Menjelang lebaran, bukan hanya harga kebutuhan bahan pokok saja yang naik, tetapi semua boleh dikatakan ikut-ikutan naik. Gambar-gambar berikut satu sama lain terkait dengan situasi beberapa hari sebelum lebaran.

Pasukan Kuning ini adalah para porter yang berlomba menjemput barang-barang penumpang kapal. Jika barang bawaan kita cukup banyak maka kita sering menyewa porter untuk membantu. Mereka tak menentukan berapa upahnya dan juga tak pernah menuntut uang muka. Berapa saja upah yang diberikan oleh penumpang yang ditolong-sepanjang masih sesuai dengan “tarif upah pasaran umum”-akan mereka terima dengan senang hati.

Yang ini lain lagi. Dulu mereka mungkin naik bus atau kereta api ketika pulang mudik. Adanya fasilitas kredit dan kemudahan lain yang ditawarkan, masyarakat lebih senang naik sepeda motor untuk transportasi sewaktu mudik. Makanya jumlah pemilik sepeda motor dari tahun ke tahun mengalami kenaikan secara mengagumkan.

Mudik harusnya naik kereta api, bus atau angkutan umum lainnya. Tetapi seorang wanita penduduk Sukabumi ini ingin mudik tapi naik menara listrik. Menegapa hal itu terjadi. Konon teman wanita ibu itu berjanji akan mengajak pulang mudik ke Sidoarjo. Namun janji itu tidak ditepati sehingga ibu diatas mungkin stress dan berniat mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.

Gambar atas adalah Tim Perunding yang bertugas membujuk si ibu agar mau turun dari menara. Si Ibu baru turun setelah petugas menjanjikan akan memberikan uang. Harap diketahui ternyata ada spontanitas penonton yang sepakat iuran untuk biaya si ibu untuk mudik ke Sidoarjo.
Courtesy : TVone
September 19, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 9 Comments ≈ Tags: abdulcholik, aja, bus, kereta api, koleksi puisi dengan tema lebaran, lebaran, menara listrik, ml, mudik, por, puisi ( tema idul fitri), puisi buat ibu, puisi dan tema, puisi dengan tema idul fitri, puisi dengan tema lebaran, puisi ibu, puisi lebaran, puisi lebaran buat ibu, puisi lebaran untuk ibu, puisi mudik, puisi mudik lebaran, puisi naik haji, puisi penduduk, puisi tema lebaran, puisi tema mudik, puisi tema penduduk, puisi tentang haji, puisi tentang mudik, puisimudik.com, satu, sepeda, tema idul fitri, tower listrik, www.puisi penduduk.com
Setelah maghrib ketika saya sedang leyeh-leyeh sambil minum kopi, ngemplok klepon 3 biji dan ngepul rokok filter kesukaan, Yu Ngatemi dan Cak Sadelmo datang. Wajah keduanya tampak kurang sumringah walau mereka berusaha menebar senyum. Pasti ada apa-apa lagi nich. Read More »
September 15, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 33 Comments ≈ Tags: abdulcholik, aja, aku, berangkat naik haji, buku, cache:mjfhxdlqvq4j:abdulcholik.com/tag/contoh-pidato-pamitan-berangkat-haji/ contoh pidato berangkat haji, cache:x4r6me_clc4j:abdulcholik.com/tag/contoh-pamitan-haji/ contoh pamitan haji, ceramah berangkat haji, ceramah haji, ceramah naik haji, ceramah tentang haji, ceramah tentang ibadah haji menggunakan bahasa jawa, ceramah untuk yang berangkat haji, cinta, contoh ceramah berangkat haji, contoh ceramah naik haji, contoh ceramah pamitan naik haji, contoh kata kata pamit haji, contoh kata pamit haji, contoh kata pamitan, contoh kata-kata undangan syukuran haji, contoh pamit haji, contoh pamitan berangkat haji, contoh pamitan berangkat ibadah haji, contoh pamitan berangkat naik haji, contoh pamitan haji, contoh pamitan ibadah haji, contoh pidato, contoh pidato bahasa jawa tentang haji, contoh pidato berangkat haji, contoh pidato haji, contoh pidato ibadah haji, contoh pidato mau berangkat haji, contoh pidato mau naik haji, contoh pidato naik haji, contoh pidato pamit haji, contoh pidato pamit ibadah haji, contoh pidato pamitan, contoh pidato pamitan berangkat haji, contoh pidato pamitan haji, contoh pidato pamitan naik haji, contoh pidato syukuran haji, contoh pidato tentang haji, contoh spanduk haji, contoh surat syukuran, contoh surat undangan acara syukuran, contoh surat undangan berangkat haji, contoh surat undangan haji, contoh surat undangan mau berangkat haji, contoh surat undangan naik haji, contoh surat undangan pulang haji, contoh surat undangan syukuran, contoh surat undangan syukuran berangkat haji, contoh surat undangan syukuran haji, contoh surat undangan syukuran mau berangkat haji, contoh surat undangan syukuran naik haji, contoh surat undangan untuk naik haji, contoh udangan naik haji, contoh undangan, contoh undangan berangkat haji, contoh undangan berangkat naik haji, contoh undangan haji, contoh undangan haji jawa, contoh undangan haji yang jadi, contoh undangan mau naik haji, contoh undangan naik haji, contoh undangan orang berangkat haji, contoh undangan pamit haji, contoh undangan pamitan haji, contoh undangan pulang haji, contoh undangan sebelum berangkat ibadah haji, contoh undangan sukuran naik haji, contoh undangan syukuran, contoh undangan syukuran berangkat haji, contoh undangan syukuran haji, contoh undangan syukuran naik haji, contoh undangan untuk naik haji, contohundangan haji, doa berangkat haji, doa dan pamitan haji, doa haji pamitan bahasa jawa, doa hormat haji, doa mau berangkat haji, doa mau naik haji, doa pamit haji, doa pamitan haji, doa syukuran haji, doa untuk yang berangkat haji, haji, hormat berangkat haji, ibadah haji bahasa jawa, ibadah haji boso jowo, ibadah haji undangan, kata kata maaf untuk ibadah haji, kata kata pamit haji, kata kata pamit mau berangkat haji, kata kata pamitan haji basa jawa, kata maaf berangkat haji, kata pamitan berangkat haji, kata pamitan haji, kata pulang haji, kata-kata berangkat haji, kata-kata mohon pamit naik haji, kata-kata pamitan haji, kata-kata perpisahan untuk berangkat haji, kata-kata untuk pulang haji, kata-kata untuk surat undangan syukuran, kata2 pamit berangkat haji, Makkah, manfaat, mc boso jowo, mc boso jowo pamitan haji, mc pamitan haji, mc untuk orang berangkat ibadah haji, mohon maaf haji, mohon maaf lahir batin mau naik haji, mohon maaf sebelum haji, mohon maaf sebelum naik haji, mudik, mudik dalampuisi, Mularsih, nasi, Ngatemi, ngelu, nomer urut haji, pamit bahas jawa kromo, pamit berangkat haji, pamit haji, pamit haji basa jawa, pamit haji boso jowo, pamit naik haji, pamitan berangkat haji, pamitan haji, pamitan haji kata-kata, pamitan naik haji, pengalaman tukang urut badan, pidato b jawa haji, pidato bahasa jawa haji, pidato bahasa jawa tentang haji, pidato berangkat haji, pidato boso jowo, pidato boso jowo pamitan, pidato haji, pidato haji bahasa jawa jawa, pidato ibadah haji, pidato ibadah haji dalam bahasa jawa, pidato naik haji, pidato pamit, pidato pamit berangkat haji, pidato pamit haji, pidato pamitan bahasa jawa, pidato pamitan berangkat haji, pidato pamitan berangkat naik haji, pidato pamitan haji, pidato pamitan haji bahasa jawa, pidato pamitan haji bahasa jawa kromo, pidato pamitan haji basa jawa, pidato pamitan haji bhasa jawa, pidato pamitan ibadah haji, pidato pamitan keberangkat haji, pidato pamitan naik haji, pidato pamitanhaji, pidato perpisahan dalam bahasa jawa kromo, pidato perpisahan haji, pidato syukuran haji, pidato tentang haji, pidato tentang ibadah haji, pidatonaikhaji, pindah, puisi mudik, puisi pamit, puisi pamitan, puisi pamitan haji, puisi perpisahan dalam mudik, puisi tentang ibadah haji, sa i, spanduk haji, spanduk ibadah haji, spanduk naik haji, spanduk pamitan haji, start, surat pamitan jawa, surat undangan haji, surat undangan naik haji, surat undangan syukuran, surat undangan syukuran haji, surat undangan syukuran naik haji, syukuran berangkat haji, syukuran hormat haji, syukuran naik haji, syukuran sebelum berangkat haji, tobat, umrah, undangan bahasa jawa, undangan bahasa jawa kromo, undangan basa jawa, undangan basa jawa pamitan haji, undangan berangkat haji, undangan haji, undangan ibadah haji, undangan naik haji, undangan pamit haji, undangan pamitan haji, undangan pulang haji, undangan sebelum haji, undangan sukuran haji, undangan syukuran, undangan syukuran berangkat haji, undangan syukuran berbahasa jawa, undangan syukuran haji, undangan syukuran mau naik haji, undangan syukuran naik haji, undangan untuk naik haji