Ibu Dian
Kemarin pagi saya mengantar keponakan yang harus mendaftar ulang di sebuah SMP yang letaknya tak jauh dari rumah. Setibanya diruangan yang digunakan untuk mendaftar tampak kerumunan siswa plus ibu mereka. Lho bapaknya kok hanya satu dua tho ya. Sayapun clinguk-clinguk untuk mencari tahu cara mendaftar ulang, maklum ini pengalaman perdana. Saya lihat ditangan mereka ada nomor, oh rupanya harus ambil nomor antrian. Read More »
