Bijak Dalam Menentukan Pilihan

Bijak Dalam Menentukan PilihanBeberapa waktu sebelum Perang Bharatayudha digelar di Padang Kurusetra.

Pihak Pandawa mengutus Arjuna untuk menghadap Prabu Kresna, Raja Dwarawati. Sedangkan Prabu Suyudana ~ Raja Astina sowan langsung untuk menemui raja nan bijak itu. Oleh staf pribadi mereka berdua langsung dipersilahkan menuju kamar tempat Kresna santai. Ternyata Kresna sedang tidur.

Prabu Suyudana cepat-cepat duduk di kursi yang terletak di sebelah kepala Kresna dengan harapan begitu Kresna bangun tidur dialah yang akan disapa terlebih dulu. Sementara Arjuna menempati tempat duduk yang tersedia di ujung kaki Kresna karena hanya itulah kursi yang tersisa.

Ketika Kresna membuka mata yang pertama-tama terlihat adalah Arjuna~adik iparnya yang duduk pas di depan matanya. Maka bertegur sapalah mereka berdua.

” Kakang Prabu Suyudana juga hadir “, kata Arjuna sambil menunjuk ke arah Raja Astina itu. Kresnapun menyapa Suyudana.

” Terima kasih sudah menjenguk saya. Tentu kalian berdua ada keperluan penting sehingga memerlukan datang ke Dwarawati di tengah-tengah kesibukan kalian”, kata Kresna yang sudah bisa menebak maksud kedatangan mereka.

” Benar Kakang Prabu, saya datang untuk mohon bantuan Kakang pada Perang Bharatayudha nanti “, sahut Suyudana.

” Kalau kamu ada perlu apa yayi ?”, tanya Kresna kepada Arjuna basa-basi.

” Tak jauh berbeda dengan Kakang Prabu Suyudana, Pandawa juga mohon restu dan bantuan kakang “, jawab Arjuna.

” Baiklah kalau begitu. Pandawa dan Kurawa adalah saudara-saudaraku. Saya hanya mempunyai pasukan lengkap dengan senjatanya tetapi tak memiliki dana yang besar. Apa yang bisa saya berikan untuk kalian berdua ?  Kamu minta bantuan apa, Arjuna ?”

” Saya kira biarlah Kakang Prabu Suyudana yang memilih terlebih dulu ?”, kata Arjuna yang memiliki rasa sungkan, kecuali soal wanita.

” Saya mohon dibantu seluruh pasukan Dwarawati beserta senjatanya, Kakang !”, ujar Suyudana dengan gesit.

” Baiklah kalau begitu, pada Perang Bharatayudha nanti seluruh pasukan Dwarawati dan senjatanya akan saya perbantukan kepada Kurawa. Tapi tolong urusan akomodasi dan logistik didukung ya “, janji Kresna kepada Suyudana.

” Terima kasih, Gan “, sahut Suyudana dengan wajah sumringah.

” Lha, Pandawa minta dibantu apa, aku tak punya pasukan lagi. Yang ada ya tinggal permaisuri dan abdi dalem yang kurus-kurus itu ?”, kata Kresna ngajak guyon iparnya.

” Pandawa akan sangat bahagia jika pribadi Kakang Prabu bisa bersama kami selama perang Bharatayudha berlangsung”, ujar Arjuna.

Kresna manggut-manggut, faham dengan maksud Pandawa yang bijak dalam menentukan pilihan.

Begitulah, Prabu Kresna yang piawai menyusun kiat-kiat jitu itu berada di pihak Pandawa. Bahkan dialah yang menjadi kusir kereta Arjuna dan membesarkan hati serta membakar semangat iparnya. Maklum ketika di Padang Kurusetra Arjuna keder wal grogi menghadapi para sesepuh Korawa plus Begawan Durna yang pernah menjadi gurunya.

.

Bijak Dalam Menentukan Pilihan

Bingung ???

.

Sahabat tercinta,

Seorang karyawan muda berprestasi bisa-bisa kurang bijak dalam menentukan pilihan ketika ditawari uang Rp.200 juta atau kesempatan mengikuti pendidikan S2.

.

 


Jika artikel diatas anda pilih untuk ditanggapi/direview silahkan segera ditulis di blog dan daftarkan pada kolom komentar di bawah sesuai format yang telah ditentukan. Berikan link ke artikel ini dengan anchor text Bijak Dalam Menentukan Pilihan. Pendaftaran tanggapan/review atas artikel ini ditutup pada hari ini juga jam 21.00 wib.
Sesuai ketentuan kontes maka sebelum mendaftarkan artikel pastikan blog anda sudah berisi minimal 25 artikel,usia anda minimal 12 tahun dan telah membaca syarat dan ketentuan Jambore On the Blog 2012

 

 

 

19 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Menarik temanya De..!

    Saya suruh Prit ikutan ah..

    “Priiiiiiit…”

    Artikel Jambore On the Blog 2012 kan emank menarik2 dan debatable
    Priiit…tendangan penalti untuk menjebol gawang

  2. aryadevi says:

    dalam memilih memang kadang membuat bingung, apalagi yang berhubungan dengan materi…dari pengalaman, saya lebih cenderung memikirkan baik buruknya suatu pilihan…walau orang sekitar mengatakan “goblok” karena apa yang sudah saya pilih, tapi enjoy aja karena yang menjalani hidup adalah diri sendiri (masing-masing). Pribadi sering menimbang jauh kedepan…..tidak terlalu tergoda dengan kenikmatan sesaat atau yang sudah ada didepan mata…..
    Banyak yang mengatakan,” terlalu idealis”…..Memang, tapi siapa lagi yang membuat bernilai hidup ini kecuali yang melakoninya……..
    Masing individu mempunyai kehidupan pribadi sendiri, bagaimana dia mengelolanya?..tidak mesti sama dengan jalan-jalan yang lazim ditempuh orang lain.
    ….Akhir tujuan hanya mengharap Ridho Allah semata,…hal ini pula yang menjadi pemberat dominan untuk menentukan pilihan.

    salam panas pakde dari kota balikpapan

    Semua tergantung individu dan sikon yang dihadapi kayaknya

  3. Rika Willy says:

    Pilihan …

    membuat hati jadi galau jika memikirkannya .

    PakDhe, saya berkunjung :)

    Kata galau kok jadi merajalela ya
    Saya juga dah kunjung Gunung Pancar lho

  4. Mami Zidane says:

    kalo saya di suruh milih antara duit 200 juta atau pendidikan S2 kayaknya saya juga bingung milihnya Dhe….tapi kayaknya saya cenderung pilih duit aja deh….hehe…

    tapi sayangnya kok yo nggak ada yang nawarin saya 2 hal menggiurkan itu ya…hehehe…

    Memang tergantung orangnya jeng
    kalau saya juga milih yang 200 juta, maklum dah tuwir, kalau kuliah lagi trus diajak demo kan gimanaaa gitzuuu

    • yuniarinukti says:

      Kok perasaan kita sama ya Mami Zidane, seandainya ada orang yang nawari 2 pilihan itu saya lebih tertarik duit aja deh.. hehe..

      halah golek bolo

  5. Evi says:

    Pakde, berarti dalam perang ini Kresna menghadapi pasukannya sendiri? Yah..pasti kederlah Kurawa kalau gitu..hehehe…Ya Pakde..Bijak itu ternyata butuh kecerdasan untuk membaca situasi…

    Kresna ahli strategi.
    Jangan2 pasukannya juga ogah2an mbantu Kurawa ya..soalnya loyalnya kan kepada bosnya sendiri

  6. LJ says:

    sukaa banget sama cerita diatas.
    bijak dan cerdik dalam menentukan pilihan.

    ini pilihan tema yang menarik, Dhe..

    Sayank..mana ada sih artikelku yang topiknya tak menarik
    (kacak pinggang…mau nyemprot AXE…)

  7. bagus artikelnya yaaa…

    iya mas, ini yang asli lho..dah banyak yang nawar tinggi tapi belum saya kasih

  8. Pilihan yang tepat namun belum tentu dapat pakdhe :)

    Usahakan dapat donk ach, soalnya saya pas bener sama yang itu
    Kalau perlu tambahi tipsnya..ya..ya

  9. Pakdhe, ndaftar yang ini

    Nama : Esti Sulistyawan
    Judul arikel Blogcamp yang ditanggapi : Bijak Dalam Menentukan Pilihan
    Judul Artikel Peserta : Hidup Adalah Pilihan
    Url : http://thesulistyawans.blogspot.com/2012/06/hidup-adalah-pilihan.html

    ImageChef.com

    • awwww..makasi bunganya Dhe, tak kirain bunga deposito hehe

      Bunga deposito sekarang pelit2 kayaknya jeng
      Daku hanya dapat 400 ribu saja je. Alhamdulillah

  10. nh18 says:

    Kalau saya …
    sikat 200 juta Pak De …
    hahahaha

    Untuk S2nya … cari bea siswa di tempat lain …

    Trainer Matre’

    qiqiqiqiqiq

    Salam saya

    Kayaknya kita sama2 matre oom
    Saya juga mau tuh kalau ada yang nglempar 200 juta…
    Mau mbuat ruang khusus untuk BlogCamp Group yang full ac, full sound system,full home theatre,kulkas, coffee maker, full laptop, full kamera dan full snack gitzuuuu.
    Trus di dinding ada tusuk gigi elektronik dan alat garuk elektroniknya.Kalau sliliten habis makan dan badan gatel2 tinggal mangap dan nemplekkan punggung ke alat itu…asyik kaleee…..

    • Pakde Cholik says:

      Ada yang kelupaan, tambah organ atau piano juga tambah jos kayaknya

  11. aryadevi says:

    masih ikut meramaikan……yoooooo….semua teriak…yoooooo…yo yo yo ayo ayo ayo…yo yo yo yoo ayoo ayooo….sambil joged gaya Shakira.. Waka Waka- This Time for Africa

    Sambil diselinggi Hula-Hula dance

  12. Niar Ningrum says:

    Niar mau 200 juta buat modal nikah sama lanjut kuliah S1 dulu dhe baru S2 di Indonesia ajah :D

    hahahahaha………………liat 200juta tulisan tok seneng e :D

    saya S2 di India lho

  13. marsudiyanto says:

    Sebagian kita memilih yang disuka, bukan memilih yang perlu…

    Benar mas
    Sudah punya kulkas 2 pintu masih nambah yang 4 pintu

    • marsudiyanto says:

      Yang diperlukan mustinya beli kompor gas yg bocor, tapi malah buat beli blackberry

      Semoga kompornya gak bocor ketika dia FBan

  14. Tak mau gagal lagi…

    Daftar dengan format lengkap :

    Nama : Yunda Hamasah
    Judul arikel Blogcamp yang ditanggapi : Bijak Dalam Menentukan Pilihan
    Judul Artikel Peserta : Anugerah Belajar
    Url : http://yundahamasah.blogspot.com/2012/06/bijak-memilih-adalah-buah-belajar.html

    ImageChef.com