Berhubung sepeda motornya ngadat, Cak Ngaderi berangkat ke kantor nunut (nebeng) mobilnya Cak Ngatno, sebuah minibus lawas, mereknya Shusumu Kery. Di dalam mobil cak Ngaderi bekah-bekuh, mengipas-ngipas badannya karena kegerahan, padahal hari masih pagi. Read More »
September 4, 2010 ≈ Uncategorized ≈ 55 Comments ≈ Tags: aja, bus, emak, kaya, ml, mudik, ngelu, orangtua, rahmad, rahmad ramadhan, sabar, saru, sarung, selamat, sepeda, sholat, suami, Terima kasih
Jombang, Juli 1975
Pagi itu aku sudah siap dengan pakaian dinas harianku. Stelan celana dan hem hijau, kopelriem putih,tali bahu putih dan baret biru kebanggaanku sudah menempati posisinya.
Hari itu aku akan berangkat ke Bandara Juanda Surabaya untuk selanjutnya terbang ke Balikpapan – pos pertamaku setelah aku lulus dari Kursus Dasar Kecabangan Perwira Polisi Militer di Pusdikpom-Cimahi. Read More »
November 23, 2009 ≈ Uncategorized ≈ 27 Comments ≈ Tags: aja, aku, baret, baret biru, bercumbu dengan emak, doa restu, emak, kain emak, kangen almarhumah, korupsi, melepaskan jariknya, nasi, orangtua, papa, Perjalanan, raba, sehat, selamat, tali, terbang