.
Jombang, 1965-1966

.
Banner yang terbuat dari kain putih berukuran 10cmx30 cm dengan tulisan sebuah nama kesatuan aksi itu dengan gagahnya melambai-lambai di dadaku. Saya merasa semua orang kampung di sepanjang jalan yang saya lewati melihat kearahku. Wuih..kayaknya ngeTop banget.
Pagi itu saya dan ratusan anak SMP akan mengadakan acara show of force keliling kota Jombang dengan titik start di Alon-Alon Jombang. Peserta show of force tentu bukan hanya anak SMP tetapi dari segala komponen pemuda dan pelajar serta mahasiswa se Jombang. Read More »
September 1, 2010 ≈ Cermin ≈ 73 Comments ≈ Tags: abdulcholik, aja, aku, anak jembut, anak SMP, banner, jembut, jembut anak sma, jembut anak smp, jembut anak smu, jembut sak kwel, jembut sma, jembut smp, jembut smp kls 1, jembut smu, jembutsmp, Kappi, kontes jembut, kota jombang, ml, ngetop, Pemuda, satu, show of force, spanduk, start, yel
” Ganyang si Nganu itu, koruptor rakus “
Kriettttt…pintu dibuka, bapak mencereng melihat poster yang sedang saya buat.
” Kamu itu mengerti apa, kamu masih kecil, buang postermu !!”, kata bapak dengan wajah menahan marah. Read More »
December 10, 2009 ≈ Cermin ≈ 31 Comments ≈ Tags: aja, aku, demonstran, kota jombang, ngetop, para korupsi, poster, puisi buat korupsi, puisi buat koruptor, puisi buat orang korupsi, puisi buat para koruptor, puisi demonstran, puisi demonstrasi, puisi korupsi, puisi koruptor, puisi orang koruptor, puisi para koruptor, puisi tahun 1966, puisi tentang demonstrasi, puisi tentang korupsi, puisi tentang koruptor, puisi tentang para koruptor, puisi untuk demonstran, puisi untuk koruptor, puisi untuk orang yang korupsi, puisi untuk para korupsi, puisi untuk para koruptor, satu, sepeda, show of force, spanduk, start, tentang demonstrasi