Ibu Dian

Kemarin pagi saya mengantar keponakan yang harus mendaftar ulang di sebuah SMP yang letaknya tak jauh dari rumah. Setibanya diruangan yang digunakan untuk mendaftar tampak kerumunan siswa plus ibu mereka. Lho bapaknya kok hanya satu dua tho ya. Sayapun clinguk-clinguk untuk mencari tahu cara mendaftar ulang, maklum ini pengalaman perdana. Saya lihat ditangan mereka ada nomor, oh rupanya harus ambil nomor antrian. Read More »

Ternyata Dia

Setting waktu : 2005 – di  sebuah kantor di Jl.  Merdeka Barat Jakarta.

Ketika sedang memimpin rapat koordinasi dalam rangka seminar Peacekeeping Operation, handphone saya bergetar. Sebuah sms masuk berbunyi : ” Saya masih dibandara, pesawat delay, ETD 12.30-ETA Cengkareng 14.00- Jemput yaa “. Saya lihat nomor pengirim 08126xxxxxx, namanya tak muncul,berarti bukan kolega atau keluarga.

Read More »

Bad Behavior has blocked 819 access attempts in the last 7 days.