Search engine-kah sasaran kita?
Search engine kah sasaran utama kita dalam membuat blog ? Pertanyaan ini tentu menarik untuk dicermati. Pada awalnya salah satu alasan membuat blog tentu untuk mengeluarkan buah pikiran atau uneg-uneg agar tidak memenuhi otak kita. Konon, jika kita terlalu banyak pikiran dan tak disalurkan secara benar, apalagi jika tak dikeluarkan sama sekali bisa meledak seperti prahara 2012.
Sasaran utama dalam menyampaikan tulisan adalah para pengunjung dan pembaca blog kita, bukan sosok yang dinamakan search engine. Bahkan ada blogger yang tak terlalu peduli dengan search engine. Baginya yang penting adalah berekspresi-sebagai wujud aktualisasi diri.
Pada perkembangan selanjutnya, banyak blogger – termasuk saya – yang mulai mengarahkan agar tulisan kita bisa dijamah oleh search engine. Walaupun bukan untuk keperluan monetize namun sungguh menyenangkan jika blog kita dikenal oleh search engine seperti Google, Yahoo, MSN dan sebagainya. Oleh karena itu pada tahapan-tahapan selanjutnya kita tidak hanya sekedar menulis dan menulis saja namun sudah mulai memikirkan soal traffic, pagerank, SEO dan aneka pernak-pernik dunia maya lainnya.
Namun hendaknya tetap diingat, bahwa dalam menulis sebuah artikel yang menjadi sasaran utamanya haruslah tetap manusia, bukan search engine. Dalam menulis kita harus tetap berusaha untuk bisa memenuhi hasrat dan kebutuhan manusia antara lain kesenangan, kegembiraan, kebahagiaan, kehausan dan atau keinginan-tahuan akan informasi dan ilmu pengetahuan serta keinginan-keinginan lainnya.
Jika menulis sebuah humor yang lucu dan membuat orang lain tertawa gembira, maka salah satu tujuan kita untuk membuat orang lain gembira sudah tercapai. Tentu saja humor itu tak akan pernah bisa membuat tertawa sebuah atau beberapa buah search engine.
