Puisi Untuk si Celana Biru
Disebuah bank tak jauh dari rumahku
Satpam membukakan pintu untukku
Lalu dia tanya keperluanku
Kujawab akan transfer uangku
Dia bilang ambil blanko itu
Lalu dia mengajariku
Tulis nama dan alamatmu
Cantumkan bank tujuanmu
Isikan jumlah uangmu
Jangan lupa bubuhkan tandatanganmu…
Kuserahkan blangko itu
Kepada teler berwajah ayu
Si teler bilang transfer gak pakai blangko biru
Sekarang harus memakaiĀ ATMĀ itu
Aku ngeloyor ke pintu
Sambil mencibirkan bibirku
Satpam tanya: ” gak bisa ya transfer pakai blanko biru ?”
Aku terus jalan sambil menggerutu
Keki aku
Kepada satpam yang sok tahu
***
Puisi ngethril untuk cak Satpam sebuah bank yang tadi pagi sok mengajariku padahal dia tak mengikuti perkembangan tata cara transfer yang baru. Mbok ya fahami dan laksanakan tugas pokokmu saja tho cak !!
Tags: aja, aku, emak, jupe tampah celana, ml, puisi, puisi kasmaran, puisi satpam, puisi satpam sekolah, puisi tentang satpam, puisi untuk satpam, satpam sekolah, tentang satpam, transfer aja, aku, emak, jupe tampah celana, ml, puisi, puisi kasmaran, puisi satpam, puisi satpam sekolah, puisi tentang satpam, puisi untuk satpam, satpam sekolah, tentang satpam, transfer,

