Saya Dikroyok Massa
.
Saya pontang-panting, keringat gobyos, nafas ngos-ngosan. Saya terpaksa beberapa kali berhenti, istirahat, untuk mencegah agar mata tak berkunang-kunang. Edan tenan, mengapa mereka mengeroyok saya. Saya tengarai paling tidak ada 5 orang yang pertama-tama mengerumuni saya. Tak lama kemudian menyusul bak semut melihat gula, datang berbondong-bondong dari segala arah.

