Ratu Wilhelmina kaleee. Saya sudah berusaha untuk mencocokkan hari kelahiran saya dengan tanggal 17 dan 23 Agustus 1950 namun tak ada satupun yang cocok.

Ya sudahlah, mengusik ijazah yang dikeluarkan puluhan tahun yang lalu malah merepotkan banyak pihak karena kepala sekolah juga sudah almarhum. Soal  selendang batik sebagai tanda kelahiran sayapun tetap misteri (halah..halah..) Read More »

Paparazi Reaksi Cepat

Oom nh18 dalam artikelnya yang dipublish tanggal 18 Juni 2011 berjudul Fotografer menceriterakan pengalamannya tentang tukang foto dadakan yang sering dijumpai pada acara-acara tertentu misalnya acara reuni, halal-bihalal, seminar, dan lain sebagainya.

Saya menyebut mereka Paparazi Reaksi Cepat.

Tukang foto dadakan yang pada umumnya tidak kita kenal ini biasanya langsung ceprat-cepret memotret orang-orang yang sedang ngariung sebelum acara pokok dimulai. Nanti setelah acara dimulai tukang potret ini segera lari untuk mencuci hasil potretannya. Dan…pada saat jam ishoma tiba, foto kita sudah akan terpajang pathing grandul , pathing templek atau pathing glethak. Tentu saja foto itu tidak gratis. Harga yang dipathok oleh Paparazi Reaksi Cepat umumnya berkisar Rp.10.000 sd Rp. 15.000. Read More »

Bad Behavior has blocked 818 access attempts in the last 7 days.