Lagak Lagu Kebo Ijo

Lagak Lagu Kebo IjoTunggul Ametung mati bersimbah darah. Melihat keris yang tertancap ditubuh Adipati, semua orang berteriak : ” Kebo Ijo “. Ken Arokpun lantas mencabut keris yang tertancap di jasad Tunggul Ametung dan menghujamkannya ketubuh sahabatnya. Layar diturunkan.

Sepenggal adegan itu saya lihat pada tahun 1980an di layar TVRI. Kisah Kebo Ijo itu ditampilkan dengan apik oleh Ketoprak Bocah yang tentu saja pemainnya adalah anak-anak usia belasan tahun. Dialog mereka begitu fasih dan lancar, demikian pula gerak tari maupun adegan perkelahian dipanggung.

Kebo Ijo adalah sohib karib Ken Arok. Melihat keris bagus milik sahabatnya Kebo Ijo pun meminjamnya dan dibawanya senjata ampuh itu kemana-mana. Untuk apa ? Untuk apalagi kalau bukan untuk pamer dan menarik perhatian umum. Sementara itu Ken Arok tersenyum puas karena taktiknya berjalan sesuai rencana. Kini semua orang menyangka Kebo Ijolah pemilik keris buatan Empu gandring nan sakti itu. Ketika Kebo Ijo lengah keris ampuh itu telah berpindah lagi ke tangan Ken Arok. Tunggul Ametungpun tewas. Sebelum Kebo Ijo bernyanyi Ken Arok menikamnya hingga mati. Lagak Lagu Kebo Ijo membawa petaka bagi dirinya.

Kita pasti banyak yang mengenal kisah Ken Arok dengan keris sakti itu. Laki-laki yang berambisi untuk menjadi raja dan mempersunting Ken Dedes yang cantik jelita itu melakukan tindakan licik, tak terpuji dan menghalalkan segala cara. Ken Arok yang kemudian menjadi raja Singosari akhirnya juga dibunuh menggunakan keris buatan Empu Gandring.

Lagak Lagu Kebo Ijo dan Ken Arok juga terjadi di masa kini.

Kebo Ijo dan Ken Arok adalah cermin dari seseorang yang celaka akibat ulahnya sendiri. ” Ngunduh wohing pakarti “, kata mbah.

.

 

Jika artikel diatas anda pilih untuk ditanggapi/direview silahkan segera ditulis di blog dan daftarkan pada kolom komentar di bawah sesuai format yang telah ditentukan. Berikan link ke artikel ini dengan anchor text Lagak Lagu Kebo Ijo. Pendaftaran tanggapan/review atas artikel ini ditutup pada hari ini juga jam 21.00 wib..
Sesuai ketentuan kontes maka sebelum mendaftarkan artikel pastikan anda telah berusia minimal 12 tahun, blog anda sudah berisi minimal 25 artikel dan anda telah membaca ketentuan Jambore.

 

 

 

13 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Kita menuai apa yang kita tanam nggih Pak De..

    Sukses selalu buat Pak De sekeluarga :)

    jangan sampai menunuai badai lho

  2. aryadevi says:

    dipecundangi teman..sampai mati…tapi karma terbalas..ken arok juga mati terbunuh….

    betul…saling bunuh

  3. Baby Dija says:

    Dija belom tau cerita Ken Arok, Eyang

    Tante Elsa suka cerita si kancil, si cinderella…..

    itu dongeng sejak jaman dulu nduk

  4. Elsa says:

    makanya… sesama teman jangan saling mengkhianati ya PakDhe…

    hooh, gak ilok

  5. LJ says:

    kabarnya Ken Arok itu ngganteng banget ya Dhe..?
    aku gak kenal gpp.. mending aku kenal pakde aja
    gak begitu ganteng tapi baik hati dan tidak sombong..

    #Bella protes #mbahKung paling ganteng se-galaxy raya.

    dan menarik lebih lama

  6. marsudiyanto says:

    Namanya aja Kebo Ijo Dhe, itu blesteran Kebo dengan Bungklon…
    Atau karena SUporter Persebaya ya, kok pakai Ijo

    kolor ijo mas

  7. Darin says:

    Betul-betul.
    Sejarah selalu berulang ya Pakdhe.
    Manusia.. manusia.. -_-‘

    iya mas-licik dan serakah

  8. Sriyono Smg says:

    Ken Arok dan Ken Dedes kini hidup kembali, jadi group orkes melayu… :)

    Sudah sepi mas

  9. Kisah sejarah yang masih teringat memorinya di otak sewaktu sekolah dulu mendapatkan pelajarannya juga

    untuk pentas ketoprak bagus juga

  10. ririe says:

    Dan Ken Arok pun mati ditikam oleh ANusapati..kemudian anusapati di bunuh oleh Tohjaya… Kisah-kisah Keris yang legendaris dan mengandung nilai pelajaran yang sangat luar biasa, bagiamana tahta bisa ‘membutakan’ akan kekeluargaan..

    Selamat berkontes para peserta di JOB

    Tapi kutukan itu tak sampai 7 turunan kan ya

  11. Wong cilik says:

    Kebo Ijo ini sepupunya kebo bule ya pk Dhe? :D

    iya, suka makan iwak kebo

  12. […] ini untuk menanggapi artikel BlogCamp berjudul Lagak Lagu Kebo Ijo tanggal 24 Juni […]

  13. Rahmah says:

    Nama : Amma O’Chem

    Judul Artikel Blogcamp Yang Ditanggapi : Lagak Lagu Kebo Ijo

    Judul Artikel Peserta : Ambisi Membutakan Mata Hati

    URL: http://chemistrahmah.com/ambisi-membutakan-mata-hati.html

    ImageChef.com