Satu Klik Di Atas Rata-Rata
Sirosopo dulunya adalah seorang juru ketik andalan di kantornya. 9 dari 10 produk kantor dialah yang mengetik. Ketikannya rapi, formatnya yahud dan kecepatan mengetiknya juga ciamik. Bukan hanya itu, karyawan yang tak banyak omong ini juga tahu benar selera dan gaya bahasa bosnya. Tak heran dia termasuk “karyawan terpakai” dilingkungannya.
Jaman berganti musimpun bertukar.
Kantor Sirosopo melakukan revolusi seiring dengan perkembangan teknologi. Mesin tik lama diganti dengan komputer. Pihak kantor mengambil karyawan baru yang “melek komputer”. Merekalah kini yang ditugasi untuk melaksanakan kegiatan administrasi termasuk membuat produk tulisan dinas. Kecepatan mengetik Sirosopo tak banyak manfaatnya lagi karena para staf lebih suka memanfaatkan anak-anak muda yang pintar mengetik dengan komputer tersebut. Sirosopo seolah jobless yang akhirnya harus puas menjadi agendaris.
Sampai suatu hari si bos kebingunan ketika akan melakukan presentasi. Dari karyawan yang melek komputer tersebut ternyata tak ada satupun yang bisa membuat slide. Kemampuan mereka memang baru mengetik.
Sirosopo memberanikan diri untuk membantu si bos. ” Emangnya kamu bisa membuat slide dengan komputer,Po ?”, tanya bos.
” Kalau slide sederhana saja Insya Allah saya bisa, bos”, jawabnya kalem.
” Bener nich, kapan kamu belajar komputer ?”
” Saya belajar kepada anak saya yang kebetulan kursus komputer dan saya minta diajari olehnya. Karena saya lihat dia juga bisa membuat slide maka sayapun minta diajari membuat slide “
” Kenapa kau nggak bilang-bilang ?”, tanya bos heran.
” Saya kan pemaluuuuu, bos “
Sejak saat itu Sirosopo kembali menjadi ” karyawan laris pakai “
.
Pelajaran yang dapat dipetik.
Cukup Satu klik di atas rata-rata menjadikan kita mempunyai nilai tambah.

Assalamu’alaikum…
sepakat pakdhe, tidak boleh merasa puas dengan kemampuan yg ada, harus terus menambahnya dgn belajar belajar belajar…
Selamat mengawali hari, semoga Allah memberkahi…
Waalaikum salam wr wb.
Benar sekali, ilmu apapun berkembang dengan pesat lho
menyambung adenia, makanya tiada hari tanpa terus belajar…..minimal belajar untuk bagaimana belajar itu sendiri
atau belajar cara mengatasi malas belajar
Tidak boleh cepat puas dengan apa yang telah kita capai … ^^
cepat puas akan tergilas
berarti harus mau belajar lagi biar punya wawasan lebih luas dibanding lainnya.
benar mas
ilmu yang baik pasti bermanfaat
jangan menjadi orang rata2, krn org rata2 sudah banyak, jd bs ga kepake. hrs jd org di atas rata2 biar trs kepake.
minimal punya satu pengetahuan unggulan
good morning semangat pagi, dhe
^^
good morniung semangat pagi
baju kuning menarik hati
siiph.. belajar terus.. agar tak terlindas oleh kemajuan jaman.
bravo sirosopo..!!! bravo pakde..!
pengetahuan tentang kamera saya sudah kalah beberapa langkah dari bu dokter lho
terus meningkatkan kemampuan diri sendiri ya, pak de
benar mas agar tak ketinggalan
Hehe… Pakdhe paling bisa membuat nama.
Sirosopo…? Nikikulo, Pakdhe… :D
agar tak menyenggol nama seseorang
itu yang masih kuecil sudah diajari ngeklik ngeklik, pasti nanti besar 3 klik di atas rata rata, yang lain masih nonton sponge boooob dan shaun the suiiiip…
iya bener, dia juga sudah pintar menghidupkan laptop dan cari mainan sendiri
yang penting menyukai komputer dulu
Kalau pun tidak bisa menguasai semuanya …
kuasailah satu bidang … tetapi anda diatas semuanya … untuk yang satu itu…
Setuju banget
Salam saya Pak De
betul oom
kuasai satu bidang saja yang bisa membedakan kita dengan teman yang lain
Di kantor tertentu masih ada yang butuh ketrampilan seperti yang dimiliki Bapak itu Dhe, terutama mengetik kuitansi atau blangko lain yang blangkonya sudah dicetak, atau memang harus pakai kwitansi asli.
benar mas, blangko2 kadang masih harus diketik pakai mesin tik biasa
“saya belajar kepada anak saya….”
Sammaaa…. urusan program-program komputer memang suka bikin saya bengong. Nanya sama anak aja deh…yg memang sudah 1 klik diatas bundanya.
sayapun kadang2 tanya kepada keponakan yang lebih faham soal fitur2 hape
Ilmu itu memang harus dicari sampai kita mati..
Matur nuwun motivasinya hari ini Dhe
Salam..
benar mas, ilmu yang kelihatan remeh temehpun pasti ada manfaatnya
Orang yang tidak mau belajar adalah orang yang merasa dirinya sudah pandai, padahal hakekatnya orng demikian adalah orang yg paling bodoh didunia…
semangaat
belajar tak pernah rugi
Huhu… tapi kok banyak pegawai yang gak mau pinter, Pakdhe. Misalnya dalam hal ngerjain laporan. Mereka lebih memilih buta tuli terhadap komputer, soalnya takut/malas disuruh ngerjain laporan. *curcol
begitu bos bilang ” yang bisa membuat dan mengoperasikan slide ikut membantu saya seminar ke Kuala Lumpur ” nah baru mlongooooooo
hehehe.. saia males banget disuruh menguasai program SAP di kantor. Kenapa? saia menghindari ‘double job!’
*lha, kerjaan’e dewe udah sangat menyita waktu Pa’Dhe
minimal untuk pengetahuan, siapa tahu kelak berguna
itulah tipe orang yang mau belajar dan orang yang terbuka pemikirannya,
sehingga bisa beradaptasi dengan segala perubahan teknologi.. :)
yang tak mau belajar akan rugi
nah, sebenarnya kalau kita benar2 niat belajar, pasti ilmu tsb bakal sangat berguna. :)
bukan harus lewat guru, belajar bisa dari mana saja, siapa saja~
iya kan pak dhe? (~???)~
benar mas, alampun merupakan Universitas Terbuka yang patut kita pelajari
Karena itulah aq selalu mengklik blog pakdhe setiap hari :P
sip, sedikit banyak ada ilmu yang terselip di setiap artikelku ya jeng he he he promo
Kalau kita mau belajar, pastinya banyak manfaat yang didapatkan.
benar sekali, rojer
Betul dhe,, asal ada niat, kemauan, kemampuan dan diramu dengan doa, insyaAllah semua mudah dan menghasilkan rezeki halal.. :)
salam sayang merah jambu
kiss..kiss..
cocok sekali nduk
belajar dan terus belajar…itu kuncinya, ya Pakdhe.. :)
benar jeng, kalau malas belajar entar gak bersinar
jaman berubah, kemampuan juga harus meningkat ternyata ya pakdhe