Ayo Ngeblog: Aku NgeBlog Untuk Ibadah
NgeBlog Untuk Ibadah,Itulah niat saya.
Apapun tujuannya namun niat tetap saya luruskan yaitu ngeblog untuk ibadah. Niat ini telah berkali-kali saya ungkapkan di berbagai artikel yang saya tulis dengan harapan agar niat ini tak sampai berbelok arah apalagi bertentangan. Dengan niat itu pula saya berharap dalam menulis artikel saya senantiasa mendapat bimbingan dan petunjuk dari Allah swt agar apapun artikel yang saya terbitkan tetap “on the right track”, bermanfaat bagi saya sendiri maupun orang lain. Dengan niat ngeblog untuk ibadah maka saya ingin manjadi manusia yang bermanfaat sebagaimana sabda Rosululloh Saw:
Khairunnas anfa’uhum linnas.
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain. (HR Ahmad dan Thabrani)
The best people is the one who contributes the most to the mankind
.
Untuk keperluan tersebut saya membangun berbagai dengan platform yang berbeda antara lain BintangSatu yang berbasis wordpress.com dan sekarang PRnya turun menjadi PR 3/10. Saya juga mengelola blog dengan domain berbayar dan self hosted misalnya BlogCamp, Tips Jitu NgeBlog, Cahaya Bening , Plesiran, dan puluhan blog sejenis lainnya. Selanjutnya 3 buah Blog berplatform blogspot yaitu Tembang Setaman tempat saya bersenandung ria, Menulis ala Pakde salah satu blog untuk menulis dengan gaya yang lain dan Cardio Training Machine, pusat kebugaran jasmani untuk berlatih fitness.
Saya memang bukan alat pemuas, namun saya termasuk blogger yang tak pernah puas. Untuk memenuhi kehausan atas kepuasan itu sayapun membangun sebuah blog berbasis blogdetik yang awalnya saya beri judul Pecoet. Karena nama Pecoet kurang populer maka blog tersebut saya ganti judul menjadi CakCholik di BlogDetik.
.
Bagaimana sesungguhnya saya mengaplikasikan niat Ngeblog Untuk Ibadah tersebut ?
Konsepnya sederhana saja. Saya menggunakan aneka ragam blog tersebut untuk berbagai keperluan, 5 diantaranya sebagaimana saya uraikan dibawah ini.
1.NgeBlog untuk mencari ilmu dan menularkan ilmu.
Blogosphere saya ibaratkan sebagai universitas terbuka dengan aneka fakultas di dalamnya. Oleh karena itu tempat ini merupakan salah satu media untuk mencari ilmu dan juga untuk menyebarkan ilmu. Dalam hal ini saya mempedomani hadits Rosululloh Saw berikut ini.
Jabir r.a menuturkan, Muhammad Rasulullah s.a.w bersabda : ” Tidak pantas bagi orang bodoh mendiamkan kebodohannya. Juga tidak pantas orang yang berilmu itu mendiamkan ilmunya ” (HR. Thabrani, Ibnu Sunni dan Abu Nu’aim)
Dalam hal mencari ilmu saya menyadari benar tentang pentingnya menuntut ilmu
Sesungguhnya mencari ilmu adalah kewajiban bagi muslim dan muslimat. Allah Swt juga memberikan keutamaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang berilmu dalam firman-Nya dalam Al-Qur`an surat Al-Mujaadilah ayat 11 : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. Orang-orang yang berilmu akan pula dimudahkan jalannya ke syurga oleh Allah dan senantiasa didoakan oleh para malaikat.
Mari kita simak pula hadits berikut ini.
Rasulullah saw bersabda: “Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan”.
Setelah saya mendapat ilmu sayapun tidak akan mendiamkan ilmu itu tetapi saya mencoba untuk mempraktekkan dan juga menyebarkannya. Saya berusaha menerbitkan artikel yang menarik dan bermanfaat yang didalamnya terkandung informasi, pengetahuan, pelajaran dan hikmah yang bisa diambil untuk dijadikan bahan perenungan pembacanya. Dengan artikel itu saya tidak berpretensi menggurui, pamer atau unjuk kebolehan tetapi hanya sekedar berbagi. Gaya bahasanyapun tetap saya buat sepopuler dan sederhana mungkin. Coba tengok artikel berjudul Kursi Istimewa, tentu sahabat tak akan sulit memahaminya,bukan.
Harap kita ketahui bahwa orang yang mengajarkan dan sebarkan ilmu yang baik akan mendapatkan keuntungan. Mari kita simak hadits berikut ini.
Abu Umamah r.a mengabarkan, Muhammad Rasulullah S.a.w bersabda, ” Sungguh Allah, para Malaikat-Nya serta semua penghuni langit dan bumi termasuk semut dalam lubangnya dan ikan-ikan, sungguh semuanya mendoakan kebaikan bagi orang-orang yang mengajari manusia ” (HR. Tirmidzi)
.
2. NgeBlog untuk menebar senyum dan kegembiraan. Saya ingin membuat sahabat tersenyum manakala masuk dan membaca artikel maupun komentar sahabat dan balasan atas komentar-komentar tersebut. Apakah sahabat akan tersenyum dikulum, tersenyum lebar, tertawa tertahan, tertawa ngakak atau tertawa koprol sepenuhnya saya serahkan kepada kebiasaan dan gaya masing-masing. Dengan membuat sahabat tersenyum dan gembira maka saya sudah mengamalkan sunnah Rosululloh Saw sebagaimana sabda beliau :
Tabassumuka fii wajhi akhiika shadaqatun
Senyummu di muka saudaramu adalah sedekah (HR. Tirmidzi)
Memberikan kegembiraan kepada orang lain adalah shodaqoh
.
3. NgeBlog untuk berbagi. Kegiatan yang saya lakukan dengan langkah ini adalah menyelenggarakan kontes dan kuis. Selain untuk mempromosikan blog secara online, kontes dan kuis ini merupakan media bagi saya untuk berbagi. Walaupun apa yang saya bagikan kepada sahabat bukanlah sesuatu yang mewah namun kegiatan itu sudah merupakan ladang amal. Jika kita mau membuang duri di jalan, maka itupun sudah bernilai ibadah. Silahkan simak hadits berikut ini :
Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda : “Pada suatu ketika ada sesesorang berjalan di jalan umum. Ia melihat duri, lalu dibuangkannya. Tuhan memberinya pahala dan ampunan.” (HR. Buhkari)
.
4. NgeBlog untuk membangun dan memelihara silaturahmi. Dengan niat ngeblog untuk ibadah maka sahabat saya menjadi semakin banyak. Seperti yang selalu saya sampaikan bahwa “bersahabat dengan anda menjadikan hidup saya semakin berwarna-warni”. Kalimat ini bukanlah slogan kosong namun benar-benar terwujud dalam kehidupan saya. Saya berkenalan dengan para blogger dari berbagai macam suku, agama, profesi, umur dan daerah yang berbeda-beda. Bagi saya itu tak menjadi suatu hambatan karena saya memang ingin bisa bertemu dengan siapa saja tanpa sekat-sekat.
Sungguh merupakan suatu kegembiraan ketika saya ke Medan bisa kopdar dengan dr. Hemma, bu guru Lely, dr. Ningrum dan lain sebagainya. Sayapun menyempatkan diri sowan Pak Mars di Kendal, nengok Oyen di Salatiga, gelar kopdar dengan Blogger Metropolitan oom nh,bunda Lily dan sahabat lainnya di Jakarta. Keinginan untuk bertemu dengan jeng Nchie dan ibi Titi akhirnya tercapai juga dalam pagelaran di BSM Bandung. Las but not least, Ketika Suara SAH Berkumandang sayapun ada diantara Mas Bro dan Zuhana.
Bagi saya silaturahmi itu penting dilakukan oleh siapa saja karena akan dilapangan rejeki atau dipanjangkan usia oleh Allah Swt. Silahkan menyimak hadits berikut ini.
Anas bin Malik r.a mengatakan, Muhammad Rasulullah s.a.w bersabda, ” Siapa yang ingin rezekinya dilapangankan Allah, atau ingin diperpanjangkan usianya, maka hendaklah dia menghubungkan silaturrahmi ” (HR. Muslim)
.
.
5. NgeBlog untuk menjemput rejeki.
Allah Swt menciptakan makhluk-NYA lengkap dengann rejekinya. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang berbunyi : “Wa maa min dzaaabbatiin fil ardh illa ‘alallaahi rizquhaa.” Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang Memberi rejekinya. (Q.S. Hud : 11 – 6).
Tugas makhluk adalah menjemput rejeki itu dengan bekerja dan melakukan kegiatan yang positif.
Beberapa blog yang saya kelola juga saya gunakan untuk menjemput rejeki misalnya dengan mengikuti program Google Adsense, Pay to Review , menjadi afiliasi dengan Amazon dan lain sebagainya. Alhamdulillah dari kegiatan ngeblog ini ada tambahan penghasilan untuk membeli dan memperpanjang domain, membeli pulsa dan lain sebagainya.
Dalam hal menjemput rejeki ini kiranya perlu juga kita cermati beberapa hadits berikut ini.
- Bekerjalah kamu seakan-akan hidup seribu tahun lagi, beribadahlah kamu seakan-akan mati besuk pagi.
- Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.
- Tidaklah ada makanan seseorang itu yang lebih baik daripada apa yang dimakannya dari hasil usaha tangannya sendiri”. (Riwayat al-Bukhari)
.
Sahabat tecinta,
Itulah 5 Aplikasi dari NgeBlog untuk ibadah yang saya lakukan. Semoga bermanfaat bagi sahabat.
Menutup artike ini saya ingin menyampaikan apa yang dikatakan oleh Asy-Syaukani : ” Sejumlah ulama menasihatiku , ” Jangan pernah berhenti menulis, walau hanya dua baris sehari “. Akupun mematuhinya, dan kini akau dapat memetik buahnya”.
Pesan yang tersirat dalam pernyataan asy-Syaukani ini merupakan makna hadits Rasulullah saw :
” Sebaik-baik perbuatan adalah yang dilakukan secara terus-menerus walaupun sedikit “
.
.

.
Postingan ini diikutsertakan dalam Kontes Ayo Ngeblog: Saya Ngeblog, Kamu…??!! pada blog duniamuam.





77 Comments
Skip to Comment Form ↓