Ramelan Memang Hebat
Saya acungkan dua jempol untuk Ramelan. Pemuda asal Purwakarta itu dengan ketabahan yang luar biasa memotong kaki kanannya sendiri dengan gergaji demi menyelamatkan dirinya dari himpitan reruntuhan gedung Telkom saat gempa di Padang.
Ramelan tentu berpikir bahwa hidup itu memang perlu. Dengan hidup berarti masih ada kesempatan untuk meningkatkan amal-ibadahnya dan minta ampun kepada Tuhan atas segala dosa-dosanya. Dengan hidup Ramelan juga masih akan berguna bagi orangtuanya, keluarganya, bangsa dan negaranya. Dengan tetap hidup pula Ramelan menunjukkan rasa syukurnya kepada Tuhan yang telah menciptakannya.
Betapa bertolak-belakangnya dengan mereka yang usianya sebaya, lebih muda atau lebih tua dari Ramelan yang melakukan kenekatan sehingga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Hanya karena putus cinta, remaja harapan orangtua itu nekat gantung diri. Hanya karena tidak lulus atau tidak naik kelas ada siswa yang nenggak racun. Ada pula manusia yang karena banyak hutang langsung pendek pikirannya dan membiarkan tubuhnya digilas kereta api.
Hidup adalah pilihan. Tetapi bertahan tetap hidup walau apapun yang terjadi adalah pilihan yang bijak.
Tags: aja, aku, bangsa dan negara, berbakti, cache:a5ko0nlzzwaj:abdulcholik.com/2009/10/14/angka-cantik-dari-alexa/ model angka cantik, cerita pak de, cerita selingkuh, cerita selingkuh dengan pakde, cerita selingkuh guru dan murid, cinta, harga abotyl, hidup, ibadah, kereta api, mati, ngatemi selingkuh, Pemuda, syukur aja, aku, bangsa dan negara, berbakti, cache:a5ko0nlzzwaj:abdulcholik.com/2009/10/14/angka-cantik-dari-alexa/ model angka cantik, cerita pak de, cerita selingkuh, cerita selingkuh dengan pakde, cerita selingkuh guru dan murid, cinta, harga abotyl, hidup, ibadah, kereta api, mati, ngatemi selingkuh, Pemuda, syukur,

