Cerita ABG:Menggapai Rejeki Dengan Buku Fiksi

Buku fiksi dengan tema cerita ABG banyak diminati para remaja. Tak heran jika banyak blogger yang menggelar acara penulisan flash fiction, cerpen atau novel. Salah satu diantaranya adalah blog kampung fiksi.

Saya sendiri baru bisa menulis cerita fiksi yang dapat dibaca dalam waktu sekejap sambil tersenyum. Cerita itu lalu saya jadikan buku berjudul 63 Cermin yang isinya kumpulan cerita mini terdiri dari hanya 63 kata. Sedangkan cerpen yang saya tulis di blog berjudul Rahasia Di Balik Layar yang saya jadikan teaser pada kontes menulis cerita fiksi di blog ini beberapa hari yang lalu. Obsesi saya, pada tahun 2014 nanti saya harus bisa menerbitkan sebuah novel. Wow. Baca selengkapnya

Tags: , , , , cerita ABG, Cerita Fiksi, Cerita Mini, cerita pendek novel fiksi, Kuis tebak nama model,

 

Bukan Selingan Semusim

Wanita berkacamata hitam yang duduk di kursi 7B tak bergerak. Maklum sudah hampir jam dua dinihari. Kereta api Bandung-Surabaya mulai merangkak meninggalkan stasiun Yogyakarta. Laki-laki beruban itu mengambil novel Bukan Selingan Semusim karya Alayk

“Sejak kapan kau suka membaca novel,Rawa?,” tanya wanita di sebelahnya.

Bhirawa terhenyak. Hanya Alayk yang selalu memanggil Rawa kepadanya. Kekasih yang masih ditunggu jawaban atas lamarannya 20 tahun lalu.

 

Tags: , , Cerita Mini, flash fiction, Kisah Fiksi,

 

Tak Ada Kereta Api Terakhir

Kereta Api TerakhirDengan wajah sumringah Rayso masuk ke toilet. Dibasuhnya wajah yang penuh keringat itu, rasa segar langsung terasa. Topi hitam yang selalu bertengger di kepalanya setiap melakukan operasi rutinpun diangkat. Tercium aroma tak sedap, aroma rambut yang tak pernah tersentuh oleh shampo.

Dengan cekatan Rayso mengambil dompet yang tersimpan rapi di kedua saku jaketnya. Dompet pertama berwarna hitam , busyeeet, dompet menggelembung itu ternyata penuh berisi kertas tak berharga. Ada potongan-potongan karcis parkir, resi paket, bill restoran, catatan nomer telepon dan aneka cuwilan kertas lainnya.

Tak sabar dompet kedua yang tersimpan di saku kanan jaket segera dicabut. Wow..ada gambar wanita cantik dan seorang bocah laki-laki yang ganteng. ” Mirip pacar pertamaku dulu”, batin Rayso. Lembar-lembar uang ratusan ribu tersembul, membinarkan matanya. Ada 4 kartu kredit, 3 kartu ATM, KTP, SIM A, STNK dan sebuah kartu nama. Dihitungnya lembaran merah itu dengan hati riang. ” Sadaf…3 juta rupiah…makan besar nich”, pikir Rayso. Selengkapnya

Tags: , , Cerita Mini, cermin, Kereta api terakhir,