.
Jombang, 1965-1966

.
Banner yang terbuat dari kain putih berukuran 10cmx30 cm dengan tulisan sebuah nama kesatuan aksi itu dengan gagahnya melambai-lambai di dadaku. Saya merasa semua orang kampung di sepanjang jalan yang saya lewati melihat kearahku. Wuih..kayaknya ngeTop banget.
Pagi itu saya dan ratusan anak SMP akan mengadakan acara show of force keliling kota Jombang dengan titik start di Alon-Alon Jombang. Peserta show of force tentu bukan hanya anak SMP tetapi dari segala komponen pemuda dan pelajar serta mahasiswa se Jombang. Read More »
September 1, 2010 ≈ Cermin ≈ 73 Comments ≈ Tags: abdulcholik, aja, aku, anak jembut, anak SMP, banner, jembut, jembut anak sma, jembut anak smp, jembut anak smu, jembut sak kwel, jembut sma, jembut smp, jembut smp kls 1, jembut smu, jembutsmp, Kappi, kontes jembut, kota jombang, ml, ngetop, Pemuda, satu, show of force, spanduk, start, yel
Bukan pamer dan bukan juga bermaksud ngiming-imingi, saya hanya ingin mengatakan bahwa hampir 20 negara dari 5 benua pernah saya datangi. Bahkan saya pernah tinggal beberapa bulan di 4 negara yaitu di India 11 bulan, Namibia 9 bulan, USA selama 10 minggu dan Belanda 3 minggu. Read More »
July 26, 2010 ≈ Opini ≈ 44 Comments ≈ Tags: 5 benua, abdulcholik, aja, apa pengertiaan pahlawan nasional, buku, bus, cinta, emak, enaknya hidup di indonesia, http://abdulcholik.com/tag/makmur/, Indonesia, kota jombang, lagu, makanan, makmur, murah, ngintip cd, ngintip cd forum, ngintip cd makmur, ngintip makmur, Nusantara, pedagang, pedagang asongan, pedagang gurameh, pengertian pahlawan, pengertian pahlawan nasional, por, satu, sholat
” Ganyang si Nganu itu, koruptor rakus “
Kriettttt…pintu dibuka, bapak mencereng melihat poster yang sedang saya buat.
” Kamu itu mengerti apa, kamu masih kecil, buang postermu !!”, kata bapak dengan wajah menahan marah. Read More »
December 10, 2009 ≈ Cermin ≈ 31 Comments ≈ Tags: aja, aku, demonstran, kota jombang, ngetop, para korupsi, poster, puisi buat korupsi, puisi buat koruptor, puisi buat orang korupsi, puisi buat para koruptor, puisi demonstran, puisi demonstrasi, puisi korupsi, puisi koruptor, puisi orang koruptor, puisi para koruptor, puisi tahun 1966, puisi tentang demonstrasi, puisi tentang korupsi, puisi tentang koruptor, puisi tentang para koruptor, puisi untuk demonstran, puisi untuk koruptor, puisi untuk orang yang korupsi, puisi untuk para korupsi, puisi untuk para koruptor, satu, sepeda, show of force, spanduk, start, tentang demonstrasi

Pakdeeee, itu mudik atau mabuk sih
Berangkat mudik ke Jombang seharusnya pagi ini sekitar jam 09.00, namun semalem cucu keponakan kirim sms ” Assalamu ‘alaikum eyang, sudah mudik ? Ini saya lagi menjaga adik dirumah sakit “. Saya janji padanya untuk bezuk sebelum hengkang ke Jombang. So, waktu untuk berangkat mudik diundur, ETD 13.00 atau setelah sholat dhuhur. Read More »
September 17, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 31 Comments ≈ Tags: abdulcholik, bothok rengkik, bus, emak, Jombang, kota jombang, kue, mudik, mudik jalan darat, papa, pepes, por, raba, sholat, Surabaya, tahu isi, terbang