Cak Kudisto, tetangga depan rumah punya sapi 4 ekor. Dulu sapi ini laris manis ketika musim tanam padi akan tiba. Para petani sering menyewa sapi-sapi itu untuk membajak sawahnya. Sayangnya jaman telah berganti, tenaga sapi kurang diminati lagi dengan adanya traktor. Para petani lebih senang menggunakan traktor daripada membajak memakai sapi. ” Lebih cepat selesai, lebih cepat tanam, lebih cepat panen ”, kata mereka. Read More »
October 13, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 16 Comments ≈ Tags: aja, bajak, bedrest, emak, gebyar manusia langka, gebyar manusia langka palu, gebyarmanusialangka, kudis, manusia langka, manusia langka pemakan segala nya, manusia pemakan tai, meriang, nasi, pemakan tai, pil, sakit, sakit sapi, sapi, satu, tai langka, traktor, www.pemakan tai.com
Emak nggumun (heran) karena sambil makan tempe goreng dan nyruput kopi saya bisa mengirim uang kepada cucunya yang tinggal di Manado hanya dengan memencet-mencet tombol handphone. ” Ah bohong, jangan mbohongi orang tua tho, gak baik. Kalau kamu nggak punya uang bilang saja, nanti emak kasih “. Emak nggak percaya deh. Read More »
August 18, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 36 Comments ≈ Tags: abdulcholik, aja, aku, bundadontworry, cafe, cerita wayang, daftar menu nasi uduk, dawet, emak, es dawet, es dawet ayu, foto rawon, Google, kapsul, menunasiuduk, nasi, ngenyek, patent, pil, por, raba, rekayasa, saru, sarung, satu, teknologi, transfer, wayang