Sumpah Darah

Terus terang saya tidak habis pikir. Mengapa pejabat yang begitu jujur, halus budi bahasanya, moral dan akhlaknya baik, tak pernah bohong ( hanya sekali karena sangat amat terpaksa), kok bisa-bisanya terlibat skandal yang memalukan. Apakah tidak ada saudara, sahabat atau sesepuh yang memberi tahu atau menasihatinya sich. Kalau skandal jepit, skandal kulit atau sepatu skandal sih saya bisa memakluminya. Ini terlibat dalam skandal judi. Terlaluuuu. Read More »

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , aja, aku, anak dari yusdisthira, anak yudhistira, anak yudistira, anak-anak yudistira, Bharatayudha, dadu, Drupadi, emak, filosofi nama, filosofi nama pandawa, filosofi pandawa, filosofi sumpah pemuda, filosofi yudhistira, filosofi yudistira, jiwa yudhistira filosofi, judi, kartinian jaritan, Kurawa, nama anak yudhistira, nama pandawa, nasi, ngakak, Pandawa, pendapat tentang yudistira pandawa, suami, taruhan, Tertawa, tiwikrama yudistira, yudisthira tiwikrama, yudistira tiwikrama,

 

Bad Behavior has blocked 2601 access attempts in the last 7 days.