Kriteria Calon DKI 1 : Menurut Pendapat Saya

Kriteria Calon DKI 1 menurut pendapat saya ada sekitar 238. Saya sampaikan 3 diantaranya yaitu:

1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Profesional dan bermoral.

3. Njabat yang Enak tapi gak sak Enake.

Bagi sahabat yang ingin menambahkan 235 syarat yang lain silahkan.

Seorang sahabat yang syaratnya paling nyuss saya kirimi tali asih berupa sebuah buku berjudul Vidio Blogging untuk Pemula dari Raf Knowledge. Tapi janji lho ya, jangan mencalonkan saya. Aku ndik Suroboyo ae !!

.

Kriteria Calon DKI 1

 

32 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. risa says:

    yeeeyyy … komentar paling pagiiii :)
    widiiih pakdhe curang, kebagian 3 kriteria yang dikosongin 235 lagi
    :D

    yeeee..saya kan baik hati. Memberikan kesempatan sahabat untuk menyampaikan hasrat dan keinginannya tentang kriteria calon DKI-1.

    • nique says:

      wkwkwk…. ini mbak Ely Meyer nularin pakde atau sebaliknya hihihihi …. tapi hadiahnya … hmm … *garuk2 dagu*

      daku jadi ingin menggaruk dagu(mu) juga sayank…..

  2. lidya says:

    pagi pakde, kriterianya nanti saya ke pasar dulu :)

    pasti mau menjaring pendapat para pedagang dan pembeli di pasar sana
    hayooo ngaku…iya kan jeng

    • Yunda Hamasah says:

      Sayangnya aku nggak ke Pasar hari ini, jadi kita g ketemuan ya Lid, heeheee….

      saya juuga enggak karena uang belanja untuk mbayar perbaikan BB yang ICnya rusak ( karena jatuh..)

  3. aryadevi says:

    menambahkan satu kriteria, yaitu harus berjiwa nasionalis, mementingkan hak dan hajat hidup orang banyak tidak mengutamakan kelompoknya, sukunya dan agamanya.

    Dari beberapa kasus terpilihnya kepala daerah di daerah-daerah ( terutama dari fakta yang sy lihat dilapangan di daerah saya- para bupati)….sering sekali begitu menjadi kepala daerah…maka seluruh warganya atas nama kesukuan diangkat semua..tidak peduli dengan kapasitas dan kemampuan (profesional) dalam bertugas dan bekerja di berbagai instansi di lembaga pemerintahan.

  4. usagi says:

    Mengabdi sama rakyat,,,
    Pemimpin itu kan tugasnya melayani rakyat,, bukannya rakyat melayani dia :d

  5. deewahjoedi says:

    menambahkan:
    - harus menjadikan DKI Jakarta lebih dari sekedar ibukota
    - mengkaji ulang ijin pengembang properti
    – rajin ke mesjid

    hehe

  6. Sukadi says:

    Selamat pagi, De… mau nambah syarat yang lain: Siap menjabat jadi Gubernur, barangkali siapnya jadi RT tapi di ajukan jadi gubernur, kan repot kalau jadi :D

    Nuwun, De..

  7. Coro says:

    Melanjutkan punya pakde

    4. Peduli Rakyat Kecil

    5. Peduli banjir & macet

    7. Amanah

    6. Menutup tempat maksiat (mohon maap yang ini pendapat teman saya kebetulan anggota FPI :)

  8. Kelawan says:

    1. Kalo udah di atas jangan nginjak yang di bawah,
    2. Menghargai semua orang (agar tidak kehilangan orang pintar lagi)
    3. Benar-benar punya komitmen besar dalam menjalankan amanah

  9. Kalau saya ingin nambah satu aja Pak De, :)

    Jadi calon pemimpin niatnya harus benar dan ikhlas dulu, insyaAllah kalau udah gitu semua kebaikan akan ngikut.

    Disukai semua orang, luwes, kalau salah mau ditegur dan instropeksi diri karena memang dia ingat niat yang semula tadi.. hehe :D

    Salam dari Jombang Pak De
    *Calon belum pasti JMG 1 :)

  10. Ne Margane says:

    selamat pagiii Pakdhe :-D

    nambahin kriterianya nih Pakdhe:

    -Cerdas dan Bijaksana

  11. cici pratama says:

    - bisa dijadikan contoh bagi masyarakat
    - cinta dan perhatian thdp warga jkt dan indonesia
    - cinta lingkungan agar lebih banyak lg reboisasi
    - rajin senyum dan ramah tamah
    - disiplin dalam hal apapun

    kok pakdhe sedikit banget kriterianya? Tambah lg doooong… Hehehe…

    babahno tah nduk…kok mrotes ae se

  12. nique says:

    hmm … calon DKI1 itu mestinya yang punya HATI dan BERSAHAJA!

  13. nia/mama ina says:

    Kriteria yang terpenting adalah tidak ingkar janji…..penuhilah janji2 yang pernah diucapkan waktu kampanye krna janji adalah hutang…soale dulu waktu kampanye ada salah seorang calon gubernur yang waktu kampanye di depan guru bantu (guru honorer) menjanjikan kalau dia terpilih jadi gubernur…para guru bantu ini akan diangkat jadi PNS…tapi kenyataannya sampai waktu jabatannya hampir habis janji itu tdk terealisasi…..bahkan sekarang dia mencalonkan diri lagi….dan kembali memanggil para guru bantu ini agar mencoblos dirinys kembali dalam pilkada yang akan datang….tapi rakyat ngga bisa dibohongi untuk kedua kalinya…… ingat bahwa janji itu hutang…jabatan adalah amanah

  14. Nambahin 1 kriteria: yang penting nama facebooknya gak pake embel-embel “yang tak ingin dicakiti”

  15. riez says:

    Kalo saya sing penting Siddiq,Amanah,Tabligh,dan Fathonah

  16. Mbah duL says:

    nambahin satu syarat: Selalu comment di postingannya pakdhe.. hehe

  17. Mugniar says:

    Tambah ya pakdhe … syarat berikutnya:

    * Memperhatikan kesejahteraan ‘ibu’ sebagai tiang negara. Misalnya saja, bagi para pegawai – apalagi PNS yang sementara dalam masa menyusui bayinya, diberikan kesempatan untuk menyusui bayinya selama jam kantor. Hal tersebut sebenarnya bukan semata2 bukan untuk kepentingan sang ibu, tetapi juga untuk:
    - Prestasi kerjanya. Jika ia bisa menyusui dengan tenang otomatis pikirannya bisa tenang pula dalam bekerja.
    - Menyusui sebenarnya hak asasi anak. jadi dgn adanya kesempatan itu, sang DKI 1 sudag turut menjalankan program kesejahteraan anak. Krn sdh banyak penelitian (juga sudah dimaktub dlm al-Qur’an) mengenai pentingnya ASI. Salah satunya adalah bayi yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki poin IQ lebih tinggi daripada yang tidak.
    - Diri sang DKI 1 juga karena itu membuktikan bahwa ia orang yang bermoral.

    Syarat berikutnya:

    *Memastikan di semua tempat umum di Jakarta ada ruang khusus untuk ibu menyusui. kan sekarang sudah ada tuh mal yang menyediakannya. Ya, mbok dipastikan gitu supaya semua mal menyediakannya. Juga macam stasiun kereta api, busway, bandara ….

    Syarat berikutnya …
    * Cukup itu saja pakdhe, itupun sudah kepanjangan hehehe

    Oya, di postingan saya berjudul Hore … Hadiahnya Tiba … di link:
    http://mugniarm.blogspot.com/2012/03/hore-hadiahnya-tiba.html

    Saya ada menyampaikan ucapan buat pakdhe. Kalo sempat, mohon dilongok ya pakdhe. Terimakasih :)

  18. Satu dariku untuk kreteria DKI I:

    Memuliakan wanita ^^

  19. ridha alsadi says:

    1. Harus Orang KAYA baik itu secara moral terutama materi.
    Walaupun percaya dan takwa kepada Tuhan YME, bermoral baik, namun kurang kaya atau, maka syaitan yang bertebaran di jagad raya ini takkan henti membisikkan godaan untuk korupsi. Sama seperti di Amerika sana, salah satu syarat utama jadi pemimpin adalah KAYA, agar yang terpilih benar2 fokus menjalankan amanah, tidak peduli akan setiap kesempatan yang bisa menguntungkannya secara materi, toh udah kaya, jadi buat korupsi????
    2. Cerdas
    walaupun sudah memenuhi kriteria sebelumnya, kalau kurang cerdas, maka bisa jadi ia salah dalam memilih orang2 yang akan membantunya menjalankan tugas. Biasanya di atas sudah benar, tapi para bawahan yang menyelewengkan tugas sehingga apa yang sudah direncanakan sedemikian rupa demi kemakmuran masyarakat tak bisa terwujud. Jadi ia harus cerdas memilih mana orang2 yang benar2 serius ingin bekerja membantunya mewujudkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
    3. Bisa menjamin dan benar2 mewujudkan Jakarta Bebas Macet, Banjir dan Rampok. Soalnya lihat berita, iniiiii terus yang paling mencolok. Meski tak mudah teratasi 100%, tapi kalau dicari solusinya dengan mempergunakan semua kekuatan dan kriteria yang dimiliki, maka pelan2 InsyaAllah DKI Jakarta pantas menjadi Ibukota RI.

    haduh, panjang yah jawabannya,
    semoga berkenan :D

  20. ridha alsadi says:

    Sebenarnya ada solusi utama bagaimana membuat rakyat bisa hidup aman, nyaman, sehat, juga sejahtera, seperti di Brunei sana, tidak hanya untuk DKI tapi juga untuk RI 1,
    klo kita merujuk pada hukum Agama Islam, tapi karena kita negara pancasila maka sulit sekali mewujudkan semuanya.

    KAlau hukum Islam yang dijalankan, tak ada pencuri, rampok, korupsi, narkoba, banjir,dan berbagai bencana, termasuk macet,. InsyaAllah. dan hukum itu sama sekali tidak mengganggu kehidupan agama lain, justru akan semakin merukun dan mendamaikan satu sama lain. Tapi sulit sepertinya untuk terwujud….. (maaf jika komen ini kurang berkenan)

  21. Lidya says:

    saya datang lagi pakde :)
    Pak Gubernur diharapkan lebih berempati dan mendekatkan diri pada Nya jadi tidak ada korupsi sehingga bisa mensejahterakan rakyatnya khusus di bidang pendidikan dan kesehatan serta memperluas lapangan pekerjaan. Ingat ya Pak Gubernur jangan cuma janji-janji saat kampanye saja, kalau tidak ditepati bohong loh, bohon itu dosa nanti masuk neraka :) Jadi pemimpin itu tanggung jawabnya dunia akhirat, inget ya pak

  22. marsudiyanto says:

    Tambahan saya singkat2 saja Dhe, kalau panjang malah calonnya bingung sendiri
    1. Pastinya paham masalah Jakarta
    2. Punya pengalaman jadi pemimpin. Untuk sekelas DKI gak bisa diserahkan pada yg baru cari pengalaman
    3. Jangan dari Parpol. Entah bagaimana cara mendapatkannya, tapi kalo dari parpol kok kayaknya akan digoyang2
    4. Sekali2 dari Perempuan Dhe. Bukan coba2 tapi saya yakin banyak yg mampu. Presiden aja bisa dari wanita, opo maneh trimo gubernur
    ===========================
    Saya malah rindu jaman dulu, gubernur dan bupati rata2 dari ABRI. Lurah juga begitu dan stabilitas terjaga.
    Jaman dulu kalo sudah menjabat Dandim biasanya trus jadi Bupati.
    Bukan ngapik-apik, tapi kepemimpinan ABRI jaman dulu memang mantap

    • nique says:

      bukan ngapik2 tapi jelas ini bacanya ngapik2 …
      begini niy yang bikin dilema
      nanti klo pucuk pimpinan abri semua,
      katanya abri pengen begini begitu …
      gak proporsionallah
      serba salah memang ngatur ratusan juta rakyak ini

      *xixixi mlipir tuku tempe bacem sik*

  23. Mama Sedja says:

    Calon DKI 1 itu mestinya…

    1. Kenal Mbak Nique
    2. Gabung di BlogCamp
    3. Sering-sering ngadain giveaway

    hihihihihi

  24. Mbah duL says:

    Hehehe.. Edit ya pakdhe..
    Dibawah ini adalah syarat tambahan yang saya ajukan untuk DKI 1:

    1. Bisa merangkul semua kelompok dan golongan (tidak harus doktor atau jendral atau artis)
    2. Bisa memperbaiki kemacetan dan masalah lalu lintas di Jakarta (tidak harus polisi atau insinyur atau arsitek)
    3. Bisa memperbaiki masalah banjir (tidak harus kontraktor atau ahli bangunan atau arsitek)
    4. Peduli akan kebersihan, keamanan, kenyamanan dan kerapian kota Jakarta (karena jakarta adalah ibukota maka perlu perhatian penuh, termasuk di dalamnya masalah pembangunan, transportasi, kriminal, anak jalanan, narkoba dll)
    5. Dipercaya dan Terpercaya (bisa dibuktikan dengan catatan bersih dari Black List (KKN) dan sanksi pidana serta tindak asusila
    6. Berpengalaman (tidak harus pernah menjabat sebagai kepala daerah)
    7. Cerdas, independen dan berkomitmen penuh atas kemajuan Jakarta
    8. Mempunyai visi dan misi yang jelas
    9. Berani mundur atau dikenai sanksi atau denda jika dalam waktu 1 tahun tidak bisa memperbaiki point 2, 3, 4 diatas tadi
    10. Bisa mendengarkan dan menampung suara dari rakyatnya serta mewujudkannya (pada dasarnya seorang Kepala Daerah adalah Babu sekaligus Pemimpin yg diutus oleh Rakyat)
    11. Berani ditegur dan menegur siapapun jika salah atau keliru (termasuk presiden, menteri atau anggota dpr mpr)

    Cukup 11 point aja, bagi yang bisa memenuhi 11 point diatas saya acungi 20 jempol :D

  25. Djawa says:

    cuma satu tambahan dari aku., pajabat ahrus punya hati., dengan satu syarat ini aja sudah mencakup ribuan syarat hehe.,

  26. Blogger Java says:

    Merakyat dan peduli sama wong cilik.

  27. andre says:

    kalau aku kriterianya harus jujur dan peduli sama rakyat..

    sama dengan kriteria di buku pintar calon gubernur

  28. Ikut nambahin yooo sudah ada yg sependapat apa belum nih… :)

    1. Siddiq, Amanah, Tabliq, Fatanah
    2. Punya visi dan misi yang jelas.
    3. Punya program rencana kerja jangka panjang jangka pendek.
    4. Tahu pasti permasalahan yang dihadapi DKI dan mempunyai solusi dari permasalahan tersebut.
    5. Legowo mengundurkan diri jika tidak bisa menjalankan aman rakyat.