Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil diselenggarakan dengan tujuan tersendiri. Pastikan mengetahui apa saja tujuannya, supaya semakin antusias untuk mengikuti pelatihan tersebut. Adanya pelatihan ini tentu menguntungkan setiap pesertanya.
Tujuan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Untuk mengetahui apa saja tujuannya, bisa langsung menyimak ulasan di bawah ini.
Mengembangkan Kompetensi CPNS
Salah satu tujuan diadakannya pelatihan ini yaitu untuk mengembangkan kompetensi yang dimiliki oleh CPNS. Pelatihan ini sendiri berlangsung secara terintegrasi. Berbicara mengenai kompetensi CPNS itu sendiri sangatlah beragam.
Mulai dari kompetensi membentuk karakter sesuai dengan bidang tugas hingga kemampuan memperlihatkan sikap maupun perilaku bela negara. Tak hanya itu, kompetensi ini juga berkaitan dengan kemampuan untuk aktualisasi nilai dasar PNS saat menjalankan tugasnya.
Pada akhirnya, pelatihan ini berguna untuk membentuk ASN berakhlak. Dalam artian, berorientasi pada pelayanan kompeten, akuntabel, harmonis, adaptif, royal dan kolaboratif.
Menghasilkan PNS Profesional
Selain bertujuan untuk mengembangkan kompetensi CPNS, ternyata pelatihan ini juga berguna dalam menghasilkan PNS profesional dan berkarakter. Hal ini tentu berdasar core values ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam menjalankan tugas maupun jabatannya jadi pelaksana kebijakan publik. Bukan hanya itu, tugasnya juga berkaitan dengan perekat pemersatu bangsa dan pelayanan publik.
Sistem Pelaksanaan Pelatihan Dasar
Selain mengetahui tujuannya, pastikan juga tidak melewatkan sistem pelaksanaan pelatihan dasar tersebut. Dalam hal ini, pelaksanaannya bisa lewat pelatihan klasikal maupun blended learning.
Biasanya pelatihan klasikal berlangsung selama 511 jam pelajaran. Hal ini setara 51 hari kerja. Sementara untuk blended learning berlangsung selama 647 jam pelajaran atau sebanding 74 hari kerja.
Berbicara mengenai sistem, hampir tiap tahun, baik itu di Pemerintah Pusat, Kabupaten/Kota dan Provinsi melaksanakan penerimaan pegawai lewat seleksi dengan Computer Assisted Test (CAT). Sistem tersebut memiliki prinsip yang cepat, transparan dan akuntabel.
Dengan tujuan dan sistem tersebut, harapannya Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil ini bisa lebih mudah dalam menjalankan tugasnya. Alhasil, PNS bisa memberi warna yang jauh lebih baik di tiap instansi.
Kurikulum Pelatihan Dasar
Pelatihan dasar ini memiliki kurikulum tersendiri. Adapun kurikulum tersebut yaitu Kurikulum Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas serta Kurikulum Pembentukan Karakter.
Kurikulum Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas berlangsung secara e-learning dengan materi administratif dan substantif Kementerian Keuangan. Sementara untuk Kurikulum Pembentukan Karakter berlangsung lewat beberapa tahapan. Mulai dari tahap pembelajaran mandiri, pembelajaran distance learning hingga klasikal.
Dari uraian di atas, tentu bisa mengetahui apa saja tujuan pelaksanaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Bukan hanya tujuannya saja, melainkan juga bisa memahami sistem hingga kurikulum yang ada pada pelatihan dasar ini. Pada akhirnya, pelatihan tersebut penting bagi masa depan CPNS.
