Petunjuk Kebaikan Bernilai Ibadah
Petunjuk Kebaikan merupakan judul artikel yang diterbitkan oleh Nurmayanti Zain pada hari Sabtu tanggal 30 April 2011 di blognya yang bertitel Kemilau Cahaya Emas.
Artikel ini merupakan salah satu dari beberapa artikel yang ditulis oleh Maya~demikian dia biasa dipanggil~ dan dimasukkan dalam kategori Islami.
Dalam artikel tersebut, wanita cantik yang berdomisili di Makassar Sulawesi Selatan dan mempunyai segudang kegiatan ini ( Engineer ~ Lecturer ~ Da’iyah, Book writer ) mengutip sebuah hadits Rasulullah Saw yang artinya sebagai berikut :
.
.
Sahabat tercinta,
Hadits diatas sangat mudah kita fahami maknanya.Jika kita memberikan nasihat kepada orang lain maka kita akan mendapatkan pahala yang sama dengan pahala yang diterima oleh orang yang mengerjakan kebaikan berdasarkan petunjuk kebaikan yang telah kita sampaikan kepadanya.
Berikut saya berikan contoh petunjuk kebaikan yang sangat sederhana namun Insya Allah bernilai ibadah.
Ketika ada beberapa orang remaja sedang bermain sepakbola di jalanan, anda memberikan petunjuk kepada salah satu diantara mereka: ” Le, coba kau ambil ranting pohon salak berduri yang ada dekat kakimu itu lalu buanglah ditempat sampah sana agar tidak terinjak olehmu dan orang yang lalu lalang di jalan ini “
Ketika anak remaja itu melakukan apa yang anda sampaikan maka dia telah melakukan perbuatan yang bernilai ibadah. Pahala itupun juga akan mengalir kepada anda persis seperti yang diterima oleh anak remaja tersebut.
Harap diketahui bahwa membuang duri di jalanan dengan ikhlas merupakan amalan yang tak boleh dianggap remeh. Mari kita simak hadits berikut ini.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari jalan Abu Barzah Al-Aslami, beliau bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Wahai Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat bermanfaat bagiku.” Beliau menjawab, “Singkirkanlah gangguan dari jalan-jalan kaum muslimin.” (H.r. Muslim, 13:49; Ibnu Majah, 11:78)
Dalam sebagian riwayat dari Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah pula, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada seseorang laki-laki yang melewati ranting berduri berada di tengah jalan. Ia mengatakan, ‘Demi Allah, aku akan menyingkirkan duri ini dari kaum muslimin sehingga mereka tidak akan terganggu dengannya.’ Maka Allah pun memasukkannya ke dalam surga.”
.
Allah Swt yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang menggelar ladang amal yang begitu luas. Marilah kita manfaatkan ladang amal itu dengan sebaik-baiknya antara lain dengan cara memberi petunjuk kebaikan kepada orang lain. Dan satu lagi, jangan menganggap remeh amal ibadah kita betapapun kecil dan sepelenya.
Artikel Nurmayanti Zain yang mengangkat hadits ini sungguh sangat tepat ketika bangsa kita sudah mulai mudah bringas, cepat marah dan tak segan-segan bertindak anarkis. Oleh karena itu petunjuk kebaikan harus senantiasa diberikan oleh siapa saja, kapan saja, dimana saja dan dimulai dari hal-hal kecil yang tampaknya remeh tetapi perlu.
Sayangnya Maya tidak mengelaborasi lebih jauh hadits yang dikutip tersebut dengan memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari agar pembaca memperoleh gambaran bagaimana aplikasi dari sabda Rasulullah Saw tersebut. Kebetulan Maya sedang menyelenggarakan Giveaway di blognya maka hadits ini yang saya pilih untuk saya sampaikan kepada para sahabat dengan tambahan contoh yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
.
Jika yang sampaikan diatas benar maka kebenaran itu berasal dari Allah Swt dan jika salah maka sesungguhnya kesalahan itu karena kekurangmampuan saya semata.



47 Comments
Skip to Comment Form ↓