Jangan Meminta Mati

Sekitar tahun 1985, di sebuah kota di Pulau Jawa.

Seorang wanita menangis meraung-raung sambil sekali-kali berkata : ” Kenapa kita nggak mati bareng saja,pak “. Yup, wanita itu baru saja ditinggal mati suaminya sehingga duka yang sangat dalam menyebabkan dia ingin mati bersama-sama suaminya itu. Namun beberapa waktu kemudian dia kembali dalam kehidupan yang normal.

Beberapa hari yang lalu saya menerima sebuah sms berbunyi : “Pengin mati”. Pesan singkat itu saya diamkan karena jika saya jawab pasti terjadi perang sms, bertalu-talu, bersahut-sahutan. Jika perang sms itu terjadi tentu akan mengganggu akitivitas ngeblogku. Read More »

Pangeling-Eling

*

Pendak dina umur suda sedina

mati kuwi ora enom ora tuwa

Ora krasa iki wis tambah tuwa

Juru pati wis lirak-lirik saben dina Read More »

Bad Behavior has blocked 812 access attempts in the last 7 days.