Lagu Anak-Anak Indonesia

Lagu Anak-Anak IndonesiaLagu anak-anak Indonesia beserta para penyanyi cilik booming di era tahun 1970-1980an. Sahabat yang sepantar dengan saya pasti ingat acara Ayo Menyanyi di TVRI yang diasuh oleh Ibu Fat dengan iringan piano Bu Meinar. Termasuk acara Bintang Kecil dan Taman Indria.

Pada jaman itu penyanyi cilik Chicha Koeswoyo hampir setiap hari muncul di layar  TVRI. Lagu Helli juga terdengar di mana-mana, baik di radio maupun di televisi.  Demikian pula penyanyi cilik Adi Bing Slamet, Sari Yok Koeswoyo, Joan Tanamal, Helen, Ira Maya Sopha, Dina Mariana, Diana Papilaya, Vien Is Haryanto, dan masih banyak lagi. Lagu anak-anak Indonesia bak jamur di musim hujan yang bertemakan keindahan alam, dunia binatang, cinta kepada orangtua dan lagu-lagu khas anak-anak lainnya. Penjualan kaset Lagu anak-anak begitu banyak dan memang laris manis.

Setelah mereka mulai beranjak remaja muncul para penggantinya misalnya Puput melati, Sherina, Enno Lerian, Trio Kwek Kwek, Natashia Nikita, Joshua dan sebagainya.

Pada era itu pula saya mengenal group musik Koes Plus, The Favorites Group,Band 4 Nada, Band Panca Nada, the Mercys, Golden Hand, D’Lloyd, de Rollies, God Bless, Panbers, AKA, Dara Puspita, the Singers, Bimbo, Zainal Combo, dan lain-lainnya. Sayapun selalu membeli album Koes Plus dari  Nusantara I sd Nusantara V .

Kemudian  muncullah generasi baru yang juga tak kalah ramai. Shela on 7, Peter Pan, Raja, Ungu, Coklat, Padi, Wali, Armada, Gigi, Baginda, Dewa 19, Java Jive, Kahitna,Jikustik, Kangen Band, Kerispatih, Slank, ST12, Cangcuter, Goliath, Netral, Kotak dan lain-lain meramaikan jagad musik.

Situasi semakin semarak manakala televisi menyelenggarakan acara pencarian penyanyi berbakat seperti Indonesian Idol, Akademi Fantasi serta KDI. Saat ini di beberapa televisi sering dihiasi dengan wajah remaja cantik-cantik seperti yang tergabung dalam Grup Seven Icon, Cherrybelle dan lain sebagainya.

Kini tampaknya agak sulit menemukan penyanyi anak-anak. Mencari penyanyi cilik yang melantunkan lagu anak-anak tak semudah dulu lagi. Sebaliknya mereka lebih sering kita lihat di sinetron.

.

Courtesy : oom nh18~Pergi Belajar (Ibu Sud)
.

Lagu Anak-Anak Indonesia

oh ibu dan ayah selamat pagi…

.

Pertanyaannya : mengapa pertumbuhan penyanyi cilik dan lagu anak-anak Indonesia kini tak segencar era sebelumnya?? Apa yang terjadi pada orangtua masa kini ?? Tak adakah yang berkehendak menampilkan putra-putrinya untuk menyuarakan dunia anak-anak dengan segala keceriaan dan kelucuan mereka ? Apakah para orangtua lebih senang anaknya main sinetron daripada menjadi penyanyi ? Tak adakah pengusaha industri musik dan pencipta lagu-lagu anak-anak yang tergerak hatinya (lagi)?

.

Lagu Anak-Anak Indonesia

Dapatkan kaset dan CDnya di kota anda

Bagaimana jika oom nh18 kita dorong rame-rame agar menciptakan Lagu Anak-Anak Indonesia ?

 

 


Jika artikel diatas anda pilih untuk ditanggapi/direview silahkan segera ditulis di blog dan daftarkan pada kolom komentar di bawah sesuai format yang telah ditentukan. Berikan link ke artikel ini dengan anchor text Lagu Anak-Anak Indonesia. Pendaftaran tanggapan/review atas artikel ini ditutup pada hari ini juga jam 21.00 wib..
Sesuai ketentuan kontes maka sebelum mendaftarkan artikel pastikan blog anda sudah berisi minimal 25 artikel.

 

 

 

21 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Evi says:

    Setuju sangat Pakde…Om Nh kelihatannya berbakat mengemas lagu anak-anak jadi hiburan yg berwawasan pendidikan..:)

    sekali tekan tuts piano langsung jadi lagu ya jeng

  2. Lidya says:

    setuju banget Dhe, anak-anak sekarang kurang mengenal lagu2 anak

    Dulu di kelas suka ada giliran maju kedepan mmenyanyikan lagu je

  3. 'Ne says:

    hiks iya ya Pakdhe, anak-anak sekarang ngertinya malah cherrybelle..
    lha itu ponakan saya juga sukanya nyanyi cheribelle, iwak peyek *duh
    ini peran media juga sih dan semakin langkanya lagu-lagu anak-anak..

    selamat berhari minggu ceria untuk Pakdhe dan keluarga :D

    Lagu Desaku malah gak tahu ya nduk
    happy weekend

  4. nh18 says:

    Topik kali ini menarik pak De …
    Sangat menarik …
    Memang sekarang lagu anak-anak itu langka …
    Bukan langka jumlahnya saya rasa …
    Yang saya rasa langka adalah … kesempatan untuk muncul di permukaan …

    Salam saya Pak De …

    Di TVRI dan TV lainnya perlu ditambah acara untuk anak-anak selain kartun dan sinetron yang ajaib2 atau peri2 itu lho

  5. Hahaha, salam saya.
    Tak kira lho kok lagu anak-anak nadanya kayak Endless Love :P
    Ternyata yang awal dudu tho…

    Endless Love itu cinta sampai mati kan ya

  6. andre says:

    iya, sekarang ini anak2 cenderung lebih suka lagu2 dewasa daripada lagu anak2.

    itu soalnya yang mereka sering dengar

    • andre says:

      mungkin juga ini karena sekarang jarang ada yang mau nyiptakan lagu anak-anak. coba sekarang ada yang ciptakan dan dinyanyikan lagi oleh penyanyi anak2 mungkin lagu2 tersebut bisa populer.

      perlu ada lomba cipta lagu anak ya mas

      • andre says:

        yoi bener banget pa de. wah saya malah dapet ide nih gara2 komentarnya pak de :D

        sip, kirain mau ambil review artikel ini

  7. Bang Iwan says:

    Saya sangat setuju kalau Om nh18 menciptakan Lagu Anak-Anak Indonesia

    betul bang
    tapi gak usah tandatangan di kain putih segala ach

  8. nh18 says:

    DONE pak De …
    Ini entries dari saya …

    Nama

  9. [...] Pagi ini Pak De Cholik tercinta kita mengangkat topik yang menarik.  Tentang Lagu Anak-anak Indonesia.  [...]

  10. aryadevi says:

    yep, masa itu yang termasuk ditunggu adalah acaranya pak Prana jaya,…biasa sore tu acaranya, juga aneka ria safari…..untuk bintang ciliknya….favorit Adi Bing Slamet dengan Chica Koeswoyo…..malah dulu sering bergaya seperti Adi Bing slamet….apalagi di Filmnya koboi cilik atawa cengeng ..ya?? lupa……jadi ingat topi koboi dulu….yang hilang terbang ketiup angin waktu nebeng mobil hiace saat pindahan rumah dari asrama purwa ke gunung sari…..weleh

    Iya,dulu dunia anak2 ramai di TV
    sekarang banyak kartun

  11. mami zidane says:

    lagu anak2 sudah kalah saing dengan lagu2 nya cherrybelle ya pakdhe….hehe

    tapi alhamdulilah anak saya saat ini masih suka dengan lagu anak2 semacam balonku ada 5, naik kereta api, ataupun burung kakak tua.

    Lagu2 jaman dulu lebih abadi mam

  12. LJ says:

    hari minggu nyari cd DBBD, ah..
    katanya dapet bonus peluk dari Bella.
    gemezzz…

    Baru pulang dari Jombang bude

  13. Sekarang sebagai gantinya anak-anak kecil sudah bisa nyanyi lagu-lagu band terkenal, oadahal isinya belum tentu tahu..memang memprihatinkan.

    Seharusnya dan akan lebig baik bila lagu-lagu anak dipopulerkan kembali sehingga anak dapat tumbuh kembang dengan baik

    Benar mas, jangan sampai anak2 lebih senang menyanyikan lagu Bojo Loro

  14. affanibnu says:

    jangankan lagu indonesia..
    anak2 kecil sudah gandrung lagu korea…

    makin kacau aja..

    untuk selingan gak apa2
    tapi jangan sampai tidak tahu lagi Garuda Pancasila