Artikel ke 500-Kamuflase
Lokasi : sebuah toko buku di Karawang
Seorang prajurit dengan sikap tegap menyampaikan penghormatan kepada
seorang laki-laki berambut cepak , berkacamata hitam dan memakai kaos loreng.
” Selamat pagi, Kolonel !! “, laki-laki yang diberi penghormatan agak tersentak kaget namun segera bisa menguasai keadaan.
” Selamat pagi, dik. Cari buku? “, tanya sang Kolonel dengan pede.
” Siap, mencari buku Blogger Pasti Pinter untuk Mimi – anak saya yang sekarang lagi kranjingan nge-Blog “, jawab si prajurit.
” Ya baguslah kalau suka ngeBlog karena banyak manfaatnya. Namun jangan terlalu terlena sehingga lupa makan, lupa tidur, lupa ibadah dan lupa belajar “, sang Kolonel memberikan support sekaligus nasihat.
” Siap, akan saya sampaikan kepada Mimi, ijin mendahului Kolonel, selamat pagi “, si prajurit lalu menyampaikan penghormatan lagi dengan sigap.
Sang Kolonel mengangguk sambil berkata ” See you Lieutenant, have a great day “.
Sang Kolonel melanjutkan kegiatannya. Dicomotnya sebuah buku berjudul “ Mahir di Ring Tinju Dalam 90 jam “.
***
Lokasi : Hightech Mall-Surabaya
Kawasan Hightech Mall Surabaya mendadak meriah. Beberapa wanita tampak berlari-lari menuju sosok laki-laki dengan dandanan rambut masa kini, memakai kaos loreng dan berkacama hitam yang memang sedang in saat ini.
“ Halooooooooo mas Sys…..duh gak nyangka ketemu artis disini….ternyata mas Sys ganteng bang’get. Aku jadi kasmaran nich. Saya suka mengikuti acara Zona 80 lho. Lagunya asyik-asyik, jadi bisa mengenang masa remaja dulu hi hi hi hi…..”, para wanita yang masih bergaya remaja itu langsung jeprat-jepret memotret mas Sys dengan kamera hape-nya.
” Haduh, maaf, punten atuh..jangan peluk-peluk gini, maluuuuuu, saya bukan Sys……saya Yon Koeswoyo..punten. Leys…kumaha eta… “, jawab laki-laki itu sambil sibuk mencoretkan tandatangan di buku yang disodorkan oleh fans dadakan itu.
” Halaaaaaaaaaaah, mas Sys kok jadi melow gitu…siapa yang gak kenal sosok artis terkenal, walau pakai kaos loreng, kacamata hitam gak bakal pangling deh kita-kita, ya enggak teman-teman ?”, sahut wanita dengan dandanan paling sexy.
” Yoiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii “, suara koor itu menandai acara foto bersama mas Sys dengan rombongan wanita paruh baya itu. Beberapa wanita bahkan berani nyiwel pipi sang artis tiban.
Leys yang melihat suaminya pontang-panting dikeroyok beberapa wanita itu tak bisa menahan tawanya…..sampai keluar air mata : ” Sikat terus..bleh !! “, kata Leys.
” Gyhaaaaa….haaaa…haaaaa…., ternyata kaos ini bertuah, ” kata mas Sys dadakan itu dalam hati.
***
Lokasi : Museum Trowulan
Serombongan wistawan mendatangi seorang laki-laki gagah berkacamata hitam made in luar negeri, memakai kaos loreng dan topi hitam. Tampak ada gambar bintang satu, pistol silang dan padi kapas berwarna keemasan dibordir pada topi, semakin menambah keren si pemakainya.
” Pak, apakah makam Mahapatih Gajah Mada yang sangat terkenal dengan Sumpah Palapa itu juga berada di kawasan Muesum Trowulan sini ? “, tanya seorang wanita cantik dan anggun-tampaknya dia ketua rombongan.
” Maaf sus..eh..nyonya..eh..Bu, sebaiknya ibu langsung menuju ke kantor museum, disana nanti akan disiapkan pemandunya “, jawab pria macho berkumis njlepreng tersebut.
” Lho, bapak bukannya Direktur Museum disini ?, maaf ya Pak …emmmm.. tapi nggak dilarang oleh Undang-Undang kan kalau saya berkenalan dengan Bapak “, tanya si wanita sambil tersenyum dan mengedip-kedipkan mata.
Laki-laki itu mengulurkan tangannya kepada si wanita cantik : ” Kenalkan, Bhirawa “.
Wanita itu menebutkan namanya : ” Bening, ini kartu namaku pak, ada nomer hp disitu. Just call me “.
Laki-laki berkaos loreng itu menyimak kartu nama berlatar belakang orange.
” Kok saya pernah membaca nama Bening, dimana yaaaaaaaaaa “, kata laki-laki itu sambil tersenyum dan langsung bergegas menuju mobil yang sudah menunggunya.
***
*
Courtesy : Guskar, Kang Yayat atas peminjaman fotonya.
*



