Friday, September 03, 2010
Ngeblog sing Enak tapi gak sak Enake

Posts Tagged ‘kacamata’

Artikel ke 500-Kamuflase

Lokasi :  sebuah toko buku di Karawang

Seorang prajurit dengan sikap tegap  menyampaikan penghormatan  kepada

Kyaine

seorang laki-laki berambut cepak , berkacamata hitam dan memakai kaos loreng.

” Selamat pagi, Kolonel !! “, laki-laki yang diberi penghormatan agak tersentak kaget namun segera bisa menguasai keadaan.

” Selamat pagi, dik. Cari buku? “,  tanya sang Kolonel dengan pede.

” Siap, mencari buku Blogger Pasti Pinter untuk  Mimi – anak saya yang sekarang lagi kranjingan nge-Blog “, jawab si prajurit.

” Ya baguslah kalau suka ngeBlog karena banyak manfaatnya. Namun jangan  terlalu terlena sehingga lupa makan, lupa tidur, lupa ibadah dan lupa belajar “, sang Kolonel memberikan support sekaligus nasihat.

” Siap, akan saya sampaikan kepada Mimi, ijin mendahului Kolonel, selamat pagi  “, si prajurit lalu menyampaikan penghormatan lagi dengan sigap.

Sang Kolonel mengangguk sambil berkata ” See you Lieutenant, have a great day “.

Sang Kolonel melanjutkan kegiatannya. Dicomotnya sebuah buku berjudul “  Mahir di Ring Tinju Dalam 90 jam “.

***

Lokasi : Hightech Mall-Surabaya

Arka Sys

Kawasan Hightech Mall Surabaya mendadak meriah. Beberapa wanita   tampak berlari-lari menuju sosok laki-laki  dengan dandanan rambut masa kini, memakai kaos loreng dan berkacama hitam yang  memang sedang in saat ini.

“  Halooooooooo mas Sys…..duh gak nyangka ketemu artis disini….ternyata mas Sys ganteng bang’get. Aku jadi kasmaran nich. Saya suka mengikuti acara Zona 80 lho. Lagunya asyik-asyik, jadi bisa mengenang masa remaja dulu hi hi hi hi…..”, para wanita yang masih bergaya remaja itu langsung jeprat-jepret memotret mas Sys dengan kamera hape-nya.

” Haduh, maaf, punten atuh..jangan peluk-peluk gini, maluuuuuu, saya bukan Sys……saya Yon Koeswoyo..punten. Leys…kumaha eta… “, jawab  laki-laki itu sambil sibuk mencoretkan tandatangan di buku yang disodorkan oleh fans dadakan itu.

” Halaaaaaaaaaaah, mas Sys kok jadi melow gitu…siapa yang gak kenal sosok artis terkenal, walau pakai kaos loreng, kacamata hitam gak bakal pangling deh kita-kita, ya enggak teman-teman ?”, sahut wanita dengan dandanan paling sexy.

” Yoiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii “, suara koor itu menandai acara foto bersama  mas Sys dengan rombongan wanita paruh baya itu. Beberapa wanita bahkan berani nyiwel pipi sang artis tiban.

Leys yang melihat suaminya pontang-panting dikeroyok beberapa wanita itu tak bisa menahan tawanya…..sampai keluar air mata : ” Sikat terus..bleh !! “, kata Leys.

” Gyhaaaaa….haaaa…haaaaa…., ternyata kaos ini bertuah, ” kata mas Sys dadakan itu dalam hati.

***

Lokasi : Museum Trowulan

GoldStar

Serombongan wistawan mendatangi seorang laki-laki gagah berkacamata hitam made in luar negeri, memakai kaos  loreng dan topi hitam. Tampak ada gambar bintang satu, pistol silang dan padi kapas berwarna keemasan dibordir pada topi, semakin menambah keren si pemakainya.

” Pak, apakah makam Mahapatih Gajah Mada yang sangat terkenal dengan Sumpah Palapa itu juga  berada di kawasan Muesum Trowulan sini ? “, tanya seorang wanita cantik dan anggun-tampaknya dia ketua rombongan.

” Maaf  sus..eh..nyonya..eh..Bu, sebaiknya ibu langsung menuju ke kantor museum, disana nanti akan disiapkan pemandunya “, jawab pria macho berkumis njlepreng tersebut.

” Lho, bapak bukannya Direktur Museum disini ?,  maaf ya Pak …emmmm.. tapi nggak dilarang oleh Undang-Undang kan kalau saya berkenalan dengan Bapak “, tanya si wanita sambil tersenyum dan mengedip-kedipkan mata.

Laki-laki itu mengulurkan tangannya kepada si wanita cantik : ” Kenalkan, Bhirawa “.

Wanita itu menebutkan namanya : ” Bening, ini kartu namaku pak, ada nomer hp disitu. Just call me “.

Laki-laki berkaos loreng itu menyimak kartu nama berlatar belakang orange.

” Kok saya pernah membaca nama Bening, dimana yaaaaaaaaaa “, kata laki-laki itu sambil tersenyum dan langsung bergegas menuju mobil yang sudah menunggunya.

***

Seorang sahabat yang nomer komentarnya (tidak termasuk komentar saya) sama dengan nomer rumah mertua saya di Cimahi akan mendapat buku berjudul Buku Sakti Ngeblog.

*

Courtesy : Guskar, Kang Yayat atas peminjaman fotonya.

*

Terlalu Cepat Bertanya dan Menjawab

Melihat saya mondar-mandir bak setrikaan  berkepala jago, Ipung bertanya ” Cari apa kok serius amat ?”. Saya jawab kalau sedang mencari kacamata baca.

” Lha tadi ditaruh mana sich? “, tanya Ipung lagi.

” Yaa kalau saya tahu kan nggak cari cariiiiiiiiiiiiiiiii , ach”.

Pertanyaan ” Lha tadi ditaruh dimana sich “ itu sudah sering diucapkan Ipung setiap saya mencari sesuatu. Jawaban saya akhirnya juga selalu sama.

Pertanyaan yang aneh seperti itu memang harus dijawab dengan aneh pula.

Satu lagi keanehannya.

Setiap saya tanya ” Kunci almari pakaian dimana ?”.

Ipung menjawab dengan cepat ” Didekat TV tuh “. Padahal setelah saya cari nggak ada disitu. Beberapa saat kemudian baru Ipung mencari kunci tersebut, didalam tas, di balik bantal atau dimana saja dia suka  dan sering meletakkannya.

Kesimpulan : Isteri saya sering cepat bertanya ” Lha tadi ditaruh dimana sich ?”, dan juga cepat menjawab ” Didekat TV tuh !”.

Bagaimana dengan pasangan anda ???