Beraninya Rame-rame
Surabaya, tahun 1972.
Aku melangkah pasti, dilorong jalan menuju ruang tamu asrama putri sebuah rumah sakit.
Aku tampak gagah dengan pakaian dinas harian berwarna khaki lengkap dengan atribut berupa chevron mengkilat, topi dengan emblem yang ter-brasso mengkilat, sabuk kecil hitam juga tersemir mengkilat dengan timangan terbrassso blink..blink..blink plus sepatu pdh warna hitam yang juga tak kalah mengkilat. Semuanya rapi, mengkilat. pas, proporsional dan padu-padan. Read More »

