Sekitar tahun 1985, di sebuah kota di Pulau Jawa.
Seorang wanita menangis meraung-raung sambil sekali-kali berkata : ” Kenapa kita nggak mati bareng saja,pak “. Yup, wanita itu baru saja ditinggal mati suaminya sehingga duka yang sangat dalam menyebabkan dia ingin mati bersama-sama suaminya itu. Namun beberapa waktu kemudian dia kembali dalam kehidupan yang normal.
Beberapa hari yang lalu saya menerima sebuah sms berbunyi : “Pengin mati”. Pesan singkat itu saya diamkan karena jika saya jawab pasti terjadi perang sms, bertalu-talu, bersahut-sahutan. Jika perang sms itu terjadi tentu akan mengganggu akitivitas ngeblogku. Read More »
December 2, 2011 ≈ Mimbar Jum'at ≈ 34 Comments ≈ Tags: amal, doa, mati
Tingkah laku Cak Ngaderi membuat repot teman-temannya satu rombongan. Betapa tidak, setelah ibadah hajinya hampir selesai cak Ngaderi tiba-tiba tidak mau makan, ini sudah berlangsung selama 3 hari. Wajahnya tampak pucat dan bibirnyapun pecah-pecah karena cak Ngaderi juga tidak mau minum. Semua teman sudah membujuk dengan segala cara agar Cak Ngaderi mau makan dan minum, bahkan ada yang rela merogoh uang sakunya untuk membelikan makanan yang enak-enak. Cak Ngaderi hanya menggelengkan kepala setiap makanan itu disodorkan kemulutnya. Kegiatan Cak Ngaderi hanya tidur, sholat dan dzikir saja. Akhirnya Ketua Rombongan menurunkan GusLik untuk membujuk cak Ngaderi. Read More »
October 25, 2009 ≈ Tips ≈ 30 Comments ≈ Tags: aja, aku, amal, bus, dosa meminta mati, dosa meminta meninggal, emak, haji, haqi guslik, ibadah, ibadah haji, Indonesia, khusnul khatimah, manfaat, mati, mesirporn, nasi, pembunuh, sa i, satu, sholat, tobat