Melihat satu peti berisi duku masih belum dibongkar maka saya undang Kang Yayat untuk ikut menyerbu sang dukuDeka. Sekitar pukul 4 sore lebih sedikit Kang Yayat menilpunkuĀ ” Pakde saya sudah di dekat lapangan basket, saya naik sepeda nich “. Gyhaaaaa….dari Pacar Kembang ke Galaxi naik sepeda, hebat dan kuatĀ benar tuh anak Sweetwater. Read More »
March 2, 2010 ≈ Potret ≈ 22 Comments ≈ Tags: abdulcholik, aja, aku, artikel etika bertamu, bertamu dan menerima tamu, bus, Cappucino, cara menerima tamu, cara menerima tamu di pinrang, contoh etika, contoh etika bertamu, contoh makalah cara menerima tamu, Duku, etika bertamu, etika bertamu dan menerima tamu, etika bertamu menurut para ahli, etika bertamu yang baik, etika bertamu yang benar, etika dalam bertamu, etika dalam menerima tamu, etika menerima bertamu, etika menerima tamu, etika tamu, gambar bertamu, gambar etika, gambar etika bertamu yang benar, handling tamu vip, Kebab, kereta api, kode etik bertamu, lagu, logo, makala etika menerima tamu, makala tentang cara menerima tamu, makalah bertamu, makalah cara menerima tamu, makalah etika bertamu, makalah etika bertamu dan menerima tamu, makalah etika dalam menerima tamu, makalah etika menerima tamu, makalah menerima tamu, makalah tentang cara menerima tamu, makalah tentang menerima tamu, menerima tamu, ml, satu, sepeda, start, tamu vip
Tanggal tua tak selamanya jingga, hari minggu tak seharusnya kelabu. Itulah yang saya alami hari ini.

duku deka
Pagi tadi sekitar jam 09.00 wib, saya mendapat sms dari mas Deka yang minta agar saya segera menuju ke Jl. Peneleh-Surabaya -tepatnya ke pasar buah. Sahabat yang sering membantu saya mengobrak-obrik jeroan blog ini memberitahukan bahwa duku sudah sampai di Surabaya dengan selamat. Read More »
February 28, 2010 ≈ Potret ≈ 32 Comments ≈ Tags: abdulcholik, buku, Duku, duku palembang, dukuh palembang, jual beli duku palembang, lodor, manfaat, ml, nasi, Palembang, pesan, raba, Rejeki, sa i